Thursday, January 12, 2017

Libur Akhir Tahun Bersama Keluarga


Libur akhir tahun 2016 ini sangat berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Hal Pertama, karena tahun ini saya berwirausaha di Jogja sehingga saya bisa lebih dekat dengan keluarga dan memiliki lebih banyak waktu. Saya merasa nyaman dengan situasi saat ini sehingga saya tidak perlu lagi cemas karena sebelumnya saya harus menghitung hari di waktu liburan yang terbatas.

Pada saat saya masih bekerja si bidang oil and gas, waktu libur saya hanya 5 minggu di rumah dan masih harus dipotong waktu untuk pembuatan visa serta persiapan dokumen lainnya, sehingga otomatis waktu efektif hanya sekitar 30 hari saja untuk bisa bersama keluarga. Sejak tahun 2013, 2014, dan 2015, saya beruntung dapat diberikan kesempatan untuk merayakan natal dan tahun baru di rumah, namun waktu yang ada tetap terasa singkat, sedangkan di tahun 2016 ini, saya lebih bisa menikmati waktu bersama keluarga tanpa mencemaskan waktu untuk segera berangkat kembali bekerja di laut.

Hal kedua tahun ini terasa berbeda, karena saya bisa mempunyai pengalaman untuk menyetir mobil dari Jogja ke Jakarta, begitu pula sebaliknya dari Jakarta menuju Jogja. Saya sudah membeli mobil sejak tahun 2015, namun mobil jarang sekali terpakai apalagi untuk perjalanan jarak jauh. Bisa dibayangkan sebelumnya ketika 5 minggu saya bekerja di laut, mobil tidak terpakai sama sekali dan apabila sebelumnya saya menempuh perjalanan jauh menggunakan mobil, maka akan sangat menyita waktu, sehingga dulu saya belum berani membawa mobil untuk perjalanan jauh. Tahun 2016 ini saya dibantu oleh kakak dalam menyusuri jalan darat menuju kota Jakarta, ternyata untuk medan perjalanannya tidak sesulit seperti yang saya bayangkan.

Perjalanan di Alas Roban sudah dibuat jalan baru yang hanya berupa jalan lurus tanpa kondisi teraain yang curam, kemudian setelah perjalanan sampai Brebes, kondisi jalan bahkan lebih mudah lagi karena kita tinggal masuk ke pintu tol dan perjalanan menjadi nyaman bebas hambatan sampai di kota Tangerang. Waktu total perjalanan Jogja - Jakarta kami tempuh kurang lebih sekitar 12 Jam dengan catatan makan 2 kali dan beberapa kali beristirahat di SPBU.

Saturday, December 10, 2016

Biaya Imunisasi Bayi umur 0 – 6 Bulan


Hari ini kami merasa cukup lega karena imunisasi anak kami secara berturut turut dari sejak lahir sampai umur 6 bulan sudah lengkap dan selesai semua. Imunisasi untuk anak kami dilakukan di salah satu rumah sakit swasta yang ada di kota Yogyakarta, dan daftar imunisasi yang kami ikuti secara lengkap mengacu pada daftar tabel yang ada pada Ikatan Dokter Indonesia tahun 2014.

Saat ini, kami sudah selesai merekap semua biaya imunisasi berdasarkan pengalaman pribadi keluarga kami, dan semoga informasi ini dapat menjadi acuan bagi keluarga keluarga muda yang ingin mengetahui rincian biaya imunisasi secara lengkap dari sejak lahir sampai dengan umur 6 bulan. Sebagai catatan, biaya imunisasi yang kami sertakan belum termasuk biaya vitamin dan obat penurun panas sesuai resep dokter, sehingga rincian biaya-nya hanya mencakup biaya imunisasi, biaya dokter Spesialis, biaya rumah sakit dan biaya suntik.

Berikut ini rincian Biaya imunisasi Bayi umur 0 6 bulan =
1.       Tanggal 5 Juli 2016 :
a.       Hepatitis B                                  = Rp 83.875
b.       Biaya suntik                                = Rp 25.000
Total Biaya                                 = Rp 108.875

2.       Tanggal 12 Juli 2016 :
a.       BCG                                             = Rp 26.000
Total Biaya                                  = Rp 26.000

3.       Tanggal 10 Agustus 2016 :
a.       Hepatitis B                                  = Rp 83.875
b.       Biaya suntik                                = Rp 25.000
Total Biaya                                 = Rp 108.875

Thursday, December 01, 2016

Selangkah demi selangkah


Nikmati setiap proses-nya dan raih tujuan-nya.

Tanpa terasa tiga bulan telah berlalu, proses demi proses telah saya lewati dengan penuh kesabaran, kerja keras, dan pengawasan yang ketat. Saya menyadari bahwa investasi di bidang property memang membutuhkan kesabaran tingkat tinggi, Karena properti tidak bisa selesai hanya dalam waktu singkat, sehingga kita tidak boleh terburu buru apalagi tergesa gesa.

Saya sendiri sudah memulai berinvestasi di bidang properti sejak tahun 2012. Mungkin ada yang mengatakan,Mengapa harus berinvestasi di bidang property? jawabannya mudah sekali, Karena investasi di bidang properti tergolong investasi yang aman dengan catatan legalitasnya terjamin. Selain itu, harga property terus meningkat, property juga tidak bisa hilang dan bisa disewakan ataupun dikontrakkan. Memang ada beberapa instrumen investasi lainnya seperti saham, reksadana, dll. Namun sejauh ini saya masih belum berani mencobanya,Karena investasi tersebut menurut saya pribadi masih tergolong high risk dan kontrol bukan berada ditangan kita.

Saya memiliki pengalaman membangun rumah, kontrakan, ruko, bahkan pondokan. Pada tahun ini saya diberi kesempatan memiliki pengalaman untuk membangun pondokan, dan menurut saya bahwa fokus untuk mendirikan pondokan memang dibutuhkan tenaga yang extra besar dalam hal Kepengurusan sosialisasi dengan warga masyarakat, Kepengurusan ijin dengan dinas perijinan, dan Pengawasan terhadap kontraktor.

Sunday, November 27, 2016

Pengalaman Menjadi Juri di acara LOGIN 2016


Pada tahun 2016 ini saya diberikan kepercayaan untuk menjadi Juri di acara LOGIN (Innovative Geospatial National) yang diselengarakan oleh teman teman KMTG (Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi).

Sebenarnya saya sudah sering diundang oleh teman teman KMTG dari sejak tahun 2010 sampai dengan tahun 2016, saya tidak bisa hadir menjadi pembicara hanya di tahun 2015 dikarenakan jadwal di tempat saya bekerja tiba tiba berubah, sehingga janji saya untuk menjadi pembicara dengan sangat menyesal harus dibatalkan.

Namun pengalaman di tahun 2016 ini sangatlah spesial, Hal pertama dikarenakan di tahun ini saya mendapat kesempatan sebanyak empat kali untuk berperan di acara kemahasiswaan dan kampus diantaranya acara JEJAK 2016, GEOID 2016, mengisi mata kuliah bpk Andi Arsana, dan acara LOGIN 2016. Biasanya paling banyak hanya satu kali dalam setahun saya bisa hadir di acara KMTG. Hal kedua, dikarenakan saya diberikan kesempatan pertama kali-nya menjadi juri di acara LOGIN 2016. Sebelumnya, saya menjadi juri hanya di acara pertandingan bola basket, namun sekarang sudah berubah menjadi acara formal untuk menentukan pemenang lomba karya ilmiah SIG dari 11 finalis.

Pelaksanaan acara LOGIN 2016
Keseluruhan Juri terdiri dari lima orang, tiga orang juri  ditempatkan untuk finalis mahasiswa, dan ada dua orang juri ditempatkan untuk finalis pelajar SMA. Saya termasuk juri di ajang mahasiswa dan saya cukup terkejut setelah mengetahui juri lainnya sudah bergelar professor dan magister. Namun tidak apa apa, yang penting prinsip saya dalam menghadiri acara apapun harus totalitas dan memberi yang terbaik. J

Pada saat acara berjalan, saya sangat mengapresiasi program aplikasi dan SIG yang telah dibuat oleh ke 11 finalis mahasiswa, menurut saya mahasiswa sekarang memang cerdas cerdas. Ada beberapa karya ilmiah yang saya ingat yaitu system pelaporan kebakaran yang terintegrasi dengan software di android, sehingga jika ada kebakaran, maka pelapor cukup melaporkan melalui HP Android, dan pelapor bisa  menyertakan gambar di lokasi kejadian. Hal terpenting lainnya bahwa laporan diteruskan langsung kepada petugas pemadan kebakaran. Luar biasa kreatif ide nya.

Peserta lainnya memberikan karya untuk lokasi lokasi pariwisata di Yogyakarta yang mudah diakses hanya dalam genggaman HP Android dan menyajikan gambar lokasi, informasi jam buka dan deskripsi secara lengkap.

Thursday, November 17, 2016

Mudahnya Mengurus Perijinan SKTBL


Setelah acara sosialisasi pembangunan kos selesai dilaksanakan, kemudian saya mencari tanda tangan dan stempel perangkat desa yang tertera di berita acara sosialisasi beserta memberikan salinannya. Pada akhirnya, saya sempat demam selama 3 hari hanya beristirahat di rumah. Namun itulah pengusaha, mental nya harus sekeras baja dan pantang menyerah !

Ketika berita acara sudah selesai ditandatangani dan diberikan salinannya kepada semua perangkat desa, maka langkah berikutnya adalah mengurus perijinan kos. Pada awalnya saya sempat merasa khawatir akan adanya berita miring di internet mengenai sulitnya mengurus perijinan. Namun saya tetap bersikeras mau mencoba sendiri supaya memahami bagaimana proses dan mekanisme perijinan yang pada kenyataannya adalah sangat mudah ketika diurus sendiri.

Kedatangan Pertama di Perijinan
Saya berangkat menuju dinas perijinan sleman atau BPMPPT ( Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu ) yang beralamat di Jalan KRT. Pringgodiningrat, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511. Gedung nya bagus dan rapi, berada di sebelah barat sebelum lampu merah Beran. Setelah memasuki pintu masuk gedung, saya mengambil nomor untuk menuju ke loket perijinan. Tempatnya nyaman, bersih dan sejuk karena ruangan ber AC.

Ketika saya sudah berada di loket informasi, saya dijelaskan bahwa untuk pembangunan kos dengan jumlah kurang dari 10 kamar, harus  mengurus SKTBL dan IMB. Sedangkan untuk kamar kos lebih dari 10 kamar, maka harus mengurus terlebih dahulu IPT, SKTBL, dan IMB. Kasus saya berada pada pilihan pertama sehingga yang harus diuris terlebih dahulu adalah SKTBL
.
Berikut ini syarat syarat dari SKTBL :
1.      Blanko permohonan
2.      FC KTP
3.      FC sertifikat
4.      Surat Pernyataan
5.      Bukti hubungan hukum pemilik tanah dan bangunan
6.      Foto lokasi ( Depan, samping kiri, samping kanan, belakang )
7.      Gambar site plan
8.      Denah lokasi
9.      Surat kuasa jika tidak diurus sendiri (materai Rp.6000)
10.  FC penerima kuasa yang masih berlaku
11.  FC terbaca dan disusun sesuai checklist dan dimasukkan di dalam stopmap folio
Masing-masing rangkap 3