Monday, December 13, 2010

Peran Geodesi di Oil Company maupun Oil Services



Saya masih ingat beberapa tahun lalu ketika pengumuman UM UGM keluar dan saya melihat nama saya tercantum disana berserta Jurusan saya yaitu Teknik Geodesi. Ada beberapa teman yang berkata,” Kamu mau jadi apa Den?” bahkan ada juga yang berkata ,”Cita-Cita mu jadi Tukang batu y Den..” disertai tawa. Mungkin jaman jaman saya SMA dahulu, Jurusan Teknik Komputer dan Ekonomi yang dianggap orang pintar, namun saat ini Jurusan Geodesi justru banyak berperan dan bisa bekerja di berbagai macam bidang diantaranya Konstruksi , Batu bara, Migas, Kelapa sawit, PNS, dan masih banyak lagi.
Beberapa minggu yang lalu, Rekan rekan adik angkatan dari Geodesi mengirimkan email ke saya dan mereka mengatakan bahwa mereka tertarik bekerja di bidang Migas bahkan banyak juga yang ingin Kerja Praktek di perusahaan tempat saya bekerja.Oleh karena itu Saya ingin membahas lebih mendalam mengenai peran geodesi di perusahaan migas yang dibedakan atas Oil Company dan Oil Services.

Apa itu Oil Company dan Apa itu Oil Services ??

Oil Company adalah perusahaan yang memiliki blok Migas tersebar di Seluruh Indonesia, selain itu mereka juga yang memproduksi, mengolahnya sampai menjualnya untuk konsumsi BBM dalam Negri maupun luar Negri, Namun biasanya Oil Company tidak memiliki alat alat untuk melakukan Proses pengambilan Minyak, Sehingga Oil Company membayar Oil Services ( kontraktor) untuk mengerjakan di Blok Migasnya Tersebut. Peran geodesi disini biasanya sudah di level Supervisor atau QC dan pengelolaan basis data ( GIS ).
COntoh Oil Company di Indonesia : Pertamina, Medco, Total, Chevron, Petrochina, Petronas

Oil Service adalah perusahaan yang memiliki SDM yang sesuai di bidangnya ( Surveyor ) dan memiliki alat alat untuk pengerjaan operasi menyangkut Minyak dan Gas seperti Site survey, Seismik darat, Seismik laut dll. Untuk mendapatkan suatu proyek, Oil Service ini harus bersaing tender dengan oil Service lainnya agar bisa mengerjakan pengeboran di blok migas milik salah satu oil company.Peran Geodesi di Oil Services, sebagai surveyor ataupun coordinator lapangan dari sub kontraktor dan turun langsung ke lapangan untuk melakukan operasi secara teknical dan prosesing data lapangan.
Contoh Oil Services : Elnusa , Fugro, Seascape, Saripari, Kalmarine, EGS, Pageo.


Perbedaan bekerja di Oil Company dan Oil Services


A. Untuk geodet yang ingin bekerja di Oil Company,
Kelebihan yang didapat adalah :
• Penghasilan lumayan besar. Sebagai contoh gaji basic di Pertamina bisa mencapai 8,5 juta per bulan, di Medco mencapai 7,5 Juta / Bulan, Tunjangan lapangan mereka juga besar. ( 400rb/hari)
• Fasilitas lengkap dan memadai, seperti gaji pensiun besar dan Jaminan kesehatan untuk keluarga.

Namun di sisi lain :
• Geodesi yang bekerja di oil company sudah berada langsung di level supervisi, sehingga mereka jarang memegang alat alat geodesi dan mengolah software geodesi, karena semua data sudah dikerjakan oleh kontraktor.
• Lebih Banyak berada di kantor dibandingkan di lapangan untuk mengolah basis data ( GIS ) dan Mengecek Kualitas data ( QC ) yang dikerjakan oleh kontraktor.

B. Untuk geodet yang ingin bekerja di Oil Services ( Kontraktor )

Kelebihan yang didapat adalah :
• Kemampuan teknis dalam mengoperasikan alat sudah cukup memadai, karena geodesi di oil service langsung turun sebagai surveyornya dan sudah terbiasa mengoperasikan alat geodesi seperti GPS, TS, Echosounder,Multibeam dll. Bahkan software pengolahan nya pun dikerjakan sendiri seperti GP Seismik, TGO, Hydropro.
• Mental cukup kuat, karena sehari hari biasa mendapatkan tekanan dari oil company mengenai kualitas data dan target produksi.

Namun di sisi lain nya adalah :
• Gaji basic di perusahaan oil Services terbilang lebih kecil dibanding di Oil Company,Jika dalam satu bulan tidak ada proyek, hanya mendapat gaji basic antara 3,5 – 4 juta. Namun Jika ada proyek, Gaji satu bulan nya baru bisa menyamai gaji di Oil Company. Tunjangan lapangan oil services rata-rata 300 - 500rb/hari
• Tidak setiap bulan Oil Services mendapatkan proyek. Jika pas tidak ada proyek, berarti geodetic hanya stand by di kantor dan hanya mendapatkan gaji basic.

Saya rasa cukup gambaran yang saya berikan untuk peran geodesi di oil company dan oil services, semoga bisa membantu rekan rekan geodesi lain nya yang ingin berkarir di Perusahaan Migas..Selamat menentukan pilihan.. J

Regards,
Denni Pascasakti.

Sunday, November 14, 2010



Saya teringat beberapa minggu yang lalu tepatnya pada hari H Idul Fitri. Bagi kami orang-orang lapangan, mungkin hari ini adalah hari terindah, karena Kami mendapat jatah libur 1 hari dan bebas dari kegiatan lapangan. Posisi kami saat itu ada di DOndang , Kalimantan Timur, karena saya dan teman saya Toni beragama Kristen, jadinya kami memanfaatkan liburan tersebut untuk jalan jalan ke Balikpapan.

Perjalanan dari dondang menuju Balikpapan kami tempuh menggunakan “taxi”, tapi jangan berfikir bahwa taxi adalah kendaraan sedan dengan sopir yang ramah dan AC yang sejuk, karena orang-orang di Kalimantan biasa menyebut “angkot” dengan sebutan “taxi”.. So, suasana yg sebenarnya kami berdesak desakan, ada yang membawa ayam, sayur sayuran, dilengkapi AC alami dengan bau yang beraneka ragam.:)..

2 jam kemudian, sampailah kita di Balikpapan, rencana awal menuju Balikpapan Plasa, Sesampainya disana, ternyata malnya tutup..kemudian karena kami masih penasaran dengan mal yang ada di Balikpapan, kami naik “taxi” lagi menuju BSM ( Balikpapan Super Mall). Lagi lagi mal ini baru buka setelah jam 1 siang..saya bertanya dengan Toni,”Ton, kita kemana nih? Udah liburan Cuma satu hari, Mal2 pada tutup lagi, masa jalan jalan kita sia-sia?”. Lalu Toni menjawab,” Ke rumah saudara ku aja Den, ada di Balikpapan Baru, lumayan lah daripada kita luntang lantung gag jelas disini.” Kayaknya memang rencana mampir ke rumah saudara Toni merupakan ide yang bagus, soalnya kita bisa sekalian numpang makan siang gratis juga.:)

(*****)

Saya dan Toni baru aja sampai di Balikpapan baru, sekeliling terlihat perumahan perumahan Mewah, dimana salah satunya merupakan rumah saudaranya Toni. Sebelumnya Toni sudah pernah bercerita kepada saya bahwa sang suami bekerja di perusahaan asing oil n Gas, Jarang Pulang ke rumah, jadi Istrinya lebih sering ada di rumah hanya bersama anak anaknya saja. “Mmmmm” saya hanya bergumam,, kayaknya suatu hari nanti, gw juga bakalan kayak gt..

Setelah kami memasuki ke dalam rumahnya, sang ibu menyambut kami dengan ramah dan ada 5 anjing kecil kecil menghampiri kami ,kemudian sang ibu juga memperkenalkan dengan kedua anaknya, yang pertama bernama Sandra, ia berumur 16 tahun, lalu yang kedua bernama Andre, ia masih berumur 8 tahun. Andre ini yang menarik perhatian saya sejak awal, ia sudah duduk di kelas 3 SD, tetapi badan nya kurus sekali, bahkan pertumbuhannya menurut saya kurang sebanding dengan teman teman seusia nya. Saya hanya bertanya Tanya dalam hati,”kok bisa ya seorang anak yang berada di dalam keluarga kaya, Nampak kurus sekali.”

Setelah kami berbincang bincang cukup lama antara saya, sang ibu, dan teman saya Toni. Kemudian Sang ibu memanggil Andre,” Andre, kesini !! Coba kamu ucapkan doa Bapa kami dalam Bahasa Inggris, dan ayat- ayat yg kmrn kamu hafalkan.” Tanpa ragu, Andre mulai mengucapkan Hampir semua Doa dalam Bahasa Inggris dan Ayat - ayat yang mungkin jika ditulis ada 50an kata dan dia hafal tanpa kurang satu katapun.

Tidak hanya itu, Andre juga disuruh ibunya menunjukan beberapa keahlian lain seperti bermain piano, bermain Suling, bermain gitar. Lagi-lagi andre bisa menggunakan nya, tapi saya mengamati ada yang aneh, tepatnya di kantung mata nya Andre. Dia masih Berumur 8 tahun, namun di daerah sekitar matanya sudah cukup hitam dan berkantung, Sepertinya dia terlalu lelah melafalkan Banyak sekali kata kata dan alat music yang harus dimainkan setiap harinya.

Sang ibu pun berkata,” Andre ini ranjin lho,, Dia Selain sekolah juga ikut Les inggris, Les Gitar, Les Kumon Matematika, Ditambah lagi kalo malam, ada guru privat yang datang kesini buat mendiskusikan PR yang diberikan gurunya di sekolah.”. Setelah itu saya penasaran melihat isi tas Andre, dan saya melihat buanyak sekali buku buku yang ia bawa ketika akan berangkat ke sekolah, dan yang pasti tasnya terlalu berat untuk diangkat anak seumuran 8 tahun seperti Andre. Saya hanya berkata dalam hati ,” WHATTT….. mungkin ibu itu tidak menyadari bahwa sang anak merasa lelah sekali namun takut untuk menolak keinginan ibunya.”

Menurut saya ada hak yang hilang dalam diri Andre, yaitu hak BERMAIN.. Ketika saya masih kelas 3 SD, saya masih ingat tidak ada yang namanya les. Sepulang sekolah, saya bermain layang layang, bahkan ketika ada layangan putus, kami berlarian berebutan layangan padahal kalau dipikir harganya kan cuman 200 perak, kenapa rebutan..he. Namun itulah nikmatnya bermain di masa kanak-kanak. Ketika saya liburan sekolah pun, ayah saya yang seorang ahli Pemetaan, mengajak saya ke sungai-sungai, bahkan pegunungan untuk menemani ayah saya bekerja. Saya sangat menkmati masa kecil saya, yang akhirnya saya juga memutuskan untuk mengambil geodesi dan mencintai pekerjaan lapangan sampai sekarang.

Cukup banyak saya menemui andre-andre lain di beberapa keluarga saat ini, Sang Ibu atau sang ayah terkadang memaksakan Berbagai macam les Privat, Les inggris, Les music, les matematika,dll kemudian bangga karena anaknya bisa berbagai macam hal dan punya banyak kegiatan. MUngkin hal ini yang harus dicermati, bahwa seorang anak masih membutuhkan hal dasar yaitu BERMAIN, karena ketika sang anak sudah beranjak dewasa, ia sudah tidak bisa merasakan masa masa Bermain seperti di masa kecilnya dulu,

Seorang anak diumpamakan seperti sebuah gelas, Gelas tersebut harus diisi perlahan lahan agar airnya tidak tumpah, namun ketika gelas tersebut diisi dengan tergesa gesa dan terlalu banyak, maka akan semakin banyak juga air yang terbuang secara percuma dan sia-sia.

Regards
Denni Pascasakti.

Monday, November 01, 2010

2 Days Snorkling in Tidung Island, Only 299rb, Mau ?







Anda jenuh dengan kegiatan sehari hari ? Butuh berlibur dengan pengeluaran minimum ? Anda punya hobi fotografi ? atau anda ingin mencoba tantangan snorkeling ?Di Indonesia, banyak sekali referensi yang bisa anda coba, diantaranya :
1. Raja Ampat : Papua (http://www.diverajaampat.org/ )
2. Taman laut Bunaken : Sulawesi (http://www.bunaken.org/ )
3. Karimun Jawa : Semarang (http://www.karimunjawa-islands.info/ )
4. Tidung Island : Kepulauan Seribu (http://www.tidungisland.com/ )

Namun kalau anda tinggal di wilayah Jakarta dan menginginkan pengeluaran minimum, mungkin menurut saya jawaban yang paling tepat adalah “Tidung Island”.. Kenapa ? Karena beberapa hari yang lalu , saya sempat kesana bersama rekan2 kantor, dan biaya yang ditawarkan memang sangat murah meriah yaitu 299 ribu ( 10 Orang ), kemarin sih karena kita ber 7 jadinya bayarnya 320rb/ orang. Lalu jika anda bertanya dimana tuh?? Jawabannya ,, lokasi berada sekitar 50 km sebelah utara Muara angke , Jakarta Utara, jadi kalo ditempuh pake kapal sekitar 3 jam.

Bayangkan fasilitas yang didapatkan seharga 299rb sudah termasuk :
- Tiket PP Kapal Feri
- Penginapan 1 malam
- Makan 3 kali
- Sewa peralatan Snorkling
- Sewa kapal nelayan
- BBQ
- Sewa sepeda 2 hari
- Masuk pantai di pulau Tidung
- Tour Guide.

Murah meriah kan !!… Pokoknya anda harus coba ngerasain deh kesana,, gw jamin gag bakalan nyesel. Nah daripada penasaran2, ini sekilas cerita gw 2 hari petualangan di pulau Tidung Kepulauan Seribu.

Hari 1

( 07.00 ) Pagi itu gw, Ate, Diana, Sari, Joni, Denni, Lina udah sampe di pom bensin muara angke, gw kira yang ikutan cuman sedikit, ternyata oh ternyata, di pom bensin buanyaakk banget orangnya dari EO yang berbeda beda..Kita disana nunggu sekitar stengah jam-an, setelah itu kami masuk ke pelabuhan muara angke.Di depan kami, berjejerl kapal kapal feri yang cukup panjang, Namun jangan membayangkan kapal ferinya mewah dan bagus, karena kenyataan nya kita semua duduk lesehan beralaskan tiker, dan desek desekan kayak ikan teri..… Tapi bagusnya disini gag ada kelas2 seperti di kreta ekonomi, bisnis, eksekutif… Jadi seperti apa dong?? ya semuanya dari yang bos sampe kroco duduk membaur jadi 1..wkwkwk.. so..gag ada kecemburuan social…



(11.00) Setelah duduk 3 jam diatas tiker sampe bokong gw sakit, akhirnya sampai juga kita di tidung, perairan nya berwarna hijau dan pasir putih, lalu ada jembatan kira2 sepanjang 200 meter yang menghubungkan pulau tidung besar dan kecil. Gw jadi berkata dalam hati,”Baru tau gw ada pulau seindah ini di deket Jakarta… Gw kirain semua pulau udah tercemar limbah, ternyata masih ada pulau yang bersih kayak tidung .”

Kami turun dari kapal feri dan bertemu dengan tour Guide bernama Arya yang berperawakan kurus, kulit hitam berwajah orang jawa namun cukup ramah, Arya mengantarkan kami ke penginapan berisi 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, dan 1 ruang keluarga. Bwt gw tuh penginapan cukup bagus lah untuk tinggal 1 malam. Setelah semua barang ditaruh dikamar masing2, kita sepedaan deh. Di pulau seluas 3 km x 2 km ini salah satu kelebihan nya adalah semuanya sudah tersedia akses jalan yang mulus sehingga bisa dijadikan jalur track bersepeda…Mantap..!!



(14.00) Kami berangkat menggunakan kapal nelayan dengan membawa peralatan snorkeling lengkap mencakup kacamata, jaket pelampung, dan sepatu katak. Semuanya termasuk dalam biaya 299rb itu, so, kita gag usah keluar biaya lagi.Murah kan.. Kami diantarkan menuju pulau tidung kecil, kemudian ..Byurrr….. Kami semua menyelam dan menikmati keindahan alam pulau tidung.. dibalik kacamata renang, gw melihat puluhan ikan-ikan kecil berenang mengelilingi kami dan hamparan karang yang beraneka ragam serta berwarna warni…. Luar biasa..



( 20.00 ) KAmi berangkat menuju pinggir pantai, memasang kayu2 bakar, lalu Tour Guide kami Pak Arya datang membawa 10 ekor ikan bawal dengan ukuran cukup besar, lagi2 masih Gratis..tis..tis… bumbunya juga lengkap dari sambal, kecap, mentega.. ditambah bonus melihat kembang api,, pas banget lah suasananya buat nongrong kumpul bareng temen2, disana ada yang gitaran, main kartu, tebak tebakan, ketawa ketiwi, sampe ngegosip . Suasana sekitar pantai juga cukup indah, jadi kalau anda banyak pikiran, anda bisa merilekskan pikiran sejenak disini..



Hari 2

( 06.00 ) Kami bangun pagi hari untuk melihat Sunrise, yah, walaupun ternyata gagal karena mataharinya tertutup awan..gubrak.. so, sayapun berinisiatif mengeluarkan kamera kesayangan yang baru aja gw beli 2 hari sebelumnya tapi sayang nya, gw gag bisa ngoperasiin,hehe… Ditambah lagi kamera Nikon D90 ini cukup kompleks karena tombol2nya banyak dan buku manualnya tuebellll aja… Jadi daripada gag moto,, mendingan jeprat jepret aja langsung mencet tmbol exposurenya . Mungkin kata temen gw,”Trus ngapain lu beli kamera DSLR?”. jawaban gw simpel,”semua kan butuh proses.”wkwk.

Saya merasa tertantang dengan meloncat diatas jembatan dengan ketinggian sekitar 8 meter, adrenalin gw tetep terpacu untuk mencobanya, setelah ngajak temen si Ate, dia mengiyakan. Trus kita segera naik ke atas jembatan 8 meter tsb. Sesampainya di atas, kepala gw cukup muter muter..”Tinggi Juga yah..”…” Oke,, satu…. Dua… Tiga” Gw pun melompat ke bawah .. badan serasa melayang beberapa detik di udara, dan ByuRRR…… …. Seru juga !!!,, HAbis itu, gw nyoba lagi hal yang sama sampe 4 kali… Cool…



( 10.00 ) Setelah puas loncat-loncatan gag jelas, trus kami mencoba tantangan banana boat, memang yang satu ini mesti mbayar 1 orang 35rb,, tapi gpp lah,, kan sekali sekali,, 1 banana boat berisi 3 orang, jadi ada 2 banana boat sekali jalan.. Kami ditarik oleh speed boat mesin 40 P.K., eh pas udah di tengah tengah laut ternyata speed botany sengaja berbelok tajam, dan terpental lah kita ke sebelah kiri… Byurrr…….. Blep…Blep…Blep…karena kita pake pelampung, jadinya aman…Pokoknya total sampe 3 kali kami nyebur, naik lagi, nyebur naik lagi… Seru abis…



( 12.00 ) Kita udah kembali menuju kapal feri.,,, Desek desekan kayak pepes lagi,, trus jam 4 sore sampe di Muara angke.. Mungkin anda bertanya,”Kok Lama aja sampe muara angke?” Iya soalnya kapal kami sempat mati mesin 30 menit, trus ditarik sama kapal feri yang berangkat kloter akhir…

Bagaimana cara Membookingnya
Tertarik dengan Tidung Island… ?? Kalo mau kesana , banyak sekali EO yang menawarkan jasa ke pulau Tidung,, salah satu nya di website resminya yang tadi udah gw sebutin diatas. Namun kemarin saya lewat Tour Guide Pak Arya sepertinya memuaskan sekali,,

Kalo berminat, hubungi gw dulu aja, tar gw bantuin. Biasanya sih prosedurnya:
- Confirm paling lambat 1 minggu sebelumnya
- Pas Confirm, sekalian DP 700rb
- Minimal 10 orang kalo mau 299rb / orang
Gampang kan..So, kalo pas lagi liburan,, gag ada salahnya mencoba berlibur untuk snorkeling dan merefleksikan pikiran di pulau tidung.. buat gw sih Top Abis 2 hari disana… dan Kamu mesti coba…woke2..

Regards
Denni Pascasakti.

Monday, October 11, 2010

Pengalaman Mistis ketika Berlayar (beberapa nama dan lokasi disamarkan )



(pk 15.00)
Terik matahari terasa sangat membakar kulit, keringat kami bercucuran, namun perjalanan masih panjang, sepanjang kiri dan kanan hanya terlihat pohon nipah.Misi kami memetakan semua jalur pipa milik salah satu Perusahaan migas asing di Balikpapan menggunakan GPS RTK. Kami juga membawa gas detector untuk mendeteksi gas beracun yang sesekali keluar dari pipa gas, sehingga kami harus tetap waspada jika terjadi kebocoran gas yang dapat menyebabkan keracunan gas dan ledakan.

Paling menantang dalam pekerjaan ini, ketika kami harus berjalan diatas pipa selebar 20an centimeter diatas sungai, dan tanpa ada pegangan!!.. wuihh… lumayan deg2an.. Pokoknya udah seperti pemain sirkus deh..pernah suatu ketika gw berjalan kaki pada pipa diatas sungai dan pas udah ditengah tengah, tiba tiba muka gw pucat, kaki gemeteran, entah mengapa kok pipanya yang cuma 1, tiba2 jadi 2??? Ohh.. sepertinya mataku mulai berbayang, pas gw liat bawah,,, air sungai mengalir dengan derasnya…nafas gw tersengal sengal… Bayangkan, 10 menit saya hanya berdiri terpaku diatas pipa.. … Mungkin sekarang kalo gw ngelamar ke dunia sirkus udah diterima kali ya..;p

Setelah kami menempuh perjalanan 2 km, akhirnya terlihat dermaga di ujung pipa. Saya, budi, anton, Fredi berteriak kegirangan.”Slese juga kita hari ini.” Anton juga menjawab,” Pak Denni, sekarang jam berapa?” gw melihat jam tangan , dan mulai menyadari bahwa kulit gw ternyata belang coz berjemur sinar matahari…,”Jam 4 sore ton,, .. lumayan juga ya jalan 2 km.. DUduk duduk dulu sini, sambil nunggu jemputan kapal.” .Kami berempat pun duduk diatas pipa dan mulai melihat keadaan sekitar.
Tiba tiba suara dering HP Fredi berbunyi,.. Ia berbicara dengan wajah serius, setelah beberapa menit Fredi menutup HPnya dengan wajah berubah jadi Kotak ( udah kayak muka nya SpongeBob).. Saya kemudian angkat bicara,” Mesti berita buruk ya Fred?”.FRedi berkata,”Iya nih,, kita mesti lembur hari ini, kerjaan tambahan kita buat marking pipeline.” Spontan gw yang masih newbie nanya balik,

“Apaan tuh marking pipeline.?”

“Marking pipeline itu nandain posisi pipa di bawah laut pake pelampung yang diikatkan pemberat, tujuan nya supaya kalo kapal barge besar mau buang jangkar, harus diluar radius minimal 100 meter dari lokasi pipa, jadi gag terjadi ledakan..”..
“Ohhh gt ya..”

(pk 17.00)
“Kapal kita kan tuh Ton.?”
“Iya pak, ayo kita semua naik.” Kami berempat dengan harapan bisa pulang jam 4 sore pupuslah sudah.T.T..

Setelah Keempat orang naik di atas kapal, Driver kita pak Rudi yang bekas angkatan laut dan berpengalaman mulai menekan pedal gas menggunakan tangan dan seketika terdengan riungan “BRUUUNGGGGGGGGG..” ya.. Kapal ini mulai berjalan menjauhi dermaga tersebut menuju lautan bebas.

(pk 19.00)
Tanpa terasa 2 jam sudah berlalu,, cukup jauh juga perjalanan menuju Kapal barge yang akan membuang jangkar, lalu dari kejauhan terlihat besar sekali kapal tersebut dengan panjang sekitar 80 meter dan terdengar suara yang cukup memekakan telinga..”DUANGG>>….DUANGGG>>>>>>>DUANGGG…”

“Suara apa sih Itu.!”Tanya gw..

“Liat aja sendiri..”Anton kemudian menunjukkan jarinya kearah pipa besar menjulang setinggi 60 meter yang berdiri vertical, dan diatasnya ada sebuah palu raksaksa, yang memukul pipa tersebut ke dasar laut….”DUANGGGG”….”Buset deh., Kayak gini toh proses bikin platform…

Anton Njelasin lagi,”Nah ini dia peran nya geodesi, kamu nanti yang bakal nentuin koordinat teliti nancepin pipa ini,, gag boleh keliru .. Sekalinya keliru, mungkin kamu bisa dipecat!”

Kemudian kami langsung bergegas menuju koordinat pipa pipa di dasar laut yang sedah kami dapatkan posisinya secara teliti menggunakan DGPS C-Nav, setelah berada pada koordinat tsb, kami membuang pelampung yang diikatkan pemberat. mudah sekali melakukan pekerjaan ini, sekitar 30 menit, seluruh pekerjaan marking pipeline sudah selesai.

Keanehan terjadi




(pk 20.00)
Posisi awal kita di dekat kapal barge adalah di posisi A, lalu tujuan pulang basecamp kita menuju posisi C. Saat itu malam sudah cukup larut, penerangan di dalam kapal kami hanyalah sebuah lampu dengan kekuatan 30 watt saja, bahkan lampu sorot kapal hanya mampu menyorot sejauh 10 meter ke depan.

Sepanjang perjalanan pulang, sudah tidak ada kapal lain selain kami, GPS C-Nav kami juga sudah dimatikan. lalu Fredi berkata,”Pak, bener kan kita menuju kearah selatan?” kemudian Driver Rudi menjawab,”Ya bener lah, Coba aja liat kapal barge ada di belakang kapal kita, kapal barge kan berada di sebelah utara, berarti kita sudah pasti menuju kearah selatan.” Sayapun ingin memastikan dengan melihat ke belakang dan saya lihat kapal barge ada di belakang.ya..kita memang berjalan kearah selatan.

(pk 20.30)
Gw melihat daratan ada di sebelah kanan ,berarti jalan kapal kita sudah benar. ( Pada peta, kita sudah sampai posisi B ). Karena lelah dan mengantuk, mata gw semakin lama semakin berat, Setelah gw lihat sekitar, ternyata temen2 lain sudah terlelap kecuali driver kapal. saat itu gw juga udah mulai mengantuk dan tertidulah saya.zzzzz

(pk 21.30 )
1 jam sudah berlalu….Saya masih tertidur dan berfikir bahwa kita sebentar lagi sudah mau sampai di basecamp, lalu tiba tiba terdengar suara seseorang berteriak….,”Lho????Lho….?!!!??” Depan kita kok kapal barge yang tadi!!!”. Mendengar itu, spontan saya langsung terbangun, dan melihat dengan mata saya sendiri bahwa kita kembali menuju ke posisi awal ketika kita marking pipeline..!!... “Kok Bisa!!?” Karena hampir semua dari kita tidak percaya, kemudian kami memasang GPS CNAV dan yak betul sekali… Kita kembali lagi ke posisi awal ( Posisi A )..lalu selama 1 jam kami tertidur pulas, bagaimana caranya posisi kapal yang jelas jelas dari B menuju C, Bisa kembali lagi ke posisi A ??.

Saya kembali melihat jam tangan, sudah jam stengah sepuluh malam, dan kami justru kembali lagi ke posisi awal. Paling cepat sampai basecamp masih 2 jam lagi.. Wajah kami bukan lagi kotak… Tapi udah Segitiga…

(pk 22.00 )
“BRUKKKKKKKKKKKKK……….!!!!”
Perasaan Gw gag enak… Sang Driver kapal Nampak menekan gas ke arah kecepatan paling tinggi.”Wrungggg.Wruung….Wrunggg……………..(suara mesin kapal).”.. Ada apa sih, gw penasaran.. kemudian gw berjalan kearah luar kapal kecil ini, dan yak… dengan gas pada kecepatan tinggi, kapal kami tidak bergerak sedikitpun…SUdah pasti penyebabnya karena kapal ini menabrak gosong ( pulau yang tidak Nampak karena terendam air) , gosong ini seperti karang yang sangat dangkal dengan kedalaman hanya 1 meter, dan bagusnya,saat ini kapal kami sudah menabrak gosong…. Maju gag bisa.. Mundur ke belakang,, sama aja.. Kapal tetap tidak bergerak sedikitpun…

Ditengah kegelapan,, Kapal dengan penerangan hanya 10 meter, radio yang sudah tidak dapat digunakan lagi karena gag ada orang lagi yang berjaga di kantor pelabuhan kalo dah malem gini., Perompak kapal yang mudah sekali mengamati dan merompak kapal kami yang tidak bisa bergerak. Saya melihat hampir semua orang di kapal ini berwajah pasrah.. Kayak lagunya Bondan ,”Ya Sudahlah.” Akhirnya kami sama2 mencari bantal dari tas, dan tidur deh sama2 di tengah kegelapan sungai…Yukkk monggo…

(pk 02.00)
Air laut sudah mulai pasang,, kapal kami makin lama mulai terangkat , kemudian driver kami menekan gas ke belakang…”BRUUUUUUUUUNGGgggg…BRUuuuuuuungggg.” , kapal sepertinya berjuang keras dan mulai mundur perlahan lahan sampai akhirnya kami kapal kami bebas dari gosong… KAmi berteriak “…AKhirnya..” kapalpun mulai berjalan ekstra hati hati dan kami memperhatikan kalau-kalau di depan ada gosong lagi agar segera menghindar mencari jalan lain.. Sebenernya memang kapal berjalan malam hari seperti ini cukup beresiko dan membahayakan, karena selain bisa menabrak gosong,, bisa juga ada perompak yang bisa merampok kami setiap saat, dan juga tidak mungkin ada bantuan di pagi2 buta gini ketika semua orang tertidur pulas..

(pk 03.00)
Kapal mulai merapat ke dermaga, dan kami masih harus berjalan sepanjang 100 meter menuju basecamp… Sepanjang perjalanan kami tempuh dengan berjalan kaki dengan ditemani suara jangkrik.”Krik, Krik..” …..Sesampainya di basecamp…. Udah gag jelas tuh sepatu pada naruh semerawut , ada yang di dalam , ada yang mental jauh keluar..ada yang di pager… pokoknya semua orang menuju tempat tidur masing masing lalu tertidur pulas…

NB: Ternyata ada hikmahnya juga pulang pagi2 buta, coz keesookan harinya, tim kami diliburkan satu hari untuh beristirahat, jadinya bisa kami pake buat bersenang senang nonton TV dan internetan seharian..;p
Tapi sampai saat ini dalam hati, saya masih bertanya Tanya.. Bagaimana bisa selama 1,5 jam, kapal kami kembali lagi ke posisi awal padahal sudah jelas kapal mengarah ke selatan????... Biarkan Misteri Yang menjawabnya..;p

Regards,,
Denni Pascasakti
11 Okrober 2010 ..

Friday, October 01, 2010

23..Hari baru, dengan semangat baru..23



“Den, bangun udah pagi?”
Lalu aq dengan mata masih terkantuk kantuk mencoba melihat apa yang ada di depan saya,, ternyata kakek dan nenek berkata,”Slamat ulang tahun y Den.” Saya tersenyum dan menjabat tangen kakek dan nenek kemudian menerima pelukan dari keduan nya. “Den , hari ini perayaan ulang tahun mu “Tumbuk” lho...” saya pun berkata,”Tumbuk?? Apaan itu nek?”. “Tumbuk itu, Hari kelahiran, bulan dan tanggalmu sama persis seperti waktu kelahiranmu dulu, hari ini tepat jumat pahing, tanggal 1 oktober., tuh, nenek dan kakek udah buatin urap dan makanan khas Jawa buat mu. Dimakan ya.”..

Umm.setelah saya makan.. Ternyata rada aneh urapnya,, tapi ketika ditanya nenek,” Enak kan den urapnya?”. Saya menjawab dengan senyuman.( daripada bohong) ;)..

Pagi ini,, ternyata sudah 23 tahun saya berada di dunia,, dan hari ini adalah hari pertama di umur yang baru,, gag terasa waktu begitu cepat berlalu. Banyak impian di umur 22 yang sudah terwujud dan belum terwujud. Saya masih ingat di umur 22 tahun dulu, saya membuat beberapa target yang terkabul diantaranya wisuda bulan November, diterima kerja di perusahaan oil n gas ( walaupun awalnya pingin jadi dosen, namun apa daya, sepertinya saya harus mencari pengalaman dulu disini ), bisa ngerasain backpacker pertama ke luar negri walaupun nekat2an, Bisa mendapat best trainee MT elnusa. Aq bersyukur banget sama Tuhan yang selalu mendampingi di setiap langkahku walaupun tahun lalu ada 1 target yang sempat membuat kecewa beberapa hari yaitu gagal mendapatkan gelar cum laude cuman gara2 IPK kurang 0,01 !!..Tapi ternyata semua ada maknany dibalik rencana Tuhan yang sungguh indah..

Tapi dipikir2 kok hari ulang tahun ini ,, gw agak tenang ya?? Oh iya baru inget, soalnya dulu ketika masih di jogja,, hampir setiap tahun ada aja ulah temen2 menganiaya gw..haha.. masih inget gw, 1 tahun lalu, gw diiket di tiang listrik dengan kaki dan tangan terborgol, disiram air es, kecap dan ditinggal sampe pagi..trus 2 tahun lalu, dibuang di tengah sawah dengan mata tertutup,baru dijemput pagi2 buta.. Tapi tetep yang paling gokil 3 tahun yang lalu, Temen2 pada gw traktir makan lesehan di daerah sekat sungai code,, ternyata di minuman yang gw pesen ,, dicampur semacam obat tidur.. Setelah 15 menitan, barulah obat itu bekerja,, mata rasanya beraaattt banget,, dan yang diharapkan temen2 gw akhirnya terkabul,,karena dengan bodohnya gw tertidur disana...

Tidurr.... dan tidur.....

Tiba2 ada suara,” mas.. mas,,, bangun...mas... bangun!.. Tikernya mau saya bawa pulang ini.. saya mau pulang ke rumah, sudah subuh mas.. ..saya dengan muka bodoh, bingung sambil garuk garuk kepala.. Lho2??..,, saya lihat sekeliling,, “kok udah gag ada orang sama sekali ya.?” Pas liat jam tangan,, Jam 4 PAGI!!!.. dan dompet gw diambil temen2.dan gw berada di pinggiran sungai code cuman berdua sama abang angkringan itu,,,.. Teriaklah gw Pagi itu,”DAMMMMNNNNNNN!!!!” akhirnya,gw jalan sampe mirota kampus.. baru deh temen2 datengin dengan ketawa terpingkal pingkal... Anjrit.. tertawa diatas penderitaan orang..ckckck

Ulang tahun tahun ini , buat saya menjadi ulang tahun yang cukup berbeda dari tahun2 sebelumnya,, karena kalo sebelumnya yang ditraktir makan2 temen2 kos / kampus / nongkrng.. Tahun ini gw bisa juga nraktir makan sama bokap, nyokap, kakak, adik, kakek , nenek.. Seneng banget bisa ngajak keluarga gw makan bareng.. Mungkin yang kurang tinggal pendamping .hoho.. Gara2 gw terkadang terlalu work holic,, dan masih seneng ngejar karir,, jadilah gw suka lupa meluangkan waktu for looking someone spesial..:)

Gw juga ngucapin terima kasih banyak buat temen2 yang udah mengucapkan selamat ulang tahun buat saya, yang baru saya sadari di facebook , ternyata jumlahnya sudah mencapai 165 ucapan lebih, dan lewat sms yang jumlahnya cukup banyak .. Saya juga mendoakan yang terbaik buat kalian ..sukses selalu ya...

Regards
Denni Pascasakti

Sunday, September 19, 2010

Konsep Dasar Survei Batimetri menggunakan Echosounder

Suatu malam yang cukup dingin di Kalimantan, saya mengecek email untuk melihat berita terbaru ataupun info yang ditujukan kepada saya. Disana ada dua email dari adik angkatan di geodesi. Pada kop email pertama bertuliskan “ Tanya tentang Batimetri”... dan email keduapun juga sama..”Mas Deni, tanya tentang sounding.”.. Mungkin kedua email yang ingin bertanya tentang batimetri bukan hanya saya terima saat ini, pada email terdahulu , sudah ada beberapa yang menanyakan tentang batimetri baik itu adik angkatan maupun teman dari universitas lain.

Saya masih ingat ketika jaman kuliah dulu, pada mata kuliah survei batimetri 1, kami hanya mendengar cerita tentang sounding saja, sayapun hanya bisa meraba raba dan pada ujian akhir hampir 70% soal justru bertanya seputar teori bukan hitungan.( saya sebenarnya agak iri dengan jurusan yang sama di Univ. yang ada di Bandung, Semarang, Surabaya. Hampir semua mahasiswanya ada praktikum Survei Batimetri langsung di Pelabuhan ). Pada mata kuliah survei bathimetri 2 pun juga kurang lengkap, karena beberapa kali kelas kosong lalu tiba2 ujian akhir tanpa punya catatan di semester itu, akhirnya karena soal2nya disuruh menggambar, saya dengan bodohnya menggambar garis lurus bergelombang yang menyerupai pegunungan. ( sangking bingungnya mau gambar apa lagi ).. eh di papan nilai... anehnya nilai saya B..... hahaha...dari mana coba tuh nilai bisa B??

Karena saya diterima bekerja di bidang Offshore Hidrografi,awalnya saya melongo-melongo,, gag ngerti ini itu.. orang2 pada ngomongin “swift”,, ada juga “ diurnal dan admiralty”.. saya Cuma garuk garuk kepala. Tapi saat ini saya sudah cukup memahami tentang konsep dasar hidrografi, karena itu saya ingin mensharekan ilmu ini agar berguna bagi rekan2 geodesi.. Tanpa berlama lama, saya akan segera membahasnya :

Konsep Survei Batimetri menggunakan Echosounder


“Apa sih survei batimetri itu?” . Survei batimetri adalah survei yang dilakukan untuk mengetahui nilai kedalaman dari dasar laut. Lalu tujuan nya buat apa ??.. Tujuan nya macam2.. ada yang untuk pengerukan pelabuhan, perencanaan bangunan di laut ( pelabuhan, Platform, sumur minyak), dll.

Alat yang dibutuhkan untuk pengukuran dasar laut ini ada dua macam, diantaranya Echosounder Single Frekwensi dan Echosounder Double Frekwensi. Bedanya apa sih?.. Bedanya adalah kalau single frekwensi hanya menggunakan frekwensi Tinggi saja (kedalaman hanya sampai lapisan paling atas dari tanah ) , artinya kedalaman tidak bisa menembus lumpur ( Contoh alat :Echosounder Hydrotrac ODOM ). Kalau Echosounder Double frekwensi, terdapat 2 frekwensi yang digunakan sekaligus, yaitu frekwensi tinggi ( untuk pengukuran kedalaman dasar laut teratas ) dan frekwensi rendah ( untuk pengukuran kedalaman dasar laut yang dapat menembus lumpur ), sehingga ada 2 data kedalaman sekaligus yang didapatkan.( Contoh alat : Echosounder MK III).Instalasi Alat yang dipergunakan untuk pengukuran batimetri adalah :
a. GPS Antena : Untuk mendapatkan data posisi koordinat
b. Tranducer : Alat yang memancarkan sinyal akustik ke dasar laut untuk data kedalaman
c. Echosounder : Alat yang menampilkan angka kedalaman
d. Laptop : Untuk pengoperasian yang mengintegrasikan GPS, tranducer, dan echosounder.

Kosep positioning GPS pada Echosounder

Untuk saat ini, pada berbagai kapal survei sudah menggunakan GPS dengan metode pengukuran DGPS dengan kepanjangan Differential Global Positioning System. Mungkin anda bertanya , apa bedanya pengukuran posisi menggunakan DGPS dan GPS RTK.. Jawaban nya adalah Jelas Berbeda.. Mungkin beberapa dari anda sudah mengetahui, bahwa pada metode RTK , BASE station lah yang memberikan nilai koreksi kepada ROVER station. Sedangkan pada DGPS, BASE station yang berada di beberapa negara diantaranya Singapura, Australia, Indonesia. BASE ini memberikan nilai koreksi kepada SATELIT ( bukan ROVER ). Koreksinya bermacam macam , bisa koreksi Jam satelit, koreksi kesalahan orbit satelit, dll.

Metode DGPS ini memiliki ketelitian cukup tinggi sampai level centimeter, namun untuk menggunakan nya. Setiap orang/ perusahaan harus membayar kepada perusahaan yang memberikan jasa pelayanan DGPS diantaranya C-NAV dan VERIPOS. Saya kurang tahu untuk harganya, mungkin bisa langsung dicek di halaman websitenya. Hehe..
Menggunakan metode DGPS ini, dimanapun posisi kapal berada, kita bisa langsung mendapatkan koordinat kapal secara teliti. Koordinat bisa dalam informasi Latitude longitude,bisa juga dalam sistem koordinat lokal tergantung yang diinginkan (diperhatikan Datum, elipsoid, Spheroid )


Kosep pengukuran kedalaman pada Echosounder

Untuk pengukuran kedalaman, sensor yang digunakan adalah Transducer. Tranducer ini dapat ditaruh di samping kapal dan berada dibawah permukaan air. Sensor ini cukup sensitif, karena ada buble sedikit saja, sinyal yang dipancarkan sudah terganggu. Sehingga kita perlu mengatur speed kapal sedemikian rupa agar Tranducer masih dapat membaca nilai kedalaman ( Biasanya kecepatan kapal 3 – 6 Knot saja )
Tranducer memancarkan sinyal2 akustik ke bawah permukaan laut. Sebenarnya prinsipnya hampir sama seperti pengukuran jarak menggunakan total station. Rumusnya : Jarak = ( Kecepatan gelombang x Waktu ) / 2.. Kenapa dibagi 2?? Karena jarak yang ditempuh kan bolak balik, jadi dibagi 2 supaya jarak one way saja yang didapatkan
Jika kita mengoperasikan alat Echosounder. Ada beberapa parameter yang perlu kita inputkan ke dalam echosounder, diantaranya :
a. Draft : Jarak antara permukaan air dengan ujung sensor tranducer paling bawah
b. Velocity : Cepat rambat gelombang
c. Index : Nilai koreksi kedalaman.

Setiap kali sebelum melakukan pengukuran batimetri kedalaman dasar laut, kita harus melakukan kalibrasi Barcheck.. Prinsip kerjanya sederhana saja, pertama kita ukur draft ( jarak permukaan air ke sensor ), kemudian kita inputkan ke dalam echosounder, setelah itu barcheck kita taruh di kedalaman 1 meter dekat dengan sensor tranducer . Logikanya kan seharusnya pada barcheck 1 meter, angka yang dibaca di echosounder juga 1 m...Namun biasanya tidak 1 meter, tetapi 1,2 meter atau lebih... Nah karena itu.. Kita harus merubah parameter Velocity dan Indeks sedemikian rupa sampai kedalaman pada barcheck 1 meter,dan angka yang dibaca echosounder juga 1 meter...

NB: Velocity dipengaruhi oleh tekanan air, temperature, salinitas air, dll. Contoh, pada daerah sungai, biasanya velocity seputaran 1520 – 1530.. Namun tiap daerah, besar velocity berbeda beda. Untuk mendapatkan nilai Velocity secara teliti, diperlukan pengukuran menggunakan CTD, sedangkan untuk keperluan praktis, cukup menggunakan adjust barcheck saja.


Konsep Pasang Surut




Kenapa pasang surut bisa terjadi? Pasang surut dapat terjadi disebabkan oleh Gravitasi matahari, gravitasi bulan, gaya sentrifugal akibat rotasi bumi, dll. Walaupun bulan lebih kecil dari matahari, tetapi justru grafitasi bulan lah yang memberikan pengaruh lebih besar terhadap pasang surut di bumi dikarenakan jarak yang lebih dekat antara bumi ke bulan dibanding bumi ke matahari.

Kalau anda melihat pada gambar diatas, terdapat bermacam macam posisi kedalaman dari permukaan air laut. Contohnya ada MSL ( rata2 permukaan air laut ), CD ( surut terendah ), dll. Informasi posisi permukaan air laut sangatlah penting, terutama kedalaman MSL dipakai sebagai acuan ketinggian di daratan, dan CD untuk acuan kedalaman pada peta batimetri. Lalu “Bagaimana mendapatkan MSL dan CD??” Untuk mendapatkan nya, perlu dilakukan pengamatan pasang surut.. Untuk keperluan praktis cukup pengamatan selama 15 piantan ( 15 hari ) atau 29 piantan ( 30 hari ). Caranya bisa secara manual ( memakai rambu ukur yang ditaruh di pinggir laut kemudian dibaca manual tiap 30 menit ) , bisa juga secara otomatis ( menggunakan Pressure tide gauge, ataupun GPS tide gauge. Sehingga bacaan sudah terecord otomatis dan kita tingal mendownloadnya ). Lalu bacaan tersebut diolah menggunakan metode admiralty ( untuk pengamatan kurang dari 30 hari ), dan metode Least Square ( untuk pengamatan lebih dari 30 hari ). Sehingga didapatkan 9 parameter diantaranya M2, N2, S0 ( nilai MSL ), ZO ( selisih MSL terhadap CD ),dll. Untuk saat ini semuanya sudah bisa dilakukan software, kita tinggal menginputkan bacaan rambunya saja, dan 9 parameter sudah dihitung komputer secara otomatis, informasi MSL serta CD sudah langsung kita dapatkan.

Untuk keperluan ilmiah, pasang surut diamati setiap 18,6 tahun. Setelah 18,6 tahun, maka polanya berulang kembali dari awal. Namun pada survei bathimetri, biasanya cukup pengamatan 1 bulan sampai 1 tahun saja.

NB: Bagaimana jika ingin mendapatkan MSL dengan pengukuran kurang dari 15 piantan ( 15 hari ) ??.. Caranya bisa kita lakukan transfer tinggi dari TTG ( 0 MSL ) milik bakosurtanal ke daerah perairan / pelabuhan terdekat menggunakan sipat datar, kedua menggunakan pengamatan pasang surut min 39 jam kemudian dihitung menggunakan metode Doodson untuk mendapatkan DTS ( Duduk Tengah Sementara ), Terakhir menggunakan Prediksi Pasut yang bisa didapatkan di situs DISHIDROS atau bisa juga di www.easytide.com, sesuai dengan lokasi terdekat dengan daerah survei.
Kalu software yang dipergunakan untuk pengukuran bathimetri ada bermacam macam, diantaranya Hidronav (Under DOS), Hidropro, Map source, dll. Kalau saya biasanya menggunakan hidropro karena cukup mudah dalam mengoperasikan nya, data akhir yang didapatkan dalam format .txt berisi nomor fix, Easting, Northing, kedalaman. Dan bisa langsung kita plotkan di Software Autocad.

Saya rasa cukup sekian dari saya,, aya berharap semoga penjelasan ini paling tidak cukup memberikan gambaran kepada rekan2 geodesi.. Sukses selalu untuk Geodesi Tercinta.

Best Regards
Denni Pascasakti.
19 September 2010... pk 01.30 dini hari yang cukup dingin

Saturday, September 04, 2010



Saat sedang duduk santai di ruangan Geoscience lantai 13, Manager Divisi TZ memanggil saya dan berkata,” Denni, kita akan ada proyek Transition Zone ( Laut Dangkal ) di daerah Tarakan, Kaltim. Kamu sanggup ya saya plotkan disana untuk survei batimetri memakai alat Echosounder Odom Version 2.23 ?” Jujur saja, ketika itu saya kaget dan berkata dalam hati,”Waduh... aq baru 1x pakai alat itu lagi.Tapi gpp, semuanya ilmu kan bisa dipelajari.” Spontan saya menjawab,” Sanggup pak, Saya siap!”. Kemudian Beliau langsung memplotkan saya untuk batimetri di Pulau Tarakan, Kalimantan Timur sebagai Supervisor Sounding.

(****)

Sesampainya di Tarakan. Basecamp kita adalah hotel berlantai 4 yang disewa langsung oleh Elnusa. Melihat hotel yang setiap kamarnya tersedia kulkas, AC, TV dan semua fasilitas yang terbilang cukup mewah,, Awalnya saya curiga,” Masa sih Elnusa nyewa hotel kayak begini. Ternyata malam harinya baru ketahuan,Ini hotel karena disewa dengan hrg murah, tiap 10 menit listriknya padam.. Gokil banget.. Semua peralatan pendukung pengukur kedalaman pun belum ada.. Segalanya serba dari nol.. Bahkan Helper saya pun diambil dari para sekurity dan tukang kayu yang gag tahu apa2 tentang Geodesi.. TIDAKKK

Selama 2 hari pertama , saya sebagai penangung jawab project batimetri, wajib mengajarkan dasar2 tentang survei pengukuran kedalaman kepada para Helper. Sulitnya bukan main... Ada yang saya suruh nulis jam berapa saat ini ( dalam jam dan menit ).. Mau tau dia nulisnya berapa??... Jam 12.87... GUBRAK..Mellihat itu, saya marah dan berkata,” Kamu ngerti gag menit itu sampai berapa!!”.. eh dia malah njawab,” Maksud saya td, bukan menit pak, tapi detik..”...bisa dibayangkan, Mana ada detik yg sampai 87.!!..

Ada juga yang lucu, aq ajarkan membaca rambu ( semacam penggaris skala ukuran besar) untuk pasang surut air, 30 menit kemudian.Saya tanya..”Udah ngerti y pak??”.. dia menjawab dengan mantap,”Sudah”. Lalu saya berkata lagi,” Coba sekarang baca, ini bacaannya berapa?”.. dia berfikir keras dan lamaa.. 10 menit kemudian,” Maap pak, saya belum bisa, ajarkan lagi pak.”..GrRRRRRRRRRRRrrr... udah ah.. capek gw marah2, ngabisin tenaga.

(****)

Proyek ini terbilang gila, kenapa? Karena lokasi survei kami berada di sungai daerah Kalimantan timur yang cukup terkenal dengan gerombolan perompak kapal, dan Speedboat kami berjalan tanpa kawalan keamanan dari pihak TNI ataupun Brimob.. Biasanya sih Elnusa menyewa TNI untuk keamanan kapal, namun pada saat saya melakukan survei ini, tidak ada satupun kawalan. Jadi satu2nya senjata kami......... ,....Berdoa.

(****)

Hari pertama..Setelah pengukuran kedalaman selama kurang lebih 3 jam, dari kejauhan terlihat 1 buah speed boat pelan2 mengikuti kami. Driver speed boat saya berkata ,” Pak, saya curiga, speed boad belakang kita kok ngikutin kita terus y?” Awalnya Saya juga sudah sedikit curiga.. kemudian saya berkata ke driver ,” Siap2 kabur pak kalo dia perompak kapal.”

Karena saat itu kami masih melakukan sounding( pengukuran kedalaman dasar laut ), kecepatan kapal kami harus berjalan lambat karena seperangkat alat transducernya masih terpasang di pinggir kapal, sehingga jika speed boat di belakang benar2 perompak kapal, kami masih harus mencopot tranducer terlebih dulu,kemudian menarik kabel, baru speedboat bisa lari.

Banyak penduduk lokal yang bercerita bahwa perompak kapal disini brutal2, kalau tertangkap, awalnya mesin speedboat dan semua peralatan survei dirampok, kemudian semua penghuni kapal diikat di kapal dan ditenggelamkan bersama kapal supaya tidak ada barang bukti. Sudah ada beberapa orang nelayan tambak yang hilang tanpa berita sampai saat ini...

Semakin lama speed boat di belakang semakin mendekati kami. Tampak wajah wajah cemas diantara kami yang hanya berjumlah 4 orang dalam satu speed boat. Tangan saya yang gemetar,sudah menggengam erat dan siap menarik kabel transducer. Sang Driver, dengan wajah cukup takut dan siaga, tangan nya siap di pedal gas untuk segera menarik ke kecepatan penuh.

Ternyata benar!, Speed boat itu adalah kawanan perompak… Mereka yang berjumlah 5 orang, menutupi wajahnya dengan slayer hitam dan bergerak cepat ke arah kami. SPontan saya teriak,” LARIII Pak !!” saya segera mencabut kabel transducer, dan speed boad kami yang bermesin 115cc ditekan pedal gas nya ke kecepatan tertinggi, speed boat kami miring hampir 45 derajat dan ngebut bukan main..Jantung saya berdetak kencang sekali,, Jujur aja,, dalam keadaan kayak gini, takutnya bukan main.. Setelah beberapa belokan di sungai,dan kapal kami hanya berjarak sekitar 150 meter, driver kami berkata,” Ada desa di depan, kita berhenti disana, kemudian selamatkan diri masing2!!alatnya ditinggal saja di kapal.!”.. Namun sebelum kami merapat di desa tersebut, speed boat perompak kapal di belakang kami sudah memutar haluan ke arah yang berlawanan kemudian menghilang... Kami semua legaaaaaaaa,,,,” Thx God

Masalah kedua datang, BBM Kami habis !!, BBM speed boat ini adalah campuran bensin dan oli.. Jadi kami membagi 2 kelompok untuk mencari bensin murni dan oli ke rumah2 penduduk.. Setelah berjalan kaki yang penuh perjuangan mengelilingi 1 desa,, dapet juga 50 liter bensin murni dan 3 liter oli... Kamipun segera tancap gas pulang kembali ke basecamp.Hari pertama terlewati dengan selamat..

(****)

Hari hari berikutnya banyak sekali tantangan pekerjaan yang kami jumpai... Saat siang hari,, kami melihat dengan mata kepala sendiri, buaya2 berjemur di pinggir sungai, ada yang berwarna hitam, ada yang kuning dengan panjang sekitar 4 meter. ,Mmmm, berarti speedboat kami ini berjalan diatas kolam buaya dong... MANSTAP... Sekalinya speed boat kebalik, Santapan lezat sekali buat mereka.. Mungkin buaya itu bilang,,” Ada Chicken Nugget tuh,, Makan Yuks !!,, .”

Hampir setiap Haripun , perjalanan kami disertai oleh hujan yang sangat deras dan badai,, ombaknya terkadang hampir 1 meteran, speed boat kami terombang ambing ,, terjungkal, dan nyaris terbalik.Mungkin kalau anda termasuk orang yang gampang mabuk laut,, sudah mual dan muntah,, Ada helper juga yang sudah bermuka masam,, akhirnya JACKPOT....hahaha.....Namun semua tantangan itu menjadi resiko pekerjaan tersendiri yang tetap harus kami jalani...

Saat saya menulis Notes ini.. Kami sudah menyelesaikan hampir 90% Survei Batimetri di Tarakan,, dan saya masih tetap percaya,, bahwa ada kekuatan dan mukzizat ketika kita Berdoa dan meminta keselamatan kepada-Nya.

Buat saya,, ini adalah pengalaman berharga yang tidak tergantikan,, dan saya tidak pernah menyesal, ketika dulu manager TZ saya bertanya,” Denni, Kamu sanggup ya saya plotkan di Tarakan ?“dan saya menjawab ,” Sanggup Pak.”.. Mungkin jika saat itu saya menjawab ,”Saya belum siap pak,,karena saya baru 1 X megang alat Echosounder.”.. Petualangan seperti ini, tidak akan pernah saya alami..

Ada suatu kutipan dari Pablo Picasso ,Beliau berkata,”Saya Selalu mengerjakan apa yang TIDAK BISA saya kerjakan, agar di kemudian hari, saya menjadi BISA dan MAHIR dalam mengerjakan nya.. dan percaya lah, bahwa semua ilmu itu bisa dipelajari, asalkan ada niat dan usaha..

Regards,
Denni Pascasakti

Sunday, August 01, 2010

Lingkup pekerjaan Survei Seismic Laut



Beberapa hari ini, email saya sering berisi pertanyaan,“Mas, saya baru masuk di jurusan geodesi, sama seperti mas. Saya tertarik sekali bekerja di perusahaan minyak, bisa ceritakan mas mengenai gambaran umum pekerjaan disana?”

Karena cukup banyak pertanyaan seputar lingkup pekerjaan Survei Seismic laut,sehingga saya merasa perlu untuk mensharekan di blog ini. Semoga bisa membantu menjawab pertanyaan tentang,”Bagaimana sebenarnya gambaran umum pekerjaan di Marine Seismic itu?”

Apa itu Pekerjaan Seismik Laut?

Seismik laut adalah suatu pekerjaan untuk mencari kandungan minyak dan gas bumi yang ada di lapisan bawah bumi tepatnya di daerah laut. Namun karena kita tidak mengetahui dimana kandungan minyak bumi itu berada, sehingga diperlukan pemetaan terhadap lapisan bawah bumi.

Yang jadi pertanyaan ,”Bagaimana cara memetakan lapisan bawah bumi?” jawabanny adalah dengan melakukan Survei Seismik laut dimana wahana yg digunakan adalah kapal seismik .

Syarat untuk dapat memetakan lapisan bawah bumi ada 2 hal : Pertama, perlu adanya sumber getaran (Air gun ) , : Kedua, Perlu adanya alat perekam yang dapat menerima sumber getaran (Hidrophone ). Prinsipnya : getaran dalam bentuk gelombang udara ( airgun) ditembakkan ke dasar laut, setelah sampai di dasar laut kemudian getaran tersebut dipantulkan , dan getaran ditangkap kembali oleh hidrophone sebagai perekam getaran.

Apa saja metode dalam Survei Seismik Laut ?

a. Marine Seismic

Ciri Khasnya:
- Survei Seismik berada pada daerah dengan kedalaman > 10 meter. ( Laut dalam )
- Kabel Streamer yang berisi Hidrophone ( perekam getaran ), ditarik oleh kapal dan posisinyaa “melayang” ( tidak berada di dasar laut)
- Low Cost dan Waktu Pengukuran relatif lebih cepat.

b. Transition Zone ( Ocean Bottom Cable/ OBC )



Ciri Khasnya:
- Survei Seismik berada pada daerah dengan kedalaman 0-10 meter. (Daerah dangkal)
- Kabel Streamer yang berisi Hidrophone ( perekam getaran ), dibentangkan di dasar laut.
- High Cost dan Waktu Pengukuran relatif lebih lama.

Catatan : Survei seismik baik menggunakan metode Marine Seismik maupun Transition Zone, dapat dilakukan secara 2 dimensi maupun 3 Dimensi. ( nantinya akan berbeda konfigurasi Streamer, jalur kapal, air gun ).. akan dibahas di blog selanjutnya. 

Peralatan utama apa saja yang dipergunakan ?

a. GPS C-Nav ( DGPS method )
Setiap pengukuran yang dilakukan di daerah laut, dapat dipastikan menggunakan peralatan GPS C-NAV menggunakan metode pengukuran DGPS. Lalu,“Apa sih DGPS itu?”. DGPS memiliki kepanjangan Differensial Global Positioning System. Jadi konsepnya hampir sama seperti GPS CORS. Pada DGPS, GPS yang dijadikan sebagai base station, tersebar di berbagai kota diantaranya Singapura, Balikpapan, Australia, dll. Nah GPS C-Nav yang dibawa kapal berfungsi sebagai Rover dan menerima koreksi dari setiap base station di kota terdekat. ( mis: Singapura).Ketelitian bisa sampai level desimeter

b. Gyro Compass ( Gyroscope )
Alat ini hampir memiliki fungsi yang sama dengan kompas yaitu menunjukkan arah utara. Hanya saja arah utara yang ditunjukkan oleh Gyro Compass adalah arah utara Geografis ( arah utara sebenarnya ), namun kelemahan nya, alat ini baru dapat menunjukkan arah utara setelah 3 jam.


c. Streamer
Streamer bentuknya seperti kabel yang dibentangkan kemudian ditarik oleh kapal ( untuk marine seismic), Streamer ini berisi Hidrophone( alat perekam getaran), ADC (Analog to digital converter), dan bird (berperan untuk mengatur posisi dan kedalaman streamer). Total panjang dari streamer biasanya mencapai 3 km


d. AirGun
Airgun berfungsi sebagai sumber getaran. Air gun memiliki kekuatan tekanan mencapai 2000 psi atau sekitar 200 kali tekanan ban motor. Tenaga yang digunakan adalah tekanan dari udara bebas dan tidak akan merusak karang yang ada di bawah kapal.


Siapa saja Kru kapal yang terlibat dalam Survei Seismik Laut?

a. Navigator:
Posisi ini biasanya ditempati oleh orang dengan background Sarjana Teknik Geodesi. Job Desk yang dilakukan adalah melakukan Pengukuran Pasang surut ( Untuk keperluan praktis biasanya 30 hari ), Survei Batimetri, Design rencana awal line seismik, Navigasi arah kapal dengan memperhatikan arus laut dan cuaca, Processing Line ( untuk mendapatkan koordinat jalur kapal yang sudah dilakukan Adjustment/ perataan


b. Observer :
Posisi ini biasanya ditempati oleh orang dengan background Sarjana Teknik Geofisika/ Geologi. Job desk yang dilakukan adalah melakukan montoring terhadap kedalaman dari streamer ( biasanya 5 meter ), tekanan air gun ( apakah kurang/ lebih ), Kecepatan kapal ( Perlu dipercepat/ diperlambat ), level ambient noise, dll.


c. Gun Mechanic :
Posisi ini biasanya ditempati oleh orang dengan background Sarjana Teknik Mesin. Jobdesk yang dilakukan adalah memastikan bahwa Air Gun di setiap tembakannya ( Shooting), harus memiliki tekanan sebesar 2000 psi. Jika kurang, maka Gun Mechanik harus menambah kekuatan kompresor untuk menstabilkan tekanan sehingga besar tekanan tidak kurang ataupun tidak lebih.

d. Geophisic :
Posisi ini biasanya ditempati oleh orang dengan background Sarjana Teknik Geofosika. Jobdesk yang dilakukan adalah setiap kali 1 garis seismik telah selesai ditembak, maka ahli geophisics ini melakukan field prosesing untuk memastikan apakah data tersebut terbilang bagus atau buruk. Jika data penembakan terhadap 1 line terbilang buruk, maka kapal harus melakukan penembakan ulang di garis seismik tersebut ( istilahnya : infill/ reshooting )


Saya rasa untuk gambaran umum survei seismik cukup sekian.Yang Jelas, menyenangkan bisa bekerja di lokasi Offshore karena banyak tantangan dan akan banyak bertemu rekan kerja orang asing.Biasanya Sistem kerja di Offshore hampir sama yaitu 6 : 2 alias 6 minggu bekerja di atas kapal : 2 minggu cuti.

Di Indonesia, Banyak sekali perusahaan yang bergerak di bidang Oil Service seismik laut , diantaranya Fugro, Seascape, Elnusa, Calmarine, MGS, BMT Asia Pasific,EGS, dll. Jika ingin bertanya gaji di perusahaan2 oil service, bisa melalui email.. yang jelas, setahu saya. jika naik diatas kapal 1 bulan penuh, rata2 setiap oil service gajinya per person/bulan, cukup untuk membeli motor.. kalau di perusahaan asing bisa 5 kali lipat gaji di perusahaan nasional. ( jelas aja penghasil Oil terbesal di Indonesia justru Chevron, dan penghasil gas bumi terbesar di Indonesia Justru TOTAL Indonesie.he)

Terima kasih sudah membaca sampai akhir PART I,,Untuk part berikutnya akan saya bahas mengenai, “ Peran lulusan Geodesi dalam survei Seismik Laut 2D”, ditunggu ya untuk tulisan berikutnya. 

Regard,
Denni Pascasakti.

Friday, July 16, 2010

There Is a Miracle, When You Believe

Malam itu saya duduk termenung di dalam kamar, setelah kulihat jam dinding, waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam. Orang2 dirumah sudah tertidur pulas dan tidak ada lagi yang bisa diajak mengobrol,lalu kubukalah teman terbaik yang selalu membantu di dalam setiap pekerjaan (my laptop), dan mulai Membuka email untuk mengecek apakah ada pekerjaan yang harus dikerjakan untuk esok hari, karena terkadang big boss memberi pekerjaan hanya via email.

Setelah saya melihat halaman email , mata saya langsung tertuju pada sebuah email yang sangat Janggal yaitu dari Division Head of HRD tempat kantor saya bekerja. Saat itu saya semakin penasaran, apa sih sebenernya isi dari email ini..,, saya mulai membaca nya dan sempat terpaku selama beberapa detik tanpa bergerak sedikitpun.Kemudian saya mengucapkan syukur dan beranjak ke arah dinding dimana tertempel daftar impian yang ingin saya capai dalam hidup ini dan mulai memberikan tanda centang di point ke 3.. Ya, saya sungguh tidak percaya, Daftar Impian saya kembali Terwujud.

(*****)

( 3 Bulan Sebelumnya )

Setelah mengikuti tahap seleksi masuk PT Elnusa selama 2 bulan yang dimulai dari tes psikotes sampai wawancara direksi.Suatu hari, kami dikumpulkan di dalam ruangan meeting besar, lalu Division Head kami berkata,” Kalian jangan dulu bersenang senang, karena masih ada tahap eliminasi selama 3 bulan ke depan,, karena itu berjuang dan berkompetisilah.”

Beberapa tahap yang harus dilewati dan diberikan Skoring diantaranya Training bahasa Inggris, Training softskill, Outbound Training, On The Job Training, Karya tulis, Presentasi di depan manager user. Yang nantinya scoring tersebut akan dikalkulasi dan diambil peserta dengan nilai tertinggi. Saat itu peserta berjumlah 80 orang dari berbagai universitas yang sebagian besar didominasi UI, ITB dan UGM. Dalam hati saya berkata,” Mana mungkin saya yang terpilih menjadi peserta terbaik,, saya melihat banyak diantara kami yang sudah S2 dan berasal dari universita universitas ternama.”

Sesampainya di rumah, saya gag sengaja mendengar lirik lagu laskar pelangi ,”Mimpi adalah kunci,.. Berlarilah tanpa lelah, sampai engkau meraihnya ” tiba tiba gelombang semangat mengaliri tubuh saya,,

Ya .. saat itu, mulailah saya mulai menuliskan target2 yang ingin saya raih dalam bentuk daftar impian dan menempelkan nya di dinding kamar, sehingga setiap hari saya bisa melihat kertas itu, dan selalu ada semangat dalam hidup untuk mewujudkan nya menjadi nyata.

Masih tertanam jelas perkataan seorang motivator yang berkata,”keluarlah dari zona nyaman mu,,berikan lah yang terbaik yang bisa kamu lakukan”..Karena itu selama Training, saya sempat menulis sebuah karya tulis setebal 150 halaman yang saya kebut selama seminggu di Balikpapan dimana saya masih terbangun di saat semua orang sudah terlelap untuk mengejar terselesainya karya tulis ini. Pada saat presentasipun ,sebenarnya diperbolehkan menggunakan bahasa Indonesia,,Namun saya mencoba untuk menampilkan nya dalam bahasa inggris.. Sebenernya tipsnya gampang sih, Sukses tidaknya presentasi itu kan ditentukan oleh seberapa sering kita latihan sebelum presentasi. Jadi malamnya saya mengulang ngulang di depan kaca untuk latihan presentasi agar bahasa inggris saya tidak terdengar blepotan. Hehe..

(***)

Di hari dimana saya melihat email dari laptop,, saya terheran heran dan bertanya, “Kenapa acara Coffee break yang seharusnya dihadiri oleh para Jajaran Direksi dan Deputy Director,, bisa2 nya, saya yang diundang?” ketika mata saya melihat ke arah lampiran yang ada di bawahnya... disana tercantum nama saya sebagai Engineering Development Program Terbaik bersama ketiga rekan saya..Jantung saya terasa berhenti berdetak,, dan setelah mencubit tangan saya sendiri.. ternyata ini memang bukan mimpi..

Keesokan harinya, Pada saat cofee break berlangsung,, Nama saya dipanggil ke depan disaksikan oleh semua jajaran direksi dan yang saya membuat bulu kuduk saya merinding dikarenakan sang direktur utama sendirilah yang menyerahkannya langsung dan memberikan selamat..

Sesampainya di rumah,, kakek menghampiri saya dan berkata dengan suata terbata-bata,” Kakek bangga nak” sambil tersenyum lebar,,sayapun mengangguk dan langsung masuk ke kamar dengan mata berkaca kaca.. Buat saya, hadiah terindah bukanlah HP, Jaket dan benda2 yang saya dapat,, tetapi sebuah kata kata sederhana dari kakek saya yang sudah berumur 82 tahun itulah yang menjadi kata2 terindah dan tidak akan pernah saya lupakan sampai kapan pun.

Regards,
Denni Pascasakti

Sunday, July 11, 2010

Backpacker to Abroad ? First Tips : Get A Pasport



Setiap kali orang mendengar kata “Backpacker ke Luar Negri”, Pasti pendapat pertama adalah “Mahal, Ngapain coba.. buang2 uang aj”, Karena itu gw pingin banget nyoba membuktikan nya kalau pendapat itu salah. Memang dari dulu saya ingin bisa backpacker keluar negri yang diawali dari Malaysia-Singapura-Thailand, pokoknya Asia Tenggara dulu deh..

Namun sebelum merencanakan lebih jauh., Langkah pertama adalah Mencari informasi tentang negara mana saja yang bisa dikunjungi tanpa menggunakan Visa, setelah gw bertanya sama om Google, hasilnya terdapat 11 negara yang bisa dikunjungi tanpa Visa yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei, Filiphina, Hongkong, Makao, Chile, Maroko, Peru, dan Vietnam.


Langkah Kedua, adalah mengecek berapa biaya pesawat ke 11 negara tersebut. Lagi2 gw nanya sama om Google, dan si Om menjelaskan beberapa penerbangan Murah yang diantaranya adalah Air Asia, dan Batavia air. Saya terkejut melihat harga pesawat ke Bangkok hanya 295rb Rupiah..wow.. Murah aja, seharga pesawat Jakarta-Jogja dong..Lagi-lagi saya mengecek trip ke negara lain seperti Malaysia Hanya 305rb dan Singapura 250rb.( Harga murah gini Tergantung Lg Promo atau ngak, Kalau promo biasanya Qt udah mesen 1 bulan sebelum hari H ) Memang sih, ada biaya tambahan seperti Airport Tax di Bandara Soekarno-Hatta sebesar 200rb dan Airport Tax dari Luar Negri ke Indonesia sebesar 75rb..(saya bingung , Indonesia Airport Taxnya mahal Juga y? Dah gitu kadang ada tambahan lagi kayak asuransi, pajak daerah, Bagasi, Tali bagasi, dll..lengkap sudah..)

Langkah Ketiga adalah contact temen2 yang ada di negara2 terdekat yang bersedia rumahnya ditumpangi..he2.(Namanya juga Backpacker, Masa nginepnya di Hotel.). Memang karena pekerjaan gw yang beberapa kali naek kapal Seismik sama orang asing yang rumahnya di daerah Asia Tenggara ini, Jadinya gw punya beberapa contact temen2 di Singapura, Bangkok, Malaysia, dan Filiphina.. dan yang terpenting, negara tujuan semuanya harus tanpa Visa,. Karena Kalau ingin Backpacker ke negara yang memerlukan Visa biasanya agak Ribet, Selain kita harus datang ke Kedubes negara tersebut, belum lagi ada tahap wawancara dan Biaya 1 juta rupiah..Kata teman saya, Visa paling sulit yaitu di negara seperti Australia dan USA. Karena mereka juga menerapkan minimum rekening di Bank yang kata nya minimal. 20 Juta Rupiah..huff.. nanti2 aja deh. ( Note: Kalau pengajuan visa kita ditolak, berarti uang 1 juta rupiah pun hangus dan tidak dapat ditarik lagi).

Setelah menghubungi temen2 di kapal , Ternyata Mereka dalam waktu dekat ini sedang berlayar 2 Bulan-an .. Jadinya rencana ke bangkok ditunda dulu, namun ada teman kenalan jaman2 baheula doeloe yang sedang kuliah di Malaysia dan bersedia menawarkan tempat tinggal rumahnya untuk saya tempati beberapa hari.. wah, senangnya, gag perlu deh susah2 nyari motel.

Langkah Keempat, ini yang terpenting buat perjalanan ke Luar Negri yaitu PASPORT.. Pertama denger kata Pasport.. saya terpikir” What The H**L!!,, Jadi gw mesti ngurus lagi deh ke kantor Pelayanan msyrkt yang sulitnya minta ampuuunnn..!”.. Terakhir kali masih terbayang sulitnya mencari SIM A yang sempet gagal beberapa kali dan Wasting time di polres daerah gw.. Hal yang terpenting juga,, Gw gag mau Pake Calo,!!,,Biasa negara kita kan semboyan nya “Maju tak gentar membela yang bayar” apalagi prinsip birokrasinya “ Kalo bisa lama, kenapa harus dibuat cepet” hahaha... Bagus2.Unik juga y ternyata.

Lagi2 gw nanya si Mbah Google, Berikut ini Syarat2 Pasport beserta Tipsnya :
1. Akte Kelahiran
2. Kartu Keluarga
3. Ijasah Terakhir ( Gw pake ijasah SMA aja, Secara gw kan ngakunya mahasiswa)
4. Surat Rekomendasi kantor ( Kalo gag mau ribet, Bilang aja mahasiswa)
5. Kartu Tanda Mahasiswa dan KTP

Mungkin saya cerita singkat Deritanya Nyari pasport Tanpa Calo (Intinya kalo Tanpa calo = 270rb namun mesti bolak balik 4 kali ; Sedangkan pakai calo = 640 rb cukup 1 kali datang paspor dah kelar )

Hari 1:
Hari 1 paling gag jelas,, Setiap gw nanya prosedur paspor, si petugas loket menjawab dengan ketus,” Baca aja disana!”. Dan anehnya tuh tulisan Font Size petunjuknya kuecilll banget, gw aja yang masih muda dah susah mbaca, apalagi nenek2 atau kakek2 yang baca..lemes kali.:).. Ternyata Intinya tuh kita harus beli Formulir pendaftaran seharga 9 ribu Rupiah, Padahal Jelas2 Tertulis FORMULIR PENDAFTARAN GRATISS..wkwk, duitnya lari kemana tuh?? Namun Loket Pendaftaran setiap harinya hanya menerima 100 berkas / Hari.. Jadi gw pulang deh tanpa hasil...aneh ya Cuma 100 berkas/hari?? Tanya Kenapa??

Hari 2
Hari kedua gw sampe di Imigrasi pk 07.30 pagi,, Dan gw bersyukur banget no. Gw urutan 87 ,, lima menit kemudian pendaftaran ditutup karena mencapai batas 100 . Setelah itu, seperti biasa..”Menunggu Antrian”.. Dan yang gag pentingnya nunggu antrian aja sampe 4,5 Jam..!! Lebih Bodohnya lagi.. Perjuangan nunggu 4,5 jam hanya demi mengambil Jadwal wawancara untuk keesokan harinya yang hanya berupa secarik kertas ..ckckck.. Gw no Comment deh untuk hari kedua yang serba gag jelas ini..( Note: di kantor imigrasi didominasi 2 kelompok, kelompok pertama adalah orang2 chinese yang mbawa sekeluarga mulai dari kakek, nenek , anak2, suami, istri, dan serentetan lainnya buat jalan2 ke luar negri, Kelompok Kedua adalah golongan TKI yang bertujuan ke Malaysia, Hongkong dan Hobinya ngegosipin orang,” Eh tau gag sih,, si Tono sekarang istrinya dua lho,, bla..bla..bla..)..cape deh..

Hari 3:
Ni hari terpanjaang dalam hidup.. Karena gw sampe di kantor Imigrasi jam 7 pagi dan baru pulang pk 16.00 Sore.. Sumpah.. Sangat2 wasting time di Hari ke Tiga ini.. Bayangin aja, kita ngantri sampe empat kali.. Pertama : ngantri panggilan Pengecekan berkas ( Padahal berkas kan udah dicek di hari sebelumnya, Kenapa dicek lagi coba?),, Kedua : Ngantri bayar ke kasir (Tahap ini udah jam 12.00 siang),, Ketiga : ngantri Foto ( Nunggunya sampe 2 jam).., Keempat : Ngantri wawancara ( Cuman ditanya mau kemana? Ngapain? Yang totalnya cuman 5 menit.. tapi anehnya nunggu 2 jam juga..Sampe rumah badan gw sempoyongan..*Gubrak*..

Hari 4:
Kita cukup nunjukkin kwitansi pembayaran.. Trus dikasih deh Pasport ..Akhirnya.. Setelah menempuh perjalanan panjang.. Mungkin kata petugas loketnya dalam Hati,” Maka-nya mas, kalo mau cepet,, mbayar doong.., ada uang ada pelayanan”.....ihh ogah deh.

Sekarang semua persiapan udah selese,, Tinggal nunggu tanggal yang pas dan gag padat dengan jam2 kantor.. Untuk trip awal ini gw dah merencanakan pertama ke Malaysia dan Singapura dulu deh..Makasih kepada agan2 yang udah mbaca sampai sini,, Tunggu Blog berikutnya ,, dan saya ingin membuktikan bahwa backpacker itu bisa murah asalkan punya perencanaan dan strategi2 yang cerdik.:).

Salam
Denni Pascasakti.

Saturday, July 03, 2010

Tahun 2014, Lalu lintas Jakarta “Tidak Bergerak”



Debu, polusi, macet, suara klakson dan puluhan ribu mobil dan motor jadi satu dalam satu ruas jalan.Itulah gambaran yang saya rasakan sehari hari ketika akan berangkat ke kantor maupun pulang ke rumah. Ya, Jakarta semakin hari semakin macet, dan tidak ada solusi nyata dari pemerintah akan kemacetan ini.

Berdasarkan data resmi dari pemerintah, tahun 2010 , di propinsi DKI Jakarta terdapat 5,6 juta kendaraan yang terdiri atas 70% motor, 27% Mobil Pribadi, dan 3 % angkutan Umum. Apakah anda melihat ada keganjilan dari data tersebut? Coba kita amati, Mobil Pribadi sebanyak 27% sedangkan angkutan Umum hanya 3%.. Aneh bukan? Berarti perbandingan nya 9:1. Padahal seharusnya jumlah angkutan umum yang lebih banyak ketimbang kendaraan pribadi. Selain itu data dari UPT pajak Kendaraan, setiap harinya di Jakarta terjadi penambahan 300 kendaraan! Hebat kan? Jelas saja Perusahaan seperti YAMAHA sampai mendatangkan bintangnya Valentino Rossi ke Indonesia, karena permintaan masyarakat Indonesia sangat tinggi akan kendaraan Bermotor.

Mengapa ini bisa Terjadi? Jika coba saya analisis, saat ini mudah sekali bagi setiap orang untuk bisa memiliki kendaraan pribadi.Hal pertama karena adanya sistem kredit kendaraan dengan uang muka yang rendah, setiap orang sudah bisa memiliki kendaraan. Sehingga masyarakat menjadi konsumtif. COba saja kita lihat sekarang, Satu keluarga bisa2 memiliki 2 mobil dan 6 motor, padahal jumlah orang di keluarga tersebut hanya 3 orang.. Hal Kedua adalah Sarana angkutan umum yang masih belum memadai dimana jumlah bus way masih terlalu sedikit , Bahkan banyak sekali dijumpai pelecehan seksual di dalam busway oleh orang2 tidak bertanggung jawab.

Langkah dari Pemerintah sampai saat ini
Memang pemerintah sebenarnya sudah melakukan beberapa hal, namun masih terkesan belum cukup signifikan untuk mengurangi penambahan jumlah mobil dan motor, coba saja kita lihat:
1. Busway
Menurut saya dengan adanya busway, lalu lintas semakin tambah padat merayap, karena satu sisi jalan diambil oleh jalur bus way, padahal jumlah kendaraan tidak berkurang sama sekali.
2. Jalur 3 in 1
Dengan adanya sistim 3 in 1, Jalan tetap saja macet, kenapa? Karena orang2 berduit besar tinggal mengangkut 2 orang joki 3 In 1 yang biasanya mangkal di setiap pintu masuk jalur ini, So, Jumlah mobil tetap saja tidak berkurang.
3. Rencana Monorail :
Sampai saat ini Kelanjutan proyek monorail tidak ada kejelasan, bahkan beberapa pondasi monorail yang sudah sempat dibangun justru merusak keindahan kota, karena terbengkalai begitu saja.
4. Pembatasan Umur Kendaraan :
Sepertinya langkah ini hanya wacana yang tidak pernah ada wujud nyatanya.

Solusi Kemacetan di Jakarta
Jika Jakarta terus menerus bertambah padat seperti kondisi saat ini, maka diperkirakan oleh pakar transportasi bahwa pada tahun 2014 , lalu lintas di Jakarta akan Macet Total dan Tidak bergerak. Karena itu dibutuhkan langkah tegas dari pemerintah yang harus segera diwujudkan dalam bentuk nyata.

Menurut analisis pribadi, Terdapat beberapa solusi:
1. Dibuat Peraturan yang berisi pembatasan Jumlah Kendaraan dalam 1 Keluarga.
Jika saya melihat di Negara China, Kondisi Negara mereka adalah Terlalu banyak Jumlah Populasi Manusia, lalu pejabat china menetapkan peraturan bahwa setiap keluarga hanya boleh memiliki maksimal 2 anak. Lalu bagaimana jika 3 anak? Maka Kepala keluarga akan dijadikan sebagai tahanan negara dan mendekam di Penjara.
Hal ini bisa juga ditetapkan Khusus di Jakarta dan Sekitarnya, misalkan 1 keluarga maksimal hanya boleh memiliki 1 mobil dan 2 motor, Jika lebih dari itu akan disita Negara atau mendapat sangsi yang tegas.

2. Menetapkan Pajak kendaraan lebih Tinggi.
Jika bercermin terhadap Negara lain sebagai contoh adalah Jepang, Negara mereka pajak kendaraan nya bisa 10 kali lipat. Sehingga masyarakatnya lebih senang naik sepeda ketimbang naik mobil ataupun motor. Sedangkan jika kita lihat di Indonesia, Pajak kendaraan satu tahun nya hanya 150rb.. Jelas saja 1 keluarga bisa memiliki 3 motor bahkan lebih, karena pajak kendaraan bermotor masih lebih rendah disbanding Negara lain.

Jakarta…oh…Jakarta… Mengapa engkau semakin Ruwet dari Hari ke hari, Semoga Pemerintah bisa mengambil kebijakan yang terbaik, sehingga ada langkah konkrit untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Sehingga setiap orang setiap harinya bisa pergi ke Kantor dengan perasaan yang tenang, tanpa dibayang bayangi lagi2 oleh macet, polusi, klakson, dan emosi sepanjang perjalanan.

Salam Hangat
Denni Pascasakti

Wednesday, June 02, 2010

Sekilas Kenangan proyek Pertamina-Medco




Proyek ini berjalan karena semakin sedikitnya cadangan minyak dan gas bumi yang ada di Indonesia.Berdasarkan perhitungan, Indonesia hanya memiliki cadangan minyak untuk sekitar 10 tahun ke depan, sehingga apabila tidak ditemukan cadangan minyak baru, maka pada tahun tahun 2020 Indonesia akan mengalami krisis minyak.

Selain itupun kondisi Indonesia diperparah dengan tidak adanya pembatasan terhadap jumlah mobil dan motor, sehingga konsumsi bahan bakar nasional menjadi 1.600.000 barel, padahal Indonesia hanya mampu memproduksi 1.000.000 barel. Mungkin anda bertanya,”Lalu dari manakah Indonesia mencukupi kekurangan 600.000 barel?”. Ya, Indonesia sampai saat ini masih mengimport 600.000 barel dari luar negri, dan menjadi beban devisa negara kita dari tahun ke tahun.

Padahal Indonesia adalah Negara yang sangat kaya dengan cadangan minyak, namun apa daya, jika anda sempat bermain ke Balikpapan atau Riau. Hampir semua sungai dan ladang-ladang minyak dikuasai oleh asing, dan Negara ini hampir sama nasibnya seperti Indonesia sebelum tahun 1945, masih terbelenggu dalam penjajahan dalam artian yang lebih halus.

Oleh sebab itu pemerintah Indonesia tahun ini sedang gencar gencarnya mencari cadangan minyak baru melalui survey Seismik. Survei ini bisa dilakukan di darat maupun laut, dan pemerintah melalui PT Pertamina menjalin kerjasama dengan PT Medco EP untuk membeli sebuah Lahan Minyak di daerah Pandauke, Sulteng. Ketika Proyek ini ditenderkan, yang menang proyek adalah PT ELnusa Tbk. Namun sayang sekali, karena Elnusa sampai saat ini masih belum memiliki kapal, sehingga PT Elnusa masih menyewa kapal dan tenaga kerja dari Noordic Company yang notabene merupakan perusahaan minyak dari Norwegia.

Karena kapal, dan tenaga kerja semuanya dari Noordic Company, maka sebagai pemenang proyek yaitu PT Elnusa wajib mengirimkan Supervisor untuk mengawasi jalan nya proyek agar sesuai dengan prosedur. Akan tetapi, ternyata semua temen temen di kantor sedang sibuk proyek di Pertamina ONWJ ( Offshore North West Java ), akhirnya saya lah yang menjadi tumbal nya. Ketika itu bos saya hanya menitipkan pesan,”Ini dokumen tendernya, kamu baca sendiri ya. Intinya itu Confidence.!! Tunjukkin kalo kamu seperti sudah bekerja disini selama 2 tahun.” Saya mengganguk padahal keringet dingin keluar bercucuran karena bingung. Tidaakk…
(******)

Sosialisasi di masyarakat
Pada saat sosialisasi di masyarakat, hampir semua tokoh-tokoh penting hadir semua disana mulai dari perwakilan Pertamina, Medco, BP MIgas, Camat, TNI, Kapolres, Dinas kelautan yang rata2 sudah berumur 50 tahunan lebih. Dan saya, tampak seperti anak hilang menyempil di tengah2 mereka.:)
Proses sosialisasi berjalan dengan cukup keras, karena masyarakat nelayan yang desanya dilalui kapal seismic, tidak dapat mencari ikan sehingga menuntut ganti rugi. Mereka berteriak-teriak,” Tidak ada ikan..Tidak ada uang!!” Hal ini terjadi berkali kali, sampai salah seorang tokoh masyarakat berdiri dan berkata,” Kalau kami tidak diganti rugi, Jalan masuk kapal akan kami Blokir!!” yang diteriaki oleh semua warga,”Betul..”

Jelas gag mungkin kalau proyek ini ditunda.Bayangkan saja, Untuk sewa kapal dan peralatan saja dari Noordic company satu harinya sudah 1 Milyar rupiah.Karena itu mau gag mau Pertamina harus memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang rata2 satu desa diberikan ganti rugi 10 juta rupiah. Dan setelah dibayarkan, terpancar senyum tanda puas dari warga masyarakat.

Miniatur Dunia
Kenapa saya menyebutnya miniatur dunia?, karena setelah saya sampai di kapal induk bernama Noordic Energy dengan panjang kapal mencapai 70 meter. Hampir semua orang dari setiap Negara di dunia campur aduk disana mulai dari Rusia, Amerika, British,Jerman Filipina, Malaysia, Indonesia, dll. Senang sekali memiliki banyak teman dari berbagai belahan dunia, kami bisa bercerita banyak seputar Negara masing2. Dan saya baru mengetahui bahwa ternyata banyak sekali kesamaan kata2 antara bahasa Indonesia dengan bahasa Tagalog ( Filiphina) diantaranya “anak”, “Wajah”,dll.

Bagian yang harus saya awasi adalah Navigator, disana ada 2 orang dari Noordic yaitu Alexis seorang berkebangsaan Rusia yang sudah meninggalkan keluarganya Selama 2 bulan untuk berlayar mengelilingi dunia. Dan ada juga Azizi, seorang berkebangsaan Malaysia dengan gaji 120 juta tiap bulan nya dan hidup serba glamour mulai dari Koleksi baju Polo Ralph Lawrence sampai dengan Koleksi mobil2 BMW.Namun mereka semua adalah rekan kerja yang baik dan ketika saya bertanya, mereka tidak segan2 untuk menjelaskanny.

Kawanan Paus
Setelah beberapa hari tinggal di kapal tersebut, saya sedang duduk2 di kamar dan memandang keluar jendela. Tiba2 pintu kamar saya diketuk. Tok..Tok..Tok.. Ternyata kepala proyek bernama Mr. Keith datang ke kamar saya dan berkata,” Have you see a whale(paus) in your life?”.. and I answer,”No, sir.” Kemudian Mr Keith bilang,” Let’s go to the Bridge(Bagian paling atas kapal)”
Ketika berada di bagian paling atas,saya disodorkan olek pak keith sebuah teropong , dan benar. Mata saya terbelalak melihat sekawanan paus yang jumlahnya tiga ekor keluar dari permukaan laut dengan indahnya.”wowww…. It’s Amazing” Baru kali ini aq lihat secara langsung paus di laut lepas. Ternyata di Sulawesi ada Pausnya juga…

Kapal seismic harus dihentikan beberapa saat ketika ada paus yang keluar dari permukaan, karena bayangkan saja, Tekanan air gun untuk proyek seismic ini sebesar 2000 Psi, jika ingin tau kekuatan dari air gun sebesar apa?,, Tekanan ban motor kita saja cuman 20 PSi. Sehingga tekanan air gun setiap kali ditembakkan ke dalam laut sebesar 100 kali lipat dari tekanan ban motor. Jika ada ikan ikan kecil yang melintas dibawah kapal, mungkin ikan tersebut akan pingsan terkena tembakan air gun.

Kapal menabrak karang
Saat itu ,kami sedang makan siang sekiatar pukul 1 siang. Pada saat sedang asik2nya berbincang, tiba2 terjadi goncangan keras. Dhuer…!!! Dan saya berlari ke bagian atas kapal, ternyata kapal ini menabrak sebuah karang besar. Ouch.. Mudah2 han kapai ini gag bocor. Lalu tiba2 saja ada panggilan kepada nama saya,”To Mr Denni, go to the Master Room.”

Pada saat berjalan ke master room, saya keringet dingin, karena yang menentukan jalur kapal dan peta batimetri adalah saya. Dalam hati berkata,” Jangan2 saya salah mencantumkan angka koordinat?”. Kapten kapal marah besar, dia berkata,” How about your coordinat and batimetric data, we are not trust you again!” Lalu dengan kepala dingin saya coba bertanya,”What is our position now?! I want to cek our way” Setelah diberikan Koordinat, ternyata ini murni kesalahan mereka yang terlalu cepat melakukan maneuver kapal sehingga menabrak karang.

Proses penarikan kapal Noordic awalnya menggunakan 1 kapal, namun usaha tersebut sia-sia. Dan sore harinya datang kapal penarik yang lebih besar bernama Tug boat yang biasa menarik batu bara maupun Rig Platform. Baru pukul 19.00 WIT kapal berhasil lolos dari karang, kami semua berteriak senang namun berarti rencana hari ini gagal merecord 1 Line, dan harus kembali merancang Plan untuk esok hari.

Ada pertemuan pasti ada perpisahan
Tidak terasa sudah 2 minggu saya berlayar diatas kapal Noordic Energy, Banyak hal yang bisa saya dapatkan disini mulai dari Ilmu, pengalaman, teman2 baru dari berbagai belahan dunia, dan terutama kemampuan untuk menahan emosi serta kemampuan berlatih bahasa inggris.
Siang itu, setelah semua proyek selesai, Kami bersalaman satu sama lain dan Seorang Rusia mengantarkan kami pulang ke Kendari menggunakan Speed boat. Proyek telah berakhir, Namun Kenangan dan persahabatan tidak akan pernah berakhir. Semoga kami bisa berjumpa kembali di suatu hari nanti. Good Bye my Friend.. dan kami masih selalu ingat motto kami yaitu,” WE WILL DO OUR BEST!!”

Salam Hangat
Denni Pascasakti

Thursday, May 13, 2010

Perjalanan sehari Batimetri di Sungai Mahakam,Kaltim

05.30
Pagi itu hujan mengguyur Balikpapan sangat deras dan saya masih saja terbaring diatas tempat tidur yang empuk disertai dinginnya AC. Kamar tidur ini didiami oleh 4 orang, tetapi saya sedikit heran,”Kenapa sunyi sekali di ruangan ini?”. Dengan mata terkantuk kantuk , saya berusaha untuk melihat keadaan sekitar, dan ternyata benar! Di ruangan itu tinggal saya sendiri. Kontan saya langsung terbangun dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi secepatnya. Kondisi kamar mandi disana masih menggunakan seng dan pintu dari kayu seadanya.
06.00
saya menuju ruang makan dan tersedia menu kami sehari hari yaitu Ikan! .Sudah 4 hari disini tiap pagi, siang ,malem makanan nya selalu ikan, cuma variasinya aja dibedain diantaranya ikan kembung, patin, tongkol, teri, sarden,trus balik lagi ke kembung dan seterusnya..T.T
Beberapa menit setelah makan terdengar suara nyaring,”tenggg….tenggg…..tengg…” itu tandanya bahwa semua penghuni basecamp sudah saatnya untuk mengikuti Toolbox Meeting. Mungkin anda bertanya .”Apa sih Toolbox Meeting?” Toolbox Meeting adalah Pertemuan yang dilakukan setiap pagi hari pukul 06.30 untuk membahas isu isu seputar Safety.



07.00
Di proyek total EP ini, semua Engineer wajib memakai 2 hal yang tidak boleh dilupakan,Kenapa? Karena kalau lupa membawa 2 hal tersebut, maka Engineer tersebut tidak diperkenankan untuk melakukan aktivitas di daerah TOTAL.
Yang pertama yaitu ID Card. Syarat untuk mendapatkan ID Card dari Total cukup ketat diantaranya harus lolos Medical Check Up dan Memiliki Sertifikat Sea Survival.
Yang kedua setiap Engineer wajib mengenakan Alat Pelindung Diri ( APD) . APD yang dipersyaratkan total adalah Helm, Kacamata, Seragam, Sepatu Safety, Jaket pelampung.

07.15
Kami menyiapkan alat alat yang akan dibawa ke lapangan diantaranya Echosounder, Aki 2 buah, Converter, GPS CNAV, Seperangkat laptop, Barcheck, Tide pole, Pembaca Grafik Kedalaman .Setelah semua alat siap, sesaat kemudian tim kami dijemput oleh kendaraan Ranger 4WD yang akan mengantarkan kami ke Jetty(Pelabuhan Kecil tempat bersandar kapal). Tim kami berjumlah 5 orang, dan dipimpin oleh senior Hidrographic Engineer yang juga merupakan senior saya dulu di UGM bernama Bpk. Yoga, Ia berkarakter tegas dan tidak banyak bicara.

07.30
Kendaraan Ranger sudah sampai di Jetty(pelabuhan kecil), Namun kami harus kembali menunggu kapal yang disebut Sea Truck. Sembari menunggu, Tim kami duduk duduk di rumah yang sudah reot dan bercengkrama tentang berbagai macam hal, Terutama seputar rencana perkawinan Bpk Yoga yang tinggal beberapa minggu lagi, dan dalam pikiran saya terlintas kembali pikiran,” Kapan ya saya menikah?, mungkin saya menikah masih 5 tahun kedepan, menabung dulu deh.hehe.
.Tidak lama kemudian Sea Truck yang kami tunggu datang juga,.



08.00
Setelah 5 Menit di dalam kapal, saya mulai merasakan mual yang cukup besar, rasanya ingin sekali muntah. Namun tba tiba saya teringat kembali perkataan Trainer saya pada saat Sea Survival, beliau pernah berkata,” Jika kamu sudah mual2 di dalam kapal, segeralah lihat suatu titik yang tidak bergerak seperti awan, kemudian berbicaralah dengan teman disekitarmu.”
Saya langsung menerapkan hal itu dengan berdiri di ruang belakang, melihat awan dan bercengkrama dengan rekan di sebelah saya. Dan ternyata saran tersebut sangatlah manjur, karena perasaan mual tiba2 saja menghilang dari pikiran saya.

08.30
Seharusnya kami bisa langsung menuju ke daerah survey yaitu di Handil Base, tetapi semua kegiatan di area Total harus sudah memiliki permit/ijin. Dan yang bikin ribet bahwa semua Permit di Total harus dilakukan setiap harinya, padahal Perjalanan ke area Permit membutuhkan waktu 30 menit.

10.00
Kami menuju ke Sumur pasut 3 meter. Apa sih Fungsi Sumur pasut 3 meter Tersebut?? semua pengukuran Kedalaman kan harus direduksi ke Chart Datum (Permukaan Surut Terendah), nah sumur pasut 3 meter ini memberi tanda 3 Meter Ketinggian diatas Chart Datum, Lalu kami tinggal memasang Rambu (Tide Pole) disana, dan membaca bacaan rambu setiap 10 menit sampai survey selesai. Oleh karena itu 1 orang dari Regu kami ditinggal di sumur tersebut untuk membaca ketinggian Chart Datum pada bacaan rambu setiap 10 menit. Dan mencatatnya pada formulir pasut.



Kami juga melakukan koreksi barcheck, Mungkin banyak yang sudah mengetahui langkah2nya yaitu kapal berhenti di titik tertentu dan melakukan sounding menggunakan Echosounder, terbaca kedalaman adalah 1,60 meter. Di titik yang sama diukur kedalaman menggunakan Barcheck dan terbaca 1,65 meter. Maka koreksinya sebesar +0,05 meter. Yang dianggap benar adalah kedalaman barcheck.

11.00
Sederhana sekali melakukan survey batimetri di lapangan terutama bagi geodetic engineer, karena kita tinggal membuka laptop yang terhubung dengan GPS, dan memandu Navigasi kapal agar berjalan sesuai dengan jalur kapal yang sudah direncanakan. Pekerjaan di atas kapal hanya memencet 4 tombol saja yaitu F6 ( Start dan Stop record), F11 ( Pindah ke line Berikutnya), F12(Pindah ke line sebelumnya), F10(Memutar tampilan). Mungkin pekerjaan paling sulit berada pada posisi nahkoda kapal, karena ia harus mempertimbangkan arah arus sungai dan arah angin yang mebuat kapal melenceng jauh dari jalur awal, sehingga beberapa kali kami harus mengulang kembali jalur tersebut.



14.00
Daerah survey yang berjumlah total 50 line dan 10 cross line telah selesai dilakukan survey, tampak wajah puas terpancar dari masing masing personil. Setelah itu kami menuju kembali ke sumur 3 pasut meter untuk menjemput rekan kami yang ditinggal disana .Ia telah selesai mencatat Bacaan rambu di sumur pasut 3 meter setiap interval waktu 10 menit.
Sebenarnya dalam survey batimetri sederhana dan relative singkat pekerjaan nya, yang terkadang sulit justru kesulitan mengurus permit dan transportasi yang harus digunakan.
Sepanjang perjalanan, saya terus menatap ke daerah sekitar dan menikmati sejenak keindahan alam, karena hal ini termasuk pengalaman pertama kali saya melakukan Survei Batimetri secara langsung, saya masih ingat beberapa tahun yang lalu, saya hanya mendengarkan cerita saja pada saat mengambil mata kuliah survei hidrografi di kampus, dan sekarang saya sudah mengalaminya secara langsung. Ternyata Menyenangkan.

16.00
Kami telah sampai di Jetty(pelabuhan kecil) kemudian menurunkan semua peralatan Batimetri, namun bukan kendaraan ranger yang menjemput kami, tetapi sebuah gerobak dari kayu. Jadi mau tidak mau kami menggunakan gerobak tersebut untuk membawa peralatan kami dan berjalan sampai di basecamp kurang lebih 20 menit.
Di Basecamp, data hasil pengukuran batimetri di sungai mahakam langsung dilakukan generate data menggunakan software HIDRO Nav untuk mendapatkan koordinat Easting, Northing, Kedalaman. Kemudian Data koordinat tersebut diplot menggunakan software Autocad, Maka Jadilah Peta Batimetri



cerita saya diatas hanya sebagian kecil pekerjaan di bidang Offshore Oil and gas, karena masih sangat luas dan banyak yang harus kita pelajari seperti Asbuild, Stakeout Jalur Pipa, Sounding menggunakan peralatan Side Scan Sonar, Magnetometer, Multi Beam, dll.
Sekian Dari saya, semoga cerita ini bisa menjadi \gambaran kecil tentang survey Batimetri di lapangan. Kerena ada suatu pepatah,” Belajar itu diumpamakan seperti berenang di sungai yang arusnya deras, ketika kita berhenti berenang, maka arus air akan menjauhkan kita dari tujuan yang ingin dicapai.Sedangkan ketika kita tetap berenang, kita akan menyadari bahwa kita semakin dekat dengan tujuan”

Salam Hangat
Denni Pascasakti