Friday, July 16, 2010

There Is a Miracle, When You Believe

Malam itu saya duduk termenung di dalam kamar, setelah kulihat jam dinding, waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam. Orang2 dirumah sudah tertidur pulas dan tidak ada lagi yang bisa diajak mengobrol,lalu kubukalah teman terbaik yang selalu membantu di dalam setiap pekerjaan (my laptop), dan mulai Membuka email untuk mengecek apakah ada pekerjaan yang harus dikerjakan untuk esok hari, karena terkadang big boss memberi pekerjaan hanya via email.

Setelah saya melihat halaman email , mata saya langsung tertuju pada sebuah email yang sangat Janggal yaitu dari Division Head of HRD tempat kantor saya bekerja. Saat itu saya semakin penasaran, apa sih sebenernya isi dari email ini..,, saya mulai membaca nya dan sempat terpaku selama beberapa detik tanpa bergerak sedikitpun.Kemudian saya mengucapkan syukur dan beranjak ke arah dinding dimana tertempel daftar impian yang ingin saya capai dalam hidup ini dan mulai memberikan tanda centang di point ke 3.. Ya, saya sungguh tidak percaya, Daftar Impian saya kembali Terwujud.

(*****)

( 3 Bulan Sebelumnya )

Setelah mengikuti tahap seleksi masuk PT Elnusa selama 2 bulan yang dimulai dari tes psikotes sampai wawancara direksi.Suatu hari, kami dikumpulkan di dalam ruangan meeting besar, lalu Division Head kami berkata,” Kalian jangan dulu bersenang senang, karena masih ada tahap eliminasi selama 3 bulan ke depan,, karena itu berjuang dan berkompetisilah.”

Beberapa tahap yang harus dilewati dan diberikan Skoring diantaranya Training bahasa Inggris, Training softskill, Outbound Training, On The Job Training, Karya tulis, Presentasi di depan manager user. Yang nantinya scoring tersebut akan dikalkulasi dan diambil peserta dengan nilai tertinggi. Saat itu peserta berjumlah 80 orang dari berbagai universitas yang sebagian besar didominasi UI, ITB dan UGM. Dalam hati saya berkata,” Mana mungkin saya yang terpilih menjadi peserta terbaik,, saya melihat banyak diantara kami yang sudah S2 dan berasal dari universita universitas ternama.”

Sesampainya di rumah, saya gag sengaja mendengar lirik lagu laskar pelangi ,”Mimpi adalah kunci,.. Berlarilah tanpa lelah, sampai engkau meraihnya ” tiba tiba gelombang semangat mengaliri tubuh saya,,

Ya .. saat itu, mulailah saya mulai menuliskan target2 yang ingin saya raih dalam bentuk daftar impian dan menempelkan nya di dinding kamar, sehingga setiap hari saya bisa melihat kertas itu, dan selalu ada semangat dalam hidup untuk mewujudkan nya menjadi nyata.

Masih tertanam jelas perkataan seorang motivator yang berkata,”keluarlah dari zona nyaman mu,,berikan lah yang terbaik yang bisa kamu lakukan”..Karena itu selama Training, saya sempat menulis sebuah karya tulis setebal 150 halaman yang saya kebut selama seminggu di Balikpapan dimana saya masih terbangun di saat semua orang sudah terlelap untuk mengejar terselesainya karya tulis ini. Pada saat presentasipun ,sebenarnya diperbolehkan menggunakan bahasa Indonesia,,Namun saya mencoba untuk menampilkan nya dalam bahasa inggris.. Sebenernya tipsnya gampang sih, Sukses tidaknya presentasi itu kan ditentukan oleh seberapa sering kita latihan sebelum presentasi. Jadi malamnya saya mengulang ngulang di depan kaca untuk latihan presentasi agar bahasa inggris saya tidak terdengar blepotan. Hehe..

(***)

Di hari dimana saya melihat email dari laptop,, saya terheran heran dan bertanya, “Kenapa acara Coffee break yang seharusnya dihadiri oleh para Jajaran Direksi dan Deputy Director,, bisa2 nya, saya yang diundang?” ketika mata saya melihat ke arah lampiran yang ada di bawahnya... disana tercantum nama saya sebagai Engineering Development Program Terbaik bersama ketiga rekan saya..Jantung saya terasa berhenti berdetak,, dan setelah mencubit tangan saya sendiri.. ternyata ini memang bukan mimpi..

Keesokan harinya, Pada saat cofee break berlangsung,, Nama saya dipanggil ke depan disaksikan oleh semua jajaran direksi dan yang saya membuat bulu kuduk saya merinding dikarenakan sang direktur utama sendirilah yang menyerahkannya langsung dan memberikan selamat..

Sesampainya di rumah,, kakek menghampiri saya dan berkata dengan suata terbata-bata,” Kakek bangga nak” sambil tersenyum lebar,,sayapun mengangguk dan langsung masuk ke kamar dengan mata berkaca kaca.. Buat saya, hadiah terindah bukanlah HP, Jaket dan benda2 yang saya dapat,, tetapi sebuah kata kata sederhana dari kakek saya yang sudah berumur 82 tahun itulah yang menjadi kata2 terindah dan tidak akan pernah saya lupakan sampai kapan pun.

Regards,
Denni Pascasakti

Sunday, July 11, 2010

Backpacker to Abroad ? First Tips : Get A Pasport



Setiap kali orang mendengar kata “Backpacker ke Luar Negri”, Pasti pendapat pertama adalah “Mahal, Ngapain coba.. buang2 uang aj”, Karena itu gw pingin banget nyoba membuktikan nya kalau pendapat itu salah. Memang dari dulu saya ingin bisa backpacker keluar negri yang diawali dari Malaysia-Singapura-Thailand, pokoknya Asia Tenggara dulu deh..

Namun sebelum merencanakan lebih jauh., Langkah pertama adalah Mencari informasi tentang negara mana saja yang bisa dikunjungi tanpa menggunakan Visa, setelah gw bertanya sama om Google, hasilnya terdapat 11 negara yang bisa dikunjungi tanpa Visa yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei, Filiphina, Hongkong, Makao, Chile, Maroko, Peru, dan Vietnam.


Langkah Kedua, adalah mengecek berapa biaya pesawat ke 11 negara tersebut. Lagi2 gw nanya sama om Google, dan si Om menjelaskan beberapa penerbangan Murah yang diantaranya adalah Air Asia, dan Batavia air. Saya terkejut melihat harga pesawat ke Bangkok hanya 295rb Rupiah..wow.. Murah aja, seharga pesawat Jakarta-Jogja dong..Lagi-lagi saya mengecek trip ke negara lain seperti Malaysia Hanya 305rb dan Singapura 250rb.( Harga murah gini Tergantung Lg Promo atau ngak, Kalau promo biasanya Qt udah mesen 1 bulan sebelum hari H ) Memang sih, ada biaya tambahan seperti Airport Tax di Bandara Soekarno-Hatta sebesar 200rb dan Airport Tax dari Luar Negri ke Indonesia sebesar 75rb..(saya bingung , Indonesia Airport Taxnya mahal Juga y? Dah gitu kadang ada tambahan lagi kayak asuransi, pajak daerah, Bagasi, Tali bagasi, dll..lengkap sudah..)

Langkah Ketiga adalah contact temen2 yang ada di negara2 terdekat yang bersedia rumahnya ditumpangi..he2.(Namanya juga Backpacker, Masa nginepnya di Hotel.). Memang karena pekerjaan gw yang beberapa kali naek kapal Seismik sama orang asing yang rumahnya di daerah Asia Tenggara ini, Jadinya gw punya beberapa contact temen2 di Singapura, Bangkok, Malaysia, dan Filiphina.. dan yang terpenting, negara tujuan semuanya harus tanpa Visa,. Karena Kalau ingin Backpacker ke negara yang memerlukan Visa biasanya agak Ribet, Selain kita harus datang ke Kedubes negara tersebut, belum lagi ada tahap wawancara dan Biaya 1 juta rupiah..Kata teman saya, Visa paling sulit yaitu di negara seperti Australia dan USA. Karena mereka juga menerapkan minimum rekening di Bank yang kata nya minimal. 20 Juta Rupiah..huff.. nanti2 aja deh. ( Note: Kalau pengajuan visa kita ditolak, berarti uang 1 juta rupiah pun hangus dan tidak dapat ditarik lagi).

Setelah menghubungi temen2 di kapal , Ternyata Mereka dalam waktu dekat ini sedang berlayar 2 Bulan-an .. Jadinya rencana ke bangkok ditunda dulu, namun ada teman kenalan jaman2 baheula doeloe yang sedang kuliah di Malaysia dan bersedia menawarkan tempat tinggal rumahnya untuk saya tempati beberapa hari.. wah, senangnya, gag perlu deh susah2 nyari motel.

Langkah Keempat, ini yang terpenting buat perjalanan ke Luar Negri yaitu PASPORT.. Pertama denger kata Pasport.. saya terpikir” What The H**L!!,, Jadi gw mesti ngurus lagi deh ke kantor Pelayanan msyrkt yang sulitnya minta ampuuunnn..!”.. Terakhir kali masih terbayang sulitnya mencari SIM A yang sempet gagal beberapa kali dan Wasting time di polres daerah gw.. Hal yang terpenting juga,, Gw gag mau Pake Calo,!!,,Biasa negara kita kan semboyan nya “Maju tak gentar membela yang bayar” apalagi prinsip birokrasinya “ Kalo bisa lama, kenapa harus dibuat cepet” hahaha... Bagus2.Unik juga y ternyata.

Lagi2 gw nanya si Mbah Google, Berikut ini Syarat2 Pasport beserta Tipsnya :
1. Akte Kelahiran
2. Kartu Keluarga
3. Ijasah Terakhir ( Gw pake ijasah SMA aja, Secara gw kan ngakunya mahasiswa)
4. Surat Rekomendasi kantor ( Kalo gag mau ribet, Bilang aja mahasiswa)
5. Kartu Tanda Mahasiswa dan KTP

Mungkin saya cerita singkat Deritanya Nyari pasport Tanpa Calo (Intinya kalo Tanpa calo = 270rb namun mesti bolak balik 4 kali ; Sedangkan pakai calo = 640 rb cukup 1 kali datang paspor dah kelar )

Hari 1:
Hari 1 paling gag jelas,, Setiap gw nanya prosedur paspor, si petugas loket menjawab dengan ketus,” Baca aja disana!”. Dan anehnya tuh tulisan Font Size petunjuknya kuecilll banget, gw aja yang masih muda dah susah mbaca, apalagi nenek2 atau kakek2 yang baca..lemes kali.:).. Ternyata Intinya tuh kita harus beli Formulir pendaftaran seharga 9 ribu Rupiah, Padahal Jelas2 Tertulis FORMULIR PENDAFTARAN GRATISS..wkwk, duitnya lari kemana tuh?? Namun Loket Pendaftaran setiap harinya hanya menerima 100 berkas / Hari.. Jadi gw pulang deh tanpa hasil...aneh ya Cuma 100 berkas/hari?? Tanya Kenapa??

Hari 2
Hari kedua gw sampe di Imigrasi pk 07.30 pagi,, Dan gw bersyukur banget no. Gw urutan 87 ,, lima menit kemudian pendaftaran ditutup karena mencapai batas 100 . Setelah itu, seperti biasa..”Menunggu Antrian”.. Dan yang gag pentingnya nunggu antrian aja sampe 4,5 Jam..!! Lebih Bodohnya lagi.. Perjuangan nunggu 4,5 jam hanya demi mengambil Jadwal wawancara untuk keesokan harinya yang hanya berupa secarik kertas ..ckckck.. Gw no Comment deh untuk hari kedua yang serba gag jelas ini..( Note: di kantor imigrasi didominasi 2 kelompok, kelompok pertama adalah orang2 chinese yang mbawa sekeluarga mulai dari kakek, nenek , anak2, suami, istri, dan serentetan lainnya buat jalan2 ke luar negri, Kelompok Kedua adalah golongan TKI yang bertujuan ke Malaysia, Hongkong dan Hobinya ngegosipin orang,” Eh tau gag sih,, si Tono sekarang istrinya dua lho,, bla..bla..bla..)..cape deh..

Hari 3:
Ni hari terpanjaang dalam hidup.. Karena gw sampe di kantor Imigrasi jam 7 pagi dan baru pulang pk 16.00 Sore.. Sumpah.. Sangat2 wasting time di Hari ke Tiga ini.. Bayangin aja, kita ngantri sampe empat kali.. Pertama : ngantri panggilan Pengecekan berkas ( Padahal berkas kan udah dicek di hari sebelumnya, Kenapa dicek lagi coba?),, Kedua : Ngantri bayar ke kasir (Tahap ini udah jam 12.00 siang),, Ketiga : ngantri Foto ( Nunggunya sampe 2 jam).., Keempat : Ngantri wawancara ( Cuman ditanya mau kemana? Ngapain? Yang totalnya cuman 5 menit.. tapi anehnya nunggu 2 jam juga..Sampe rumah badan gw sempoyongan..*Gubrak*..

Hari 4:
Kita cukup nunjukkin kwitansi pembayaran.. Trus dikasih deh Pasport ..Akhirnya.. Setelah menempuh perjalanan panjang.. Mungkin kata petugas loketnya dalam Hati,” Maka-nya mas, kalo mau cepet,, mbayar doong.., ada uang ada pelayanan”.....ihh ogah deh.

Sekarang semua persiapan udah selese,, Tinggal nunggu tanggal yang pas dan gag padat dengan jam2 kantor.. Untuk trip awal ini gw dah merencanakan pertama ke Malaysia dan Singapura dulu deh..Makasih kepada agan2 yang udah mbaca sampai sini,, Tunggu Blog berikutnya ,, dan saya ingin membuktikan bahwa backpacker itu bisa murah asalkan punya perencanaan dan strategi2 yang cerdik.:).

Salam
Denni Pascasakti.

Saturday, July 03, 2010

Tahun 2014, Lalu lintas Jakarta “Tidak Bergerak”



Debu, polusi, macet, suara klakson dan puluhan ribu mobil dan motor jadi satu dalam satu ruas jalan.Itulah gambaran yang saya rasakan sehari hari ketika akan berangkat ke kantor maupun pulang ke rumah. Ya, Jakarta semakin hari semakin macet, dan tidak ada solusi nyata dari pemerintah akan kemacetan ini.

Berdasarkan data resmi dari pemerintah, tahun 2010 , di propinsi DKI Jakarta terdapat 5,6 juta kendaraan yang terdiri atas 70% motor, 27% Mobil Pribadi, dan 3 % angkutan Umum. Apakah anda melihat ada keganjilan dari data tersebut? Coba kita amati, Mobil Pribadi sebanyak 27% sedangkan angkutan Umum hanya 3%.. Aneh bukan? Berarti perbandingan nya 9:1. Padahal seharusnya jumlah angkutan umum yang lebih banyak ketimbang kendaraan pribadi. Selain itu data dari UPT pajak Kendaraan, setiap harinya di Jakarta terjadi penambahan 300 kendaraan! Hebat kan? Jelas saja Perusahaan seperti YAMAHA sampai mendatangkan bintangnya Valentino Rossi ke Indonesia, karena permintaan masyarakat Indonesia sangat tinggi akan kendaraan Bermotor.

Mengapa ini bisa Terjadi? Jika coba saya analisis, saat ini mudah sekali bagi setiap orang untuk bisa memiliki kendaraan pribadi.Hal pertama karena adanya sistem kredit kendaraan dengan uang muka yang rendah, setiap orang sudah bisa memiliki kendaraan. Sehingga masyarakat menjadi konsumtif. COba saja kita lihat sekarang, Satu keluarga bisa2 memiliki 2 mobil dan 6 motor, padahal jumlah orang di keluarga tersebut hanya 3 orang.. Hal Kedua adalah Sarana angkutan umum yang masih belum memadai dimana jumlah bus way masih terlalu sedikit , Bahkan banyak sekali dijumpai pelecehan seksual di dalam busway oleh orang2 tidak bertanggung jawab.

Langkah dari Pemerintah sampai saat ini
Memang pemerintah sebenarnya sudah melakukan beberapa hal, namun masih terkesan belum cukup signifikan untuk mengurangi penambahan jumlah mobil dan motor, coba saja kita lihat:
1. Busway
Menurut saya dengan adanya busway, lalu lintas semakin tambah padat merayap, karena satu sisi jalan diambil oleh jalur bus way, padahal jumlah kendaraan tidak berkurang sama sekali.
2. Jalur 3 in 1
Dengan adanya sistim 3 in 1, Jalan tetap saja macet, kenapa? Karena orang2 berduit besar tinggal mengangkut 2 orang joki 3 In 1 yang biasanya mangkal di setiap pintu masuk jalur ini, So, Jumlah mobil tetap saja tidak berkurang.
3. Rencana Monorail :
Sampai saat ini Kelanjutan proyek monorail tidak ada kejelasan, bahkan beberapa pondasi monorail yang sudah sempat dibangun justru merusak keindahan kota, karena terbengkalai begitu saja.
4. Pembatasan Umur Kendaraan :
Sepertinya langkah ini hanya wacana yang tidak pernah ada wujud nyatanya.

Solusi Kemacetan di Jakarta
Jika Jakarta terus menerus bertambah padat seperti kondisi saat ini, maka diperkirakan oleh pakar transportasi bahwa pada tahun 2014 , lalu lintas di Jakarta akan Macet Total dan Tidak bergerak. Karena itu dibutuhkan langkah tegas dari pemerintah yang harus segera diwujudkan dalam bentuk nyata.

Menurut analisis pribadi, Terdapat beberapa solusi:
1. Dibuat Peraturan yang berisi pembatasan Jumlah Kendaraan dalam 1 Keluarga.
Jika saya melihat di Negara China, Kondisi Negara mereka adalah Terlalu banyak Jumlah Populasi Manusia, lalu pejabat china menetapkan peraturan bahwa setiap keluarga hanya boleh memiliki maksimal 2 anak. Lalu bagaimana jika 3 anak? Maka Kepala keluarga akan dijadikan sebagai tahanan negara dan mendekam di Penjara.
Hal ini bisa juga ditetapkan Khusus di Jakarta dan Sekitarnya, misalkan 1 keluarga maksimal hanya boleh memiliki 1 mobil dan 2 motor, Jika lebih dari itu akan disita Negara atau mendapat sangsi yang tegas.

2. Menetapkan Pajak kendaraan lebih Tinggi.
Jika bercermin terhadap Negara lain sebagai contoh adalah Jepang, Negara mereka pajak kendaraan nya bisa 10 kali lipat. Sehingga masyarakatnya lebih senang naik sepeda ketimbang naik mobil ataupun motor. Sedangkan jika kita lihat di Indonesia, Pajak kendaraan satu tahun nya hanya 150rb.. Jelas saja 1 keluarga bisa memiliki 3 motor bahkan lebih, karena pajak kendaraan bermotor masih lebih rendah disbanding Negara lain.

Jakarta…oh…Jakarta… Mengapa engkau semakin Ruwet dari Hari ke hari, Semoga Pemerintah bisa mengambil kebijakan yang terbaik, sehingga ada langkah konkrit untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Sehingga setiap orang setiap harinya bisa pergi ke Kantor dengan perasaan yang tenang, tanpa dibayang bayangi lagi2 oleh macet, polusi, klakson, dan emosi sepanjang perjalanan.

Salam Hangat
Denni Pascasakti