Sunday, October 16, 2016

Modus Penawaran Bisnis dan Produk Investasi


Dalam beberapa bulan terakhir ini, saya cukup diuji kesabaran dalam menjumpai berbagai tawaran bisnis usaha maupun produk produk investasi yang terkadang bagi saya sudah cukup berlebihan dan membuat cukup lelah. Apalagi ketika produk produk ini justru ditawarkan oleh orang terdekat kita, bahkan sahabat ketika kita masih bersekolah dulu. Selain saya tidak mau mengecewakan sahabat, saya juga tidak mau dikecewakan oleh banyaknya tawaran produk yang saya sendiri kurang begitu berminat menjalaninya dan produk tersebut belum teruji di pasaran.

Saat ini saya masih berfokus menjalankan 3 bidang usaha yang membutuhkan waktu, tenaga, dan kesabaran dalam mengelola dan membuatnya menjadi berkembang serta bermanfaat bagi banyak orang. Namun oleh adanya berbagai gempuran tawaran bisnis dari berbagai produk investasi yang sebagian besar masih saya ragukan, sehingga saya lebih sering menolak secara langsung dan tidak jarang justru membuat kecewa orang yang menawarkannya.

Beberapa pengalaman ingin saya ceritakan melalui artikel ini walaupun saya tidak ingin membahas siapa saja teman saya dan produk produk apa saja yang ditawarkannya.

Pengalaman pertama, saya pernah ditawarkan melalui modus seperti berikut ini,”Denni, ada nasi goreng enak banget lho di Jakarta, Namanya Nasi Goreng XXX, Kamu sudah pernah belum? Kalau belum aq traktir ya.” Pada saat itu, saya yang masih begitu polos langsung menjawab,”Boleh, traktir ya.” Sesampainya disana, teman saya justru membawa map tebal yang menawarkan salah satu produk investasi dan pada akhirnya saya tolak dengan halus karena saya tidak berminat dengan produk tersebut

Pengalaman kedua, ada teman dekat yang mengatakan,”Denni, teman teman nongkrong jaman sekolah dulu mau pada reuni nih, ketemuan yuk!” saya lagi lagi dengan polosnya masih mengatakan,”Boleh, memangnya berapa orang yang mau ikut?” Teman terdekat saya mengatakan bahwa banyak yang pada mau ngumpul untuk acara reuni ini, sehingga membuat saya semakin mantap. Namun lagi lagi sesampainya disana, hanya ada 3 orang termasuk saya dan lagi lagi masih tentang penawaran salah satu produk investasi, presentasi berlangsung cukup lama yaitu 1 jam yang pada akhirnya saya tolak dengan halus.