Saturday, December 10, 2016

Biaya Imunisasi Bayi umur 0 – 6 Bulan


Hari ini kami merasa cukup lega karena imunisasi anak kami secara berturut turut dari sejak lahir sampai umur 6 bulan sudah lengkap dan selesai semua. Imunisasi untuk anak kami dilakukan di salah satu rumah sakit swasta yang ada di kota Yogyakarta, dan daftar imunisasi yang kami ikuti secara lengkap mengacu pada daftar tabel yang ada pada Ikatan Dokter Indonesia tahun 2014.

Saat ini, kami sudah selesai merekap semua biaya imunisasi berdasarkan pengalaman pribadi keluarga kami, dan semoga informasi ini dapat menjadi acuan bagi keluarga keluarga muda yang ingin mengetahui rincian biaya imunisasi secara lengkap dari sejak lahir sampai dengan umur 6 bulan. Sebagai catatan, biaya imunisasi yang kami sertakan belum termasuk biaya vitamin dan obat penurun panas sesuai resep dokter, sehingga rincian biaya-nya hanya mencakup biaya imunisasi, biaya dokter Spesialis, biaya rumah sakit dan biaya suntik.

Berikut ini rincian Biaya imunisasi Bayi umur 0 6 bulan =
1.       Tanggal 5 Juli 2016 :
a.       Hepatitis B                                  = Rp 83.875
b.       Biaya suntik                                = Rp 25.000
Total Biaya                                 = Rp 108.875

2.       Tanggal 12 Juli 2016 :
a.       BCG                                             = Rp 26.000
Total Biaya                                  = Rp 26.000

3.       Tanggal 10 Agustus 2016 :
a.       Hepatitis B                                  = Rp 83.875
b.       Biaya suntik                                = Rp 25.000
Total Biaya                                 = Rp 108.875

Thursday, December 01, 2016

Selangkah demi selangkah


Nikmati setiap proses-nya dan raih tujuan-nya.

Tanpa terasa tiga bulan telah berlalu, proses demi proses telah saya lewati dengan penuh kesabaran, kerja keras, dan pengawasan yang ketat. Saya menyadari bahwa investasi di bidang property memang membutuhkan kesabaran tingkat tinggi, Karena properti tidak bisa selesai hanya dalam waktu singkat, sehingga kita tidak boleh terburu buru apalagi tergesa gesa.

Saya sendiri sudah memulai berinvestasi di bidang properti sejak tahun 2012. Mungkin ada yang mengatakan,Mengapa harus berinvestasi di bidang property? jawabannya mudah sekali, Karena investasi di bidang properti tergolong investasi yang aman dengan catatan legalitasnya terjamin. Selain itu, harga property terus meningkat, property juga tidak bisa hilang dan bisa disewakan ataupun dikontrakkan. Memang ada beberapa instrumen investasi lainnya seperti saham, reksadana, dll. Namun sejauh ini saya masih belum berani mencobanya,Karena investasi tersebut menurut saya pribadi masih tergolong high risk dan kontrol bukan berada ditangan kita.

Saya memiliki pengalaman membangun rumah, kontrakan, ruko, bahkan pondokan. Pada tahun ini saya diberi kesempatan memiliki pengalaman untuk membangun pondokan, dan menurut saya bahwa fokus untuk mendirikan pondokan memang dibutuhkan tenaga yang extra besar dalam hal Kepengurusan sosialisasi dengan warga masyarakat, Kepengurusan ijin dengan dinas perijinan, dan Pengawasan terhadap kontraktor.