Sunday, November 14, 2010



Saya teringat beberapa minggu yang lalu tepatnya pada hari H Idul Fitri. Bagi kami orang-orang lapangan, mungkin hari ini adalah hari terindah, karena Kami mendapat jatah libur 1 hari dan bebas dari kegiatan lapangan. Posisi kami saat itu ada di DOndang , Kalimantan Timur, karena saya dan teman saya Toni beragama Kristen, jadinya kami memanfaatkan liburan tersebut untuk jalan jalan ke Balikpapan.

Perjalanan dari dondang menuju Balikpapan kami tempuh menggunakan “taxi”, tapi jangan berfikir bahwa taxi adalah kendaraan sedan dengan sopir yang ramah dan AC yang sejuk, karena orang-orang di Kalimantan biasa menyebut “angkot” dengan sebutan “taxi”.. So, suasana yg sebenarnya kami berdesak desakan, ada yang membawa ayam, sayur sayuran, dilengkapi AC alami dengan bau yang beraneka ragam.:)..

2 jam kemudian, sampailah kita di Balikpapan, rencana awal menuju Balikpapan Plasa, Sesampainya disana, ternyata malnya tutup..kemudian karena kami masih penasaran dengan mal yang ada di Balikpapan, kami naik “taxi” lagi menuju BSM ( Balikpapan Super Mall). Lagi lagi mal ini baru buka setelah jam 1 siang..saya bertanya dengan Toni,”Ton, kita kemana nih? Udah liburan Cuma satu hari, Mal2 pada tutup lagi, masa jalan jalan kita sia-sia?”. Lalu Toni menjawab,” Ke rumah saudara ku aja Den, ada di Balikpapan Baru, lumayan lah daripada kita luntang lantung gag jelas disini.” Kayaknya memang rencana mampir ke rumah saudara Toni merupakan ide yang bagus, soalnya kita bisa sekalian numpang makan siang gratis juga.:)

(*****)

Saya dan Toni baru aja sampai di Balikpapan baru, sekeliling terlihat perumahan perumahan Mewah, dimana salah satunya merupakan rumah saudaranya Toni. Sebelumnya Toni sudah pernah bercerita kepada saya bahwa sang suami bekerja di perusahaan asing oil n Gas, Jarang Pulang ke rumah, jadi Istrinya lebih sering ada di rumah hanya bersama anak anaknya saja. “Mmmmm” saya hanya bergumam,, kayaknya suatu hari nanti, gw juga bakalan kayak gt..

Setelah kami memasuki ke dalam rumahnya, sang ibu menyambut kami dengan ramah dan ada 5 anjing kecil kecil menghampiri kami ,kemudian sang ibu juga memperkenalkan dengan kedua anaknya, yang pertama bernama Sandra, ia berumur 16 tahun, lalu yang kedua bernama Andre, ia masih berumur 8 tahun. Andre ini yang menarik perhatian saya sejak awal, ia sudah duduk di kelas 3 SD, tetapi badan nya kurus sekali, bahkan pertumbuhannya menurut saya kurang sebanding dengan teman teman seusia nya. Saya hanya bertanya Tanya dalam hati,”kok bisa ya seorang anak yang berada di dalam keluarga kaya, Nampak kurus sekali.”

Setelah kami berbincang bincang cukup lama antara saya, sang ibu, dan teman saya Toni. Kemudian Sang ibu memanggil Andre,” Andre, kesini !! Coba kamu ucapkan doa Bapa kami dalam Bahasa Inggris, dan ayat- ayat yg kmrn kamu hafalkan.” Tanpa ragu, Andre mulai mengucapkan Hampir semua Doa dalam Bahasa Inggris dan Ayat - ayat yang mungkin jika ditulis ada 50an kata dan dia hafal tanpa kurang satu katapun.

Tidak hanya itu, Andre juga disuruh ibunya menunjukan beberapa keahlian lain seperti bermain piano, bermain Suling, bermain gitar. Lagi-lagi andre bisa menggunakan nya, tapi saya mengamati ada yang aneh, tepatnya di kantung mata nya Andre. Dia masih Berumur 8 tahun, namun di daerah sekitar matanya sudah cukup hitam dan berkantung, Sepertinya dia terlalu lelah melafalkan Banyak sekali kata kata dan alat music yang harus dimainkan setiap harinya.

Sang ibu pun berkata,” Andre ini ranjin lho,, Dia Selain sekolah juga ikut Les inggris, Les Gitar, Les Kumon Matematika, Ditambah lagi kalo malam, ada guru privat yang datang kesini buat mendiskusikan PR yang diberikan gurunya di sekolah.”. Setelah itu saya penasaran melihat isi tas Andre, dan saya melihat buanyak sekali buku buku yang ia bawa ketika akan berangkat ke sekolah, dan yang pasti tasnya terlalu berat untuk diangkat anak seumuran 8 tahun seperti Andre. Saya hanya berkata dalam hati ,” WHATTT….. mungkin ibu itu tidak menyadari bahwa sang anak merasa lelah sekali namun takut untuk menolak keinginan ibunya.”

Menurut saya ada hak yang hilang dalam diri Andre, yaitu hak BERMAIN.. Ketika saya masih kelas 3 SD, saya masih ingat tidak ada yang namanya les. Sepulang sekolah, saya bermain layang layang, bahkan ketika ada layangan putus, kami berlarian berebutan layangan padahal kalau dipikir harganya kan cuman 200 perak, kenapa rebutan..he. Namun itulah nikmatnya bermain di masa kanak-kanak. Ketika saya liburan sekolah pun, ayah saya yang seorang ahli Pemetaan, mengajak saya ke sungai-sungai, bahkan pegunungan untuk menemani ayah saya bekerja. Saya sangat menkmati masa kecil saya, yang akhirnya saya juga memutuskan untuk mengambil geodesi dan mencintai pekerjaan lapangan sampai sekarang.

Cukup banyak saya menemui andre-andre lain di beberapa keluarga saat ini, Sang Ibu atau sang ayah terkadang memaksakan Berbagai macam les Privat, Les inggris, Les music, les matematika,dll kemudian bangga karena anaknya bisa berbagai macam hal dan punya banyak kegiatan. MUngkin hal ini yang harus dicermati, bahwa seorang anak masih membutuhkan hal dasar yaitu BERMAIN, karena ketika sang anak sudah beranjak dewasa, ia sudah tidak bisa merasakan masa masa Bermain seperti di masa kecilnya dulu,

Seorang anak diumpamakan seperti sebuah gelas, Gelas tersebut harus diisi perlahan lahan agar airnya tidak tumpah, namun ketika gelas tersebut diisi dengan tergesa gesa dan terlalu banyak, maka akan semakin banyak juga air yang terbuang secara percuma dan sia-sia.

Regards
Denni Pascasakti.

Monday, November 01, 2010

2 Days Snorkling in Tidung Island, Only 299rb, Mau ?







Anda jenuh dengan kegiatan sehari hari ? Butuh berlibur dengan pengeluaran minimum ? Anda punya hobi fotografi ? atau anda ingin mencoba tantangan snorkeling ?Di Indonesia, banyak sekali referensi yang bisa anda coba, diantaranya :
1. Raja Ampat : Papua (http://www.diverajaampat.org/ )
2. Taman laut Bunaken : Sulawesi (http://www.bunaken.org/ )
3. Karimun Jawa : Semarang (http://www.karimunjawa-islands.info/ )
4. Tidung Island : Kepulauan Seribu (http://www.tidungisland.com/ )

Namun kalau anda tinggal di wilayah Jakarta dan menginginkan pengeluaran minimum, mungkin menurut saya jawaban yang paling tepat adalah “Tidung Island”.. Kenapa ? Karena beberapa hari yang lalu , saya sempat kesana bersama rekan2 kantor, dan biaya yang ditawarkan memang sangat murah meriah yaitu 299 ribu ( 10 Orang ), kemarin sih karena kita ber 7 jadinya bayarnya 320rb/ orang. Lalu jika anda bertanya dimana tuh?? Jawabannya ,, lokasi berada sekitar 50 km sebelah utara Muara angke , Jakarta Utara, jadi kalo ditempuh pake kapal sekitar 3 jam.

Bayangkan fasilitas yang didapatkan seharga 299rb sudah termasuk :
- Tiket PP Kapal Feri
- Penginapan 1 malam
- Makan 3 kali
- Sewa peralatan Snorkling
- Sewa kapal nelayan
- BBQ
- Sewa sepeda 2 hari
- Masuk pantai di pulau Tidung
- Tour Guide.

Murah meriah kan !!… Pokoknya anda harus coba ngerasain deh kesana,, gw jamin gag bakalan nyesel. Nah daripada penasaran2, ini sekilas cerita gw 2 hari petualangan di pulau Tidung Kepulauan Seribu.

Hari 1

( 07.00 ) Pagi itu gw, Ate, Diana, Sari, Joni, Denni, Lina udah sampe di pom bensin muara angke, gw kira yang ikutan cuman sedikit, ternyata oh ternyata, di pom bensin buanyaakk banget orangnya dari EO yang berbeda beda..Kita disana nunggu sekitar stengah jam-an, setelah itu kami masuk ke pelabuhan muara angke.Di depan kami, berjejerl kapal kapal feri yang cukup panjang, Namun jangan membayangkan kapal ferinya mewah dan bagus, karena kenyataan nya kita semua duduk lesehan beralaskan tiker, dan desek desekan kayak ikan teri..… Tapi bagusnya disini gag ada kelas2 seperti di kreta ekonomi, bisnis, eksekutif… Jadi seperti apa dong?? ya semuanya dari yang bos sampe kroco duduk membaur jadi 1..wkwkwk.. so..gag ada kecemburuan social…



(11.00) Setelah duduk 3 jam diatas tiker sampe bokong gw sakit, akhirnya sampai juga kita di tidung, perairan nya berwarna hijau dan pasir putih, lalu ada jembatan kira2 sepanjang 200 meter yang menghubungkan pulau tidung besar dan kecil. Gw jadi berkata dalam hati,”Baru tau gw ada pulau seindah ini di deket Jakarta… Gw kirain semua pulau udah tercemar limbah, ternyata masih ada pulau yang bersih kayak tidung .”

Kami turun dari kapal feri dan bertemu dengan tour Guide bernama Arya yang berperawakan kurus, kulit hitam berwajah orang jawa namun cukup ramah, Arya mengantarkan kami ke penginapan berisi 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, dan 1 ruang keluarga. Bwt gw tuh penginapan cukup bagus lah untuk tinggal 1 malam. Setelah semua barang ditaruh dikamar masing2, kita sepedaan deh. Di pulau seluas 3 km x 2 km ini salah satu kelebihan nya adalah semuanya sudah tersedia akses jalan yang mulus sehingga bisa dijadikan jalur track bersepeda…Mantap..!!



(14.00) Kami berangkat menggunakan kapal nelayan dengan membawa peralatan snorkeling lengkap mencakup kacamata, jaket pelampung, dan sepatu katak. Semuanya termasuk dalam biaya 299rb itu, so, kita gag usah keluar biaya lagi.Murah kan.. Kami diantarkan menuju pulau tidung kecil, kemudian ..Byurrr….. Kami semua menyelam dan menikmati keindahan alam pulau tidung.. dibalik kacamata renang, gw melihat puluhan ikan-ikan kecil berenang mengelilingi kami dan hamparan karang yang beraneka ragam serta berwarna warni…. Luar biasa..



( 20.00 ) KAmi berangkat menuju pinggir pantai, memasang kayu2 bakar, lalu Tour Guide kami Pak Arya datang membawa 10 ekor ikan bawal dengan ukuran cukup besar, lagi2 masih Gratis..tis..tis… bumbunya juga lengkap dari sambal, kecap, mentega.. ditambah bonus melihat kembang api,, pas banget lah suasananya buat nongrong kumpul bareng temen2, disana ada yang gitaran, main kartu, tebak tebakan, ketawa ketiwi, sampe ngegosip . Suasana sekitar pantai juga cukup indah, jadi kalau anda banyak pikiran, anda bisa merilekskan pikiran sejenak disini..



Hari 2

( 06.00 ) Kami bangun pagi hari untuk melihat Sunrise, yah, walaupun ternyata gagal karena mataharinya tertutup awan..gubrak.. so, sayapun berinisiatif mengeluarkan kamera kesayangan yang baru aja gw beli 2 hari sebelumnya tapi sayang nya, gw gag bisa ngoperasiin,hehe… Ditambah lagi kamera Nikon D90 ini cukup kompleks karena tombol2nya banyak dan buku manualnya tuebellll aja… Jadi daripada gag moto,, mendingan jeprat jepret aja langsung mencet tmbol exposurenya . Mungkin kata temen gw,”Trus ngapain lu beli kamera DSLR?”. jawaban gw simpel,”semua kan butuh proses.”wkwk.

Saya merasa tertantang dengan meloncat diatas jembatan dengan ketinggian sekitar 8 meter, adrenalin gw tetep terpacu untuk mencobanya, setelah ngajak temen si Ate, dia mengiyakan. Trus kita segera naik ke atas jembatan 8 meter tsb. Sesampainya di atas, kepala gw cukup muter muter..”Tinggi Juga yah..”…” Oke,, satu…. Dua… Tiga” Gw pun melompat ke bawah .. badan serasa melayang beberapa detik di udara, dan ByuRRR…… …. Seru juga !!!,, HAbis itu, gw nyoba lagi hal yang sama sampe 4 kali… Cool…



( 10.00 ) Setelah puas loncat-loncatan gag jelas, trus kami mencoba tantangan banana boat, memang yang satu ini mesti mbayar 1 orang 35rb,, tapi gpp lah,, kan sekali sekali,, 1 banana boat berisi 3 orang, jadi ada 2 banana boat sekali jalan.. Kami ditarik oleh speed boat mesin 40 P.K., eh pas udah di tengah tengah laut ternyata speed botany sengaja berbelok tajam, dan terpental lah kita ke sebelah kiri… Byurrr…….. Blep…Blep…Blep…karena kita pake pelampung, jadinya aman…Pokoknya total sampe 3 kali kami nyebur, naik lagi, nyebur naik lagi… Seru abis…



( 12.00 ) Kita udah kembali menuju kapal feri.,,, Desek desekan kayak pepes lagi,, trus jam 4 sore sampe di Muara angke.. Mungkin anda bertanya,”Kok Lama aja sampe muara angke?” Iya soalnya kapal kami sempat mati mesin 30 menit, trus ditarik sama kapal feri yang berangkat kloter akhir…

Bagaimana cara Membookingnya
Tertarik dengan Tidung Island… ?? Kalo mau kesana , banyak sekali EO yang menawarkan jasa ke pulau Tidung,, salah satu nya di website resminya yang tadi udah gw sebutin diatas. Namun kemarin saya lewat Tour Guide Pak Arya sepertinya memuaskan sekali,,

Kalo berminat, hubungi gw dulu aja, tar gw bantuin. Biasanya sih prosedurnya:
- Confirm paling lambat 1 minggu sebelumnya
- Pas Confirm, sekalian DP 700rb
- Minimal 10 orang kalo mau 299rb / orang
Gampang kan..So, kalo pas lagi liburan,, gag ada salahnya mencoba berlibur untuk snorkeling dan merefleksikan pikiran di pulau tidung.. buat gw sih Top Abis 2 hari disana… dan Kamu mesti coba…woke2..

Regards
Denni Pascasakti.