Thursday, June 16, 2011

Ilmu Takkan Pernah Berkurang, Ketika Kita Berbagi

Suatu hari di Kapal Finder, saya sedang asik membaca mengenai petunjuk penggunaan software SeaproNAV yang memang belum pernah saya gunakan sebelumnya dikarenakan seaproNAV baru diujicoba pertama kali di project Vietnam ini, Sudah 5 hari terakhir setiap selesai shift, saya selalu membaca dan membaca.

Lalu dari kejauhan atasan saya memanggil, “Denni, kesini…..,, Ingat Deni!, Seseorang itu dikatakan professional karena 3 hal .. Pertama karena orang tersebut mau berkomunikasi dengan rekan sekerja ,atasan, maupun juniornya. Kedua, karena orang tersebut mau mendokumentasikan dan menuliskan nya dalam bahasa yang mudah dimengerti orang lain. Ketiga, karena orang tersebut mau menularkan ilmunya kepada orang lain, “
Atasan saya melanjutkan,” Sedangkan kamu yang saya lihat,, Hanya membaca dan membaca.. Kamu kurang berkomunikasi dengan yang lain,, Kamu hanya ingin dianggap bisa lebih cepat mengoperasikan daripada orang lain,dan memintarkan dirimu sendiri, setelah itupun tidak ada yang kamu dokumentasikan! Tidak ada yang kamu Tulis !” ,Beliau melanjutkan,” Denni, Kamu baru minggu pertama, 4 minggu ke depan, lakukanlah yang saya katakan, percayalah bahwa kamu akan mendapatkan manfaat yang jauh lebih besar.”

(Saya terdiam mematung, mencoba mencerna kata katanya yang sebenarnya sangat masuk akal namun cukup membuat hati serasa ditikam 1001 jarum.)

Lalu saya kembali teringat pepatah bahwa,”Banyak orang yang tidak mendengarkan ketika diberikan nasihat oleh orang lain. Lalu baru menyadarinya ketika waktunya sudah terlambat.”.. Ya.. Saya berjanji bahwa mulai hari ini, saya akan lebih banyak berkomunikasi dengan orang2 di kapal, dan membawa HP saya kemanapun untuk mendokumentasikan semua peralatan yang ada di kapal ini.

( 4 Minggu Kemudian )

“Proyek Selesai Juga… Senangnya..” saya menuju ruang Internet café sebagai satu satunya ruangan yang bisa mengakses internet di kapal walaupun hanya berisi 3 buah computer. Biasa, sebagai anak muda , situs pertama yang dibuka itu pasti Facebook… dan saat itu salah satu dosen favorit saya, sedang online.. yang kemudian segera saya sapa, “Met pagi pak Andi.”..

Setelah saya menunggu beberapa saat ,ada balasan,”Pagi Denni, Apa kabar?”… Ya saat itu pembicaraan kami mengalir begitu saja sampai pada pertanyaan Pak Andi kepada saya. “Denni tanggal 11 Juni masih di Jogja kah?”

Saya menjawab,”Libur saya kebetulan sampai 22 Juni Pak Andi,, Jadi kemungkinan besar masih di Jogja.” Lalu Pak Andi membalas lagi dari chat Facebook,”Gmana kalau kita mengadakan Kuliah umum di kampus , saya belum konfirmasi ke pihak KMTG sih,, namun kalau memang belum bisa terlaksana, kita kan masih bisa makan siang di kampus. Bagaimana Denni?”

Saat itu juga saya mengatakan ,”Siap Pak.” Dalam hati saya berkata ( Kesempatan bagus,, saya ingin mengenalkan peran geodesi di dunia Migas seluas luasnya kepada teman2 mahasiswa, dan kebetulan nya lagi, Hampir semua peralatan dan ruangan Navigasi sudah saya dokumentasikan.. )

( 1 minggu sebelum tanggal 11 Juni )

Di jogja, Saya terus berada di ruangan kamar tidur, mulai mengambil pensil dan mencoba menuliskan kerangka urutan slide yang akan saya tampilkan nanti. Sebenarnya saya dan Pak Andi sudah menyepakati bersama urutan slide yang akan saya buat,, namun karena pintarnya diri saya,, file tersebut tertinggal di Jakarta dan belum dicopi ke laptop. Terpaksa harus buat kerangka baru lagi dari awal..

Tidak lupa saya memperbanyak gambar yang sudah pernah saya foto dari HP dan kamera DSLR Nikon, serta menyisipkan video didalam slide presentasi dikarenakan ketika mahasiswa, saya masih ingat pada saat dosen menerangkan di depan kelas, dan slide yang ditunjukkan semua nya tulisan… ,yang ada malah jadi obat pengantar tidur..:)
Dan hasilnya… Jadilah file Powerpoint berjumlah 21 slide, tidak lupa saya latihan dan latihan agar waktunya tidak lebih dari waktu yang ditetapkan selama 20 menit.

( Tanggal 11 Juni ) pk 09.20



Saya masuk ke dalam ruang kuliah umum di lantai 3 kampus geodesi UGM tepatnya di 3.1. Walaupun masih 40 menit sebelum acara dimulai, sudah 15-an mahasiswa menunggu di dalam ruangan. Begitu antusiasnya mahasiswa terhadap kuliah umum ini.. Terima kasih ya.

Di awal, saya mencoba memutar video mengenai seismic, banyak sekali mahasiswa yang memperhatikan. Kenapa? Karena Ilmu seismic tidak diajarkan di dunia perkuliahan. Saya masih ingat pada saat pertama kali masuk kantor, saya tidak mengerti sama sekali apa itu seismic. Nama Makanan atau Nama Jalan ?

Karena itu, saya sudah berniat dalam diri saya bahwa Untuk bisa merubah suatu keadaan , janganlah kita selalu menyalahkan keadaan itu, dan jangan menyalahkan orang lain. Tetapi, mulailah dari diri sendiri, dengan membuat tindakan yang nyata. Ya, saya bertekad menarik teman2 UGM supaya banyak juga yang masuk ke dunia Oil and gas dan membentuk jaringan yang kuat. Karena saat ni, Jaringan dan cengkraman teman2 dari geodesi ITB masih sangat kuat. Saya percaya bahwa suatu saat nanti,Teman2 UGM Juga akan punya banyak pengaruh dan Jaringan di Oil n Gas yang dimulai dari hari ini… Ya… di tanggal 22 Juni ini..

( Tanggal 11 Juni ) pk 10.00



Pak Andi datang, sosok yang selama ini saya kagumi dan selalu saya baca blognya dari sejak tahun 2008,dan hari ini kami duduk bersama di meja depan sebagai pembicara. Pada saat itu juga MC pembuka acaranya dibuka oleh Pak Trias. Dalam hati saya jadi minder,, “,Saya sarjana sendiri nih diantara para Doktor dan calon DOktor…” But it’s OK.

Acara berjalan dengan sangat lancar, setelah pak Andi menjelaskan mengenai beasiswa ke Luar negeri selama 1 jam, lalu tiba giliran saya untuk menjelaskan mengenai dunia seismic terutama seismic laut dalam. Semua rahasia mengenai peranan geodesi di dunia oil n gas saya jabarkan mulai dari Perusahaan mana saja yang menerima lulusan Geodesi, sallarynya, sampai penjelasan seismic itu sendiri, serta foto2 ekslusif mengenai peralatan dan ruangan di kapal seismic 3D yang selama ini jarang diekspos.

Jujur saja, saya senang sekali bisa berbagi kepada teman2 mahasiswa di kampus Geodesi, apalagi sejak mahasiswa, hampir 3 tahun saya menjadi asisten dosen, kesenangan mengajar masih ada di dalam diri saya ,walaupun saat ini saya adalahj seorang offshore navigator.

Saya tetap percaya bahwa,” Ilmu Takkan Pernah Berkurang, Ketika Kita Berbagi kepada orang lain.” Dan saya masih ingat perkataan atasan saya yang mengatakan ,” …..,, Ingat Deni!, Seseorang itu dikatakan professional karena 3 hal .. Pertama karena orang tersebut mau berkomunikasi dengan rekan sekerja ,atasan, maupun juniornya. Kedua, karena orang tersebut mau mendokumentasikan dan menuliskan nya dalam bahasa yang mudah dimengerti orang lain. Ketiga, karena orang tersebut mau menularkan ilmunya kepada orang lain, “

Sukses selalu buat teman2 mahasiswa geodesi UGM, semoga mendapatkan gambaran dan manfaat dari kuliah umum tanggal 11 Juni 2011 kemarin, dan terima kasih kepada pak Andi atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk memberikan materi ini , serta kepada Jurusan TGD UGM . Kita bertemu lagi di lain kesempatan. 





Best Regards
Denni pascasakti
Jakarta, 15 Juni 2011 ; pk 01.14 dini hari
www.dennipasca.blogspot.com

Friday, June 03, 2011

Backpacker to Karimun Jawa from Yogyakarta (Update 2 June 2011)





Kamu tinggal di Jogja ? Ingin menghabiskan liburan selama 5 hari 4 malam di pulau yang memiliki pantai berpasir putih dan jauh dari keramaian kota ? Hanya dengan merogoh kocek sebesar 500 ribu-an, kamu bisa merasakan petualangan ke karimun jawa yang menawarkan sejuta keindahan alam mulai dari Snorkling, Barbeque, Hiking, sampai jalan jalan ke pedalaman karimun jawa menggunakan sepeda motor.

Saya dan 2 teman geodesi UGM akhirnya berhasil mencoba backpacker ke karimun jawa terhitung dari tanggal 27 Mei – 30 Mei 2011 , dan backpackeran kami ini pun tanpa agent / perantara, Jadi hanya bermodal nekat, apalagi persiapan nya baru 3 hari sebelum hari H keberangkatan…

Pada awalnya kami hanya berencana spend waktu di Karimun 2 hari 1 malam saja, namun ternyata informasi yang kami baca sebelumnya di Internet banyak yang salah, karena itu saya akan mencoba menceritakan ulang perjalanan yang berawal dari Yogyakarta sampai ke karimun Jawa dan kembali dengan selamat di Yogyakarta , saya jamin info ini 100% benar adanya..:)


Day 1 ( 27 Mei 2011 ) = Yogyakarta – Semarang – Jepara

saya sudah bersiap siap keberangkatan dengan hanya membawa 3 kaos dan 3 celana pendek, kami ber3 janjian akan bertemu pagi itu di Lempuyangan untuk naik Kereta banyu biru dari Jogja-Semarang , berdasar informasi dari internet, kereta banyu biru akan berangkat pada pukul 09.00 pagi.

Saya yang pada awalnya ingin berangkat naik ojek menuju lempuyangan, namun karena ingin mencoba sensasi baru, abang becak tua dan kurus kering di depan saya menyadarkan saya untuk mencobanya menuju lempuyangan, lagian sekarang kan baru jam 8 pagi. “Pak, berapa becak dari sini(gejayan ) ke Lempuyangan ?, 10 ribu ya pak”, Bapak tua itu menjawab,”mbok limo las ewu mas, adoh mas, melas karo aq mas.”.. “oke deh pak, lanjut.”

(***)
Sesampainya di lempuyangan, ternyata kereta api banyu biru sudah tidak beroperasi dari Jogja ke Semarang, Jadi kami dianjurkan bapak penjaga untuk naik prameks ke Solo, baru naik kereta api ke semarang. Saya berfikir,”ah kelamaan, jadinya muter muter dong.”

Kebetulan saat itu saya sedang BBMan dengan teman lama di dagadu jaman doeloe,dan teman saya menganjurkan untuk mencoba bus JOGLOSEMAR Jogja-Semarang , yang bisa dipesan tiketnya dari Hotel santika. Tanpa berlama lama, kami ber 3 menuju ke hotel santika .

(di Hotel santika) RC= Recepsionist
Saya :, “Mbak, saya pesan bus Joglosemar yang ke semarang y?”
RC :“Oh iya mas, saya telfonkan sebentar, ditunggu dulu ya di lobi.,”
RC :”Mas, sudah saya telfonkan, bisnya nanti menjemput kesini, Lalu ada yang mau saya tanyakan, Mas Deni menginap di kamar nomor berapa ?”
Denni : (Mampus gw ) .. dengan cerdiknya saya menjawab ,”Saya kesini untuk breakfast pagi mbak, sama tadi bertemu rekan kerja di kamar lantai 2.”
RC : “Tidak apa2 mas, mas bisa duduk2 disini sambil membaca Koran. Terima kasih mas.”
Saya : ( Yess, untung gag ketauan , kayaknya yang mesen Cuma buat tamu hotel deh)
(***)

BUS JOGLOSEMAR ( Jogja – Semarang )
Pool Bus = Jln Magelang Km 5,5 Yogyakarta atau di Hotel Santika
Bisa memesan tiket Via telfon di = 0274-7480462 ; 7475602 , Biaya = 40.000 ( termasuk snack )




Bus Joglosemar cukup nyaman. Perjalanan dari Jogja ke Semarang ditempuh dalam 3 jam. Kami berangkat jam 10 pagi, dan sampai di Kota semarang jam 1 Siang. Pool Pemberhentian di Semarang adalah di jalan Pemuda ( Sebelahnya persis SMU 3 Semarang ).

Di tempat pemberhentian Joglosemar cukup bagus, karena disana ada tempat untuk membeli makanan ringan dan di depan nya banyak orang yang jualan makanan. Jadi kami menyempatkan untuk makan siang dulu disana, selain itu di pool bus tersebut, sebelahnya persis terdapat travel dari Semarang menuju Jepara , dan kami langsung memesan tiket keberangkatan buat pk 15.00 Siang.

TRAVEL CENTRAL JAVA ( Semarang – Jepara )
Pool Travel = Jln TIC Pemuda No.147
Bisa memesan tiket Via telfon di = 024 - 3510016 , Biaya = 28.000




Perjalanan dari Semarang ke Jepara ditempuh dalam 2 jam, Bus ini recommend buat perjalanan menuju jepara, karena cukup nyaman dan murah. Kami berangkat dari semarang pk 15.00 dan sampai di Jepara pk 17.00. Pool pemberhentian di Jepara yaitu di hotel SEGORO. Berhubung sebelumnya kami sudah memesan kamar via telfon di hotel segoro, jadi sesampainya di jepara, kami bisa langsung menaruh barang dan beristirahat di hotel segoro.

HOTEL SEGORO ( Penginapan di Jepara )
Contact : 0291-5918982
Biaya = 120.000 / Kamar ( Standart AC ) termasuk sarapan pagi ; Extrabed = 35.000


Malamnya, kami jalan jalan mengelilingi kota Jepara dengan berjalan kami, dan seperti biasa, ada beberapa spot yang menarik di jepara diantaranya Tugu perjuangan , pasar malam Jepara dan alun alun kota. Pokoknya kalau sempat stay 1 malam di jepara, jangan habiskan waktu dengan tiduran hanya di hotel, jalan jalan lah melihat suasana Jepara.



Total BIaya Day 1 = 27 Mei 2011 = 157.000
- Becak kos ke Lempuyangan = 15.000
- Bus Joglosemar = 40.000
- Makan Siang = 4.000
- Travel Central Java = 28.000
- Makan malam = 15.000
- Hotel Segoro = 55.000


Day 2 ( 28 Mei 2011 ) = Jepara – Karimun Jawa

Kami bangun pagi pukul 05.00, kemudian sarapan pagi di Hotel segoro ( sudah termasuk dalam biaya ketika Check in ), lau segera Check Out.
Dari Hotel Segoro menuju pelabuhan berjarak sekitar 1,5 km, kalau ditempuh dengan berjalan kaki bakal lumayan capek, jadi kami berangkat menggunakan Becak pada pk 07.00 dan sampai di pelabuhan sekitar 07.15. Kami diturunkan tepat di depan loket pembelian Kapal Muria ( Jepara – Karimun )



TRANSPORTASI DARI JEPARA MENUJU KARIMUN

1. Kapal Muria ( Perjalanan 6 jam )
CP : Bu Retno = 081 228 955 10
Kapal muria sebenarnya tidak perlu booking, karena bisa menampung sampai 800-an orang
Harga = 30.500
Untuk keberangkatan Biasanya seminggu dua kali, Namun Jadwal Berubah rubah, Jadi bisa ditanyakan terlebih dahulu ke Bu Retno.

2. Kapal Cepat Kartini ( Perjalanan 3 jam )

CP : Budi Utomo = 081 328 266 78
Kapal ini udah FULL BOOKED untuk bulan Juni – Juli 2011, Jadi kalau mau mesan dari 2 bulan sebelumnya.
Harga = 111.000

Sumpah deh, Perjalanan 6 jam diatas kapal Muria cukup membosankan, saya saja yang biasa bekerja ditengah lautan sudah merasa bosan. Kenapa? Karena diatas kapal Muria tersebut, saya dan 2 teman saya mengambil tempat paling atas yang jusru panas dan gag ada Hiburan apapun. Jadi Tips dari saya supaya gag bosan, datanglah ke kapal Muria sejak awal, lalu pilih tempat duduk di tengah dimana terdapat TV yang bisa mengurangi rasa bosan.

Kapal berangkat dari Jepara pk.09.00 dan sampai di karimun Jawa pk 15.00, akhirnya.. huff. Di karimun hamper sebagian besar orang sudah dijemput oleh agen2 paket tour, ada yang pakai bus kecil, ojek, pick up, becak.

Lalu kami ? gag ada yang menjemput, karena kami gag ambil paket tour. Tujuan kami pertama adalah Wisma Apung. Apa sih WIsma apung ? Wisma ini dibangun ditengah laut dekat dengan karimun jawa, jadi untuk menuju kesana , kita harus naik lagi kapal nelayan.

WISMA APUNG ( Penginapan di Karimun tepatnya di tengah laut )
Contact : Ibu Nurul : 0813 25 110 999
Biaya = 130.000 / Kamar termasuk sarapan pagi ; Extrabed = 50.000
Tips : Makan malam disini cukup mahal : 25.000, Jadi kalau mau nabung, nyari makan di alun2 saja pakai kapal nelayan yang disediakan gratis.




Sebenarnya menginap di wisma apung terbilang cukup mahal, namun terbayar dengan fasilitas disana salah satunya terdapat kolam Hiu, penyu raksaksa, kapal nelayan gratis, life jacket gratis untuk berenang dan pastinya pemandangan yang luar biasa.
Sesampainya di wisma apung, kami menyempatkan berfoto foto dengan hiu, penyu dan berenang sambil menatap sunrise di sore hari. Mantaapp..



Total BIaya Day 2 = 28 Mei 2011 = 95.500
- Becak ke pelabuhan = 10.000
- Kapal Muria = 30.500
- Makan siang = 10.000
- Menginap 1 malam = 45.000

Day 3 ( 29 Mei 2011 ) = Snorkling di Karimun Jawa
Paginya kami check out dari wisma apung, karena menginap disana agak mahal. 1 hari sebelumnya kami bertemu dengan Pak Anto, orang dengan perawakan hitam kurus berumur 32 tahun itu termasuk orang yang baik , jujur, dan sudah memiliki rumah dan kapal sendiri. Pak ANto menawarkan kepada kami untuk menginap di rumahnya seharga 20ribu / malam. Wew… Saat itu kami setuju dan dari wisma apung, paginya pak Anto sudah menjemput kami di pelabuhan.

Penginapan PAK ANTO
Contact = 0813 263 88 561
Jasa = Penginapan : 20.000/malam , Snorkling : 25.000/set , Diving : 250.000/set , extra tank oksigen : 75.000 ; motor : 50.000/hari.




Hari ke 3 ini , hampir seharian kami berada di laut. Dari jam 09.00 pagi sampai 17.00 sore kami melakukan snorkling sebayak 4 kali di tempat yang berbeda, dari pulau Menjangan besar, Menjangan kecil, Pulau cemara .Pulau2 tersebut berada di sebelah barat dari pulau Karimun Jawa. Siangnya kami bakar bakar ikan di pulau tidak berpenghuni bernama pulau menjangan besar. Pulau ini memiliki pantai dengan pasir putih yang indah dan wajib dikunjungi.




Sore harinya sambil menatap sunrise, ternyata pak ANto masih membawa kami lagi menuju 1 tempat wisata yaitu penangkaran Hiu. Jadi disana terdapat kolam yang berisi hiu sekitar 10 ekor, dan kita bisa merasakan detak jantung yang menjadi cepat ketika kita berenang bersama hiu hanya dalam radius setengah meter dan melihatnya dari dekat.wew.



Total BIaya Day 3 = 29 Mei 2011 = 134.500
- Menginap 2 malam = 40.000
- Sewa kapal Nelayan = 35.000
- Snorkling = 25.000
- Penangkarang Hiu = 10.000
- Makan siang = 12.500
- Makan malam = 12.000

Day 4 ( 30 Mei 2011 ) = Menyewa Motor keliling pulau karimun jawa
Hari ini kami ber tiga mulai menyadari bahwa kulit kami gosong terbakar dan berwarna merah , karena itu sebenarnya hari ini masih ada paket snorkeling menyusuri pulau di sebelah timur karimun jawa, namun kami membatalkan nya dan menggantinya dengan menyewa motor dan mengelilingi pulau Karimun Jawa.

Pulau ini ternyata cukup besar dan memiliki pajang jalanan sekitar 30 kilometer dari ujung selatan sampai ujung utara, jadi gag mungkin ditempuh dengan berjalan kaki.
Perjalanan awal kami didampingi oleh mas Anto menuju Villa yang terletak diatas bukit, Villa ini sebenarnya tidak terbilang mahal, yaitu seharga 70.000/malam, kita dapat melihati view yang luar biasa diatas bukit. Namun kami hanya numpang narsis saja dan tidak menyewa kamar disini.



Dari villa tersebut kami mengendarai motor menuju kearah utara, jalan di pulau karimun ini sudah cukup bagus dan sudah diaspal. View sepanjang perjalanan cukup bagus, dan setelah berjalan sejauh 10 kilometer, di sisi sebelah barat terdapat Jalur Trekking Hutan Manggrove yang sebenarnya belum boleh dimasuki wisatawan. Namun secara kami ini anak2 nekat.hehe, Kita gag menghiraukan peringatan tersebut. Di dalam nya ada apa? Ya ada jalan trekking sejauh 1 kilometer dimana di kiri dan kanan terdapat hutan mangrove yang beraneka ragam .keren deh pokoknya, Hanya saja nyamuknya,, Buanyakk..hehehhehe.



Setelah 20 km, kami menemukan airport di pulau karimun.. OOooohhh ternyata karimun Jawa memiliki bandara juga. Lalu bandara ini buat apa ? Jawabany, di karimun ini sebenarnya ada Private Island, Namanya RESORT KURA KURA. Paket selama 4 hari 3 malam seharga 8 – 10 Jutaan. Jadi dari Semarang, wisatawan naik pesawat menuju airport di Karimun, Lalu dari airport ini ada kapal cepat yang membawa ke RESORT KURA-KURA.. Katanya sih pulau ini cantik dan bersihnya bukan main, namun sayangnya, semua pengelolaan dan kepemilikan ditangan orang asing..

Dari airport tersebut kami menuju ke suatu desa di sebelah utara pulau karimun, tempat KKN teman saya bernama Ali. Setelah bercengkrama di tempat ibu pemilik rumah, kami menuju ke dermaga dan pantai yang tidak berpenghuni di sebelah utara pulau karimun sambil menunggu matahari terbenam.




Total Biaya Day 4 = 30 Mei 2011 = 65.000
- Sewa motor = 35.000
- Makan pagi = 10.000
- Makan siang = 10.000
- Makan malam = 10.000

Day 5 ( 31 Mei 2011 ) = Karimun jawa – Jepara - Yogyakarta
The last day in Karimun Jawa, badan rasanya udah remuk redam, ditambah lagi kami harus tetap mengumpulkan tenaga untuk menempuh perjalanan panjang selama 11 jam dari Karimun menuju ke Yogyakarta.

Pagi hari kami menuju ke pelabuhan dengan berjalan kaki kemudian langsung membeli tiket kapal muria untuk keberangkatan jam 08.00. Kami juga langsung memboking tempat di tengah dan dekat dengan TV untuk mengurangi rasa bosan.

6 jam yang begitu garing akhirnya berhasil kami lewati. Pk 14.00 , kami sudah berada di pelabuhan Jepara. Karena kami kehabisan tiket travel, jadilah kami harus naik becak dulu menuju terminal bus dan naik bus umum Jepara-Semarang.
Bus umum ini sumpah deh. Ancur banget, udah penumpangnya bejubel, ada yang bawa sayur2an, terus ada TV LCD yang menayangkan dangdut mesum pula..bodohh.. Jelas2 yang naik ada anak2 SD yang masih dibawah umur. Tetep aja tuh film yang kurang pantas disetel..ckckck…

Kami berangkat naik bus Umum ini dari pk.15.00 dan sampai di Semarang pk.17.00 yang kemudian disambung lagi naik bus Patas AC NUSANTARA Semarang Jogja yang ditempuh selama 3 jam.

Dan Akhirnya pada pukul 20.00, kami sampai di Jogja dengan selamat.. Wew.. Perjalanan selama 5 hari 4 malam terbayar sudah. Bener2 gag menyesal pergi ke karimun jawa.Menurut saya, semua orang membutuhkan waktu luang untuk merefresh kembali pikiran karena ketegangan selama bekerja, dan jika memiliki waktu libur 1 minggu, jangan ragu untuk mengunjungi Karimun Jawa. Selamat mencoba kawan ….:)

Total Biaya Day 5 = 31 Mei 2011 = 97.500
- Makan Pagi = 10.000
- Tiket Muria = 30.500
- Bus Jepara – Semarang = 12.000
- Bus Semarang – Jogja = 35.000
- Makan siang = 10.000

Total biaya selama 5 hari 4 malam = 157.000 + 95.500 + 134.500 + 65.000 + 97.500 = 549.500

Best Regards
Denni pascasakti
www.dennipasca.blogspot.com

Wednesday, June 01, 2011

Unbelievable Project in Singapura and Vietnam ( Part 1 )



Pagi itu, sekitar pukul 9. Saya sampai di kantor dan menyadari bahwa ada pesan yang berisi kesediaan saya untuk menghadiri pertemuan jam 12 siang di ruangan direktur Geoscience. “mm.. ada apa ya?”



( Jam 12.00 )



Saya masuk ke dalam ruangan direktur geoscience, ketika kulihat sekeliling, hanya ada 4 orang termasuk direktur saya.

Setelah beliau mempersilahkan saya untuk duduk, Sang Direktur pun membuka percakapan,” Baik,, kalian ber-4 adalah yang terpilih untuk mewakili ­ Peresmian kapal pertama Elnusa di SIngapura, dan akan menjalankan proyek Pertama di Vietnam. Ke depan kalian akan dipersiapkan menjadi pemimpin-pemimpin di kapal tersebut.”

Saya kaget sekali mendengar pembicaraan dari direktur, dan yang lebih membuat gugup , 3 orang selain saya adalah Teman-Teman yang sudah berpengalaman 8-13 tahun di bidang survey Seismik,



Sedangkan saya? Saya hanyalah anak berumur 23 tahun, yang baru masuk perusahaan 1 tahun belakangan ini. Namun tiba2 saya teringat perkataan Pakde saya,

” Denni, Jika suatu hari nanti kamu mendapatkan kepercayaan dari orang lain,jangan sia-siakan kepercayaan tersebut, percayalah bahwa kamu pasti bisa melakukan nya.”



Ya, dan ajaibnya, saya menerima dan menyetujui proyek tersebut yang ternyata justru membawa segudang cerita dan pengalaman untuk diceritakan.

(****)



Nice Story



“den,, bangun..! udah mau jam stengah lima pagi”

“apaaa…….stengah lima” ,



saya tersentak dari tidur , dan bergegas mandi kemudian menggeret tas beserta kamera Nikon D90 yang selalu setia menemani kemanapun saya pergi. Nenek saya kemudian memangil ojek yang mangkal di deket rumah untuk segera mengantarkan saya ke terminal pasar minggu.



Namun apesnya, ojek yang dipilih justru memakai motor tahun 80-an yang jalan nya maksimal cuman 60 km/jam.

Lalu apa yang terjadi ? Sesampainya di terminal, bus damri yang dipenuhi penumpang, barusan berangkat 8 menit yang lalu. Bus tsb seraya mengucapkan salam..“goodbye Denni”…

Seketika Suasana Terminal menjadi hening..…..



Disana hanya terdampar 1 bus damri yang masih kosong penumpang dan 1 taksi,, saya kemudian memutar otak,”Mmmm naik Taksi apa Damri ya?? Kalo Naik Taksi sampe bandara bisa 200 ribu, Kalo naik Bus Damri cuman 30 ribu…. Naik Bus aja deh.. Lebih murah…:)



Setelah sampai di Bandara Sukarno Hatta, saya lari secepat kilat menuju loket Lion Air…dengan keringat menetes ke lantai, saya berkata kepada petugas Lion Air, “ Mas, Ini Tiket saya ke Singapura .. Tolong cepat diproses.”

Dan Jawaban nya,”Maap pak, Loket sudah ditutup, Tiket bapak HANGUS.”



Seketika itu juga, SMS dari direktur masuk ke HP saya, beliau berkata,” Den, sudah sampai mana? saya dan 2 orang teman kamu sudah di dalam pesawat”



JLEGERRRRRRR….

Saya seperti tersambar kilat….



Namun saya kembali bertanya dalam hati,”Lho,, berarti Cuma 3 orang di pesawat?? Lalu 1 lagi?? Kan total ada 5 orang ( 4 orang engineer dan 1 orang direktur ) ,, Jangan Jangan??”

Benar, dari jauh Nef(processing) juga lari tergesa gesa dan mengalami nasib yang sama… saya hanya tertawa kecil..hahaha… Untung ada temen. Lalu kami bertanya kembali ke Loket Lion Air,” Lalu kami harus bagaimana ?”

Petugas loket berkata,”Ya bapak harus beli lagi tiket baru seharga 450 ribu”

Dengan terpaksa dan berat hati saya beli lagi tiket baru dan saya membatin,”Kenapa gw tadi gag naik Taksi aja!!!, mesti ceritanya beda..”



Akhirnya kami berhasil Naik Pesawat 2,5 jam kemudian..Lalu direktur saya??

Beliau Hanya membalas SMS, “Ya sudah, Tidak apa2 den.. Kita bertemu saja langsung di Hotel Changi Village jam 12 siang.”

“Legaa….”hufff



(***)

“wahhhhhhhh…” Saya membelalakan mata setelah pesawat mendarat di Singapura.. Karena Negara ini bersihnya gag ketulungan.. dan kami diantarkan taksi menuju hotel Changi Village yang merupakan hotel bintang 5 di singapura dikarenakan jumlah kamar yang lebih dari 500.



Sesampainya di Lobi Hotel… Sang DIrektur Geoscience dan Manager operasional CXX sudah menunggu kedatangan kami,” Hebat banget ya gw sama Nef.. Bukan nya nunggu Direktur.. Malah ditunggu DIrektur..hehe.”

Dari hotel kami bergegas menuju Loyang Offshore Base,Singapura.



Amazing Vessel



Loyang berada di ujung paling timur pulau singapura, jadi sepanjang perjalanan saya sangat kagum untuk yang kesekian kalinya melihat Kebersihan dan keteraturan di SIngapura , yang paling aneh dan buat saya pribadi menjadi hal yang gag biasa adalah yang pertama di SIngapura gag ada Polisi Lalu Lintas, Setelah saya Tanya ke petugas taksi, “Pak ,Polisi di SIngapura pada dimana, kok di jalanan pada gag ada y??.” Sang supir menjawab,” Ya polisi duduk2 di kantor , sambil melihat CCTV lalu lintas. Karena Singapura Aman”.. Yang kedua teraneh, walaupun gag ada polisi, Warga Singapura sadar peraturan nya bukan main.. Masa… Jalanan udah sepi, Polisi gag ada,, Trus ada lampu merah yang jelas2 bukan perempatan melainkan lampu merah buat pejalan kaki yang disana pun gag ada yang nyebrang..Tapi.. Tetep aja semua mobil dengan tertibnya berhenti menunggu dengan sabar, sampai lampu kembali berwarna Hijau..



Kalau saya membayangkan di Jakarta,, Ada lampu merah buat pejalan kaki.. dan jalanan sepi. Mana ada yang mau berhenti.. apalagi kalau ada yang mau nyebrang,, mesti seketika dari pengendara mobil berteriak..”woii!! mata ditaruh dimana ..”….:)



(****)

30 Menit kemudian, sampailah kami di Loyang Offshore, dan dari kejauhan Nampak Tulisan besar terpampang nama perusahaan kami… Saya merinding melihatnya, dan bangga, karena saya bisa bekerja di perusahaan Nasional yang memajukan Bangsa sendiri..



Setelah kami masuk ke dalam kapal, ternyata 90% masih diisi oleh orang2 asing yang terdiri dari orang Perancis, Inggris, USA, dan Filiphina.. Yang jadi pertanyaan saya,”Aneh ya, 90% orang2 asing,, padahal saham perusahaan Indonesia lebih besar dibanding perusahaan asing ini.. But buat saya pribadi,, no problem …Saya mau belajar banyak dari orang2 asing ,, dan Ingin menerapkan ilmu dan teknologi untuk memajukan bangsa sendiri.amin,,,



Kapal ini memiliki panjang 70 meter dengan ketinggian 6 lantai dengan fasilitas yang cukup mewah mulai dari kamar mandi di setiap kamar ( di kapal,” kamar” biasa kami menyebutnya “kabin” ), air panas, AC,TV, PS3, Ruang Fitness, Internet Café, dll.. dan semua nya serba baru , karena kapal ini baru saja dibangun tahun 2010 di SIngapura. Two thumbs deh BUat kapal baru ini..



Selain itu kapal ini masih dilengkapi dengan Streamer sepanjang 24 km, 5 Gun Array, Ruang Instrumen room yang terdiri dari 30 an lebih computer ( Untuk Navigasi, terdapat 18 Layar Monitor display ) , GPS yang bisa sampai 10 buah dan semua peralatan canggih lain nya..



Namun pada saat kedatangan kami ber 5, kapal ini baru saja mulai diinstal semua peralatan seismic dari awal,, Mulai dari pasang kabel, pasang Layar computer, keyboard, Ngegulung streamer sampe 24 km yang sumpah bikin tangan pegel dan memar 3 hari.. Teman saya Naf sampai tangan nya bengkak karena terjepit kabel..haha,, dan kami juga menginstal semua peralatan GPS dan SIstem Navigasi dari awal…Memang sih keuntungan nya kami bisa belajar banyak,terutama penginstalan kapal mulai dari Nol,, namun di sisi lain,, badan memar2 cuy…hehe.. But saya selalu percaya, bahwa dimana ada kesulitan,, maka akan diberikan kemudahan..… :)



Tidak terasa udah nulis 3 halaman dalam Ms Word… Saatnya Istirahat … DI kapal ini waktu terasa begitu sempit,, 12 jam bekerja, 3 jam membuka email dan membaca buku,, sisa nya tidur… Besok pagi kembali bekerja…. Mungkin di lain kesempatan saya akan kembali menulis kelanjutan cerita ini..



Salam Hangat

Denni Pascasakti

Ditulis di Vietnam dalam sebuah ruang tidur,, dan ketika kulihat kearah jendela,, suasana diluar sedang Hujan ,Ombak yang lumayan tenang, serta beberapa kapal pengawal melindungi kami…