Sunday, November 27, 2016

Pengalaman Menjadi Juri di acara LOGIN 2016


Pada tahun 2016 ini saya diberikan kepercayaan untuk menjadi Juri di acara LOGIN (Innovative Geospatial National) yang diselengarakan oleh teman teman KMTG (Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi).

Sebenarnya saya sudah sering diundang oleh teman teman KMTG dari sejak tahun 2010 sampai dengan tahun 2016, saya tidak bisa hadir menjadi pembicara hanya di tahun 2015 dikarenakan jadwal di tempat saya bekerja tiba tiba berubah, sehingga janji saya untuk menjadi pembicara dengan sangat menyesal harus dibatalkan.

Namun pengalaman di tahun 2016 ini sangatlah spesial, Hal pertama dikarenakan di tahun ini saya mendapat kesempatan sebanyak empat kali untuk berperan di acara kemahasiswaan dan kampus diantaranya acara JEJAK 2016, GEOID 2016, mengisi mata kuliah bpk Andi Arsana, dan acara LOGIN 2016. Biasanya paling banyak hanya satu kali dalam setahun saya bisa hadir di acara KMTG. Hal kedua, dikarenakan saya diberikan kesempatan pertama kali-nya menjadi juri di acara LOGIN 2016. Sebelumnya, saya menjadi juri hanya di acara pertandingan bola basket, namun sekarang sudah berubah menjadi acara formal untuk menentukan pemenang lomba karya ilmiah SIG dari 11 finalis.

Pelaksanaan acara LOGIN 2016
Keseluruhan Juri terdiri dari lima orang, tiga orang juri  ditempatkan untuk finalis mahasiswa, dan ada dua orang juri ditempatkan untuk finalis pelajar SMA. Saya termasuk juri di ajang mahasiswa dan saya cukup terkejut setelah mengetahui juri lainnya sudah bergelar professor dan magister. Namun tidak apa apa, yang penting prinsip saya dalam menghadiri acara apapun harus totalitas dan memberi yang terbaik. J

Pada saat acara berjalan, saya sangat mengapresiasi program aplikasi dan SIG yang telah dibuat oleh ke 11 finalis mahasiswa, menurut saya mahasiswa sekarang memang cerdas cerdas. Ada beberapa karya ilmiah yang saya ingat yaitu system pelaporan kebakaran yang terintegrasi dengan software di android, sehingga jika ada kebakaran, maka pelapor cukup melaporkan melalui HP Android, dan pelapor bisa  menyertakan gambar di lokasi kejadian. Hal terpenting lainnya bahwa laporan diteruskan langsung kepada petugas pemadan kebakaran. Luar biasa kreatif ide nya.

Peserta lainnya memberikan karya untuk lokasi lokasi pariwisata di Yogyakarta yang mudah diakses hanya dalam genggaman HP Android dan menyajikan gambar lokasi, informasi jam buka dan deskripsi secara lengkap.

Thursday, November 17, 2016

Mudahnya Mengurus Perijinan SKTBL


Setelah acara sosialisasi pembangunan kos selesai dilaksanakan, kemudian saya mencari tanda tangan dan stempel perangkat desa yang tertera di berita acara sosialisasi beserta memberikan salinannya. Pada akhirnya, saya sempat demam selama 3 hari hanya beristirahat di rumah. Namun itulah pengusaha, mental nya harus sekeras baja dan pantang menyerah !

Ketika berita acara sudah selesai ditandatangani dan diberikan salinannya kepada semua perangkat desa, maka langkah berikutnya adalah mengurus perijinan kos. Pada awalnya saya sempat merasa khawatir akan adanya berita miring di internet mengenai sulitnya mengurus perijinan. Namun saya tetap bersikeras mau mencoba sendiri supaya memahami bagaimana proses dan mekanisme perijinan yang pada kenyataannya adalah sangat mudah ketika diurus sendiri.

Kedatangan Pertama di Perijinan
Saya berangkat menuju dinas perijinan sleman atau BPMPPT ( Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu ) yang beralamat di Jalan KRT. Pringgodiningrat, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511. Gedung nya bagus dan rapi, berada di sebelah barat sebelum lampu merah Beran. Setelah memasuki pintu masuk gedung, saya mengambil nomor untuk menuju ke loket perijinan. Tempatnya nyaman, bersih dan sejuk karena ruangan ber AC.

Ketika saya sudah berada di loket informasi, saya dijelaskan bahwa untuk pembangunan kos dengan jumlah kurang dari 10 kamar, harus  mengurus SKTBL dan IMB. Sedangkan untuk kamar kos lebih dari 10 kamar, maka harus mengurus terlebih dahulu IPT, SKTBL, dan IMB. Kasus saya berada pada pilihan pertama sehingga yang harus diuris terlebih dahulu adalah SKTBL
.
Berikut ini syarat syarat dari SKTBL :
1.      Blanko permohonan
2.      FC KTP
3.      FC sertifikat
4.      Surat Pernyataan
5.      Bukti hubungan hukum pemilik tanah dan bangunan
6.      Foto lokasi ( Depan, samping kiri, samping kanan, belakang )
7.      Gambar site plan
8.      Denah lokasi
9.      Surat kuasa jika tidak diurus sendiri (materai Rp.6000)
10.  FC penerima kuasa yang masih berlaku
11.  FC terbaca dan disusun sesuai checklist dan dimasukkan di dalam stopmap folio
Masing-masing rangkap 3