Friday, February 25, 2011

1 Years, 3 Different projects, 1 Purpose

1 tahun sudah berlalu sejak saya bergabung di perusahaan oil service PT Elnusa Tbk, waktu terasa begitu cepat dan saya ingin mereview kembali apa yang sudah saya pelajari disini.

Saya masih ingat setelah wisuda, saya yang lulus dengan nilai terbilang lumayan namun tragisnya tidak mengerti apa2 bahkan bisa dibilang pengalaman lapangan sangat minim. Kalau waktu bisa diulang kembali, saya ingin kuliah sambil mengerjakan proyekan terlebih dahulu kemudian sebelum lulus ikutan Kerja Praktek karena saya baru menyadari sekarang akan pentingnya Kerja Praktek untuk mengetahui gambaran dunia kerja.

Pikiran saya pas mahasiswa dulu,”ah yang penting IPK lumayan, konsen ngambil mata kuliah banyak, lulus cepat. Proyekan nanti aja setelah lulus.” Tapi saat ini saya menjawab.” It’s a wrong idea.” Kenapa.?? Karena ketika kita bekerja, yang dikerjakan bukan lagi terhadap buku tulis dan kertas ujian, namun lebih kepada pengoperasian alat, software, dan manajement surveyor serta kru dimana hal ini didapatkan melalui proyek ataupun KP di lapangan ketika mahasiswa. Selain itu, karena ,”Experience is a best teacher”

Saya ingin menceritakan beberapa pengalaman selama 1 tahun agar semakin banyak mahasiswa mengetahui mengenai gambaran pekerjaan di oil services :

a. 2D Seismik Laut Dalam , JOB Pertamina MECDO, Blok Kolo-pandauke, Sulawesi



Setelah selesai masa training 3 bulan, saya langsung diterjunkan ke Sulawesi. Yang mengherankan di proyek ini orang dari Elnusa hanya 2 orang saja, yang lain nya kebanyakan orang Rusia dan Inggris.

Saya ditempatkan sebagai support Dept. Navigasi yang harus membantu data data yang dibutuhkan oleh seorang Chief Navigasi. Cukup banyak yang harus saya pelajari di proyek ini yaitu pengoperasian software navigasi Spectra dan Seispos, selain itu saya juga bertanggung jawab dalam pengolahan data batimetri, pembuatan konturing, menentukan jalur aman kapal seismic yang kedalaman nya diatas 10 meter, serta membantu membuat urutan penembakan air gun.

Suatu saat saya pernah disuruh membuat jalur aman kapal .Setelah bekerja semalam suntuk ,akhirnya saya berhasil membuat jalur aman kapal kemudian menyerahkan kepada Kepala Proyek MR Alex berkebangsaan Inggris,saya berkata” Sir, This is safe way for shooting sequence,.” And he said,”Are you SURE!!, what will you do if this ship sink!! ( tenggelam )..waktu itu saya menjawab,”I belive this ship will not sink sir, trust me.” Kemudian MR alex percaya and said,”OK You’re a good boy.”

Walaupun pada akhirnya kapal sempat menabrak karang 1 kali yang disebabkan kapal melenceng 100 meter dari jalur yang saya berikan,dan kapten kapal kurang memperhatikan arus laut.

Pengalaman selama 3 minggu terapung2 di atas kapal dan dibayang bayangi suara tembakan air gun DUnggg….dunggg.Menjadi Pengalaman tersendiri yang cukup bermakna buat saya.

b. Marine Site Survei , TOTAL Indonesie, Handil-Balikpapan, Kalimantan Timur



Di proyek ini, saya beruntung sekali bertemu dengan ahli ahlinya geodesi di bidang non seismic, dan bisa dibilang ilmu paling banyak saya dapatkan berada di proyek ini, karena banyak sekali peralatan geodesi disana yang cukup beragam untuk dipelajari.

Secara akumulatif, saya berada di proyek ini sekitar 2,5 bulan. Dan selama kurun waktu tersebut saya mempelajari pengoperasian Echosounder single Frekwensi, Echosounder double Frekwensi, DGPS C-Nav, GPS RTK, pengukuran GPS Statik, Current Meter ( Pengukur Arus ), CTD ( Pengukur Sound Velocity ), Pressure Tide Gauge ( Pengukur Pasang Surut otomatis), Levelling, operasional software navigasi Hydropro dan TGO.

Banyak cerita menarik dalam proyek ini diantaranya, saya pernah mendapatkan proyek monitoring Rig di tengah laut menggunakan sipat datar digital , dimana toleransi penutup tinggi yang dipersyaratkan adalah < 1 mm ( padahal di kontrak, toleransinya <3mm). Saya sempat frustasi karena setelah 1 harian penuh mengukur, data harus dihitung langsung di lapangan menggunakan kalkulator, dan hasilnya ,penutup tinggi sebesar 1,3 mm, sehingga klient memerintahkan untuk datang besok pagi dan mengulang pekerjaan yang sama sampai penutup tingginya dibawah 1 mm. OMG..!!!.. Padahal dentuman air laut ke rig ini menyebabkan getaran dan membuat sipat datar ikut bergetar sehingga benang silang tidak bisa diam di tempat.. Tapi Untungnya keesokan harinya,, Kita mendapatkan angka 0,9 mm dengan kerja exta hati2 ,dan yang pasti grogi karena diawasi langsung dari client setiap kali kami memindahkan alat sipat datar sampai pengukuran…..

c. 2D Seismik darat dan Transisi , JOB Pertamina-Medco, Simenggaris-Tarakan, Kalimantan Timur.



Proyek ini merupakan proyek terpanjang yang pernah saya alami, secara akumulatif, saya berada di proyek ini selama 4 bulan. Pertama kali datang ke Blok SImenggaris,Kegiatan Seismik darat berjalan terlebih dahulu, sehingga saya membantu pengerjaan seismic darat terutama departemen topografi dan banyak belajar dari sini diantaranya pengolahan data GPS Statik, dan operasional software GP Seismik.

Di proyek seismic darat, ada 4 bagian yaitu dept topografi, drilling, dan recording, dan processing. Satu departemen, krunya berjumlah hampir 100 orang, jadi kalo dikumpulin bisa untuk melakukan demontrasi menurunkan harga beras di depan gedung DPR-MPR.;p.. yang pasti banyak banget krunya.. Kalau ngeliat gt, kayak ngeliat pas jaman Jepang yaitu Kru Romusha ( Kerja Paksa).. Hanya saja kru seismik dibayar dan diberikan makan yang cukup..:)

Ketika bekerja di proyek seismic darat, ada pengalaman menarik merasakan getaran seperti gempa bumi ketika bom dinamit di kedalaman 30 meter diledakkan dan saya hampir tepat berada diatasnya.. Seruu,,,Selain itu kami juga harus melewati satu satunya jalan akses dari bambu ( Bridging) dimana kiri kanan nya dipenuhi pohon nipah dan merasakan nyamuk yang jumlahnya ratusan mengerubungi kami. Saya baru menyadari setelah sampai di kapal, saya melihat wajah saya penuh bentolan nyamuk hampir rata...



Setelah seismic transisi berjalan, saya yang dipercaya untuk menjadi chief navigasi mulai merancang beberapa program dintaranya pengukuran batimetri, perencanaan alat alat yang dipergunakan, meninjau gun boat di Samarinda, Perencanaan urutan penembakan, Pengukuran pasang surut 29 piantan, Positioning Bentang kabel menggunakan GPS RTK, management kru seismic, operasional software navigasi Qinsy.

Namun sayang, setelah proyek transisi berjalan 30% dan persiapan nya sudah matang, justru datang masalah kehumasan dengan masyarakat setempat yang berakibat dibatalkan nya proyek seismic transisi di blok Simenggaris.


1 Purpose

1 tahun sudah berjalan dan banyak hal saya pelajari, namun saya merasa bahwa saya tetap harus banyak belajar, banyak bertanya, dan melakukan yang terbaik dalam setiap pekerjaan.

Banyak orang ketika memilih pekerjaan, yang ditanyakan pertama kali, pasti,”Gajinya berapa?”, menurut saya pribadi,”Ilmu dan pengalaman merupakan hal yang lebih penting, karena uang nantinya akan mengikuti seiring dengan keahlian yang kita miliki.

Best Regards
Denni Pascasakti.

Monday, February 14, 2011

Why datum and ellipsoid is important ?



Mengapa datum dan ellipsoid menjadi pengetahuan dasar yang harus diketahui oleh setiap geodetic ? . ..karena semua koordinat pasti memiliki informasi dasar mengenai datum, ellipsoid, system proyeksi serta model geoid yang digunakan.

Saya masih ingat ketika beberapa kali mengikuti tes recruitment perusahaan yang menerima lowongan geodesi, di dalam teknikal testnya pasti menanyakan definisi mengenai datum , ellipsoid , proyeksi peta dan definisi model geoid ..

Pada saat awal2 lulus kuliah, saya masih sedikit bingung perbedaan antara definisi datum dan ellipsoid,, namun karena saya penasaran, saya kemudian membaca beberapa referensi buku yang menjelaskan mengenai konsep datum serta sejarah datum di Indonesia, Buku tersebut adalah biografi dari salah seorang bapak geomatika Indonesia Prof Jacob Rais. Buku ini sangat recommend buat yang ingin mengetahui perkembangan geodesi di Indonesia.

Pengertian istilah2 geodesi dlm bahasa yg mudah
Saya mencoba mengartikan istilah2 geodesi dalam bahasa yang mudah :
1. Ellipsoid : Suatu pendekatan model bumi ( Berbentuk elips ) dimana parameternya ditentukan dari setengah sumbu panjang ( a ) , stengah sumbu pendek ( b ) dan nilai penggepengan ( 1/f )
COntoh : Bessel 1841,GRS 67, WGS 72 , WGS 84

2. Datum : Ellipsoid yang memiliki beberapa parameter orientasi , 3 parameter ( Translasi) ataupun 7 parameter ( Translasi, rotasi, skala ). Setiap datum biasanya memiliki 1 lokasi acuan yang dianggap memiliki Undulasi geoid = 0.
Contoh = Datum Genuk (ellipsoid Bessel 1841, acuan di Daerah Jepara), ID -74 ( Elipsoid GRS 67, acuan di daerah padang) , DGN 95 ( Elipsoid WGS 84).

3. SIstem proyeksi : Proses membawa posisi koordinat bumi dari bidang lengkung ( Latitude, Longitude ) ke dalam bidang datar (Easting , Northing). Setiap Negara menggunakan proyeksi peta yang berbeda beda tergantung dari lokasi Negara dan kondisi terrain nya.
COntoh = UTM ( 60 zona ), TM ( 120 Zona ), Mercator, polyeder.

4. Geoid : Bidang ekuipotensial bumi yang dianggap berhimpit dengan permukaan air laut rata rata. Untuk mengetahui bidang geoid diperlukan pengukuran gaya berat. Saat ini digunakan beberapa pendekatan model geoid secara global diantaranya EGM 96, EGM 2008 , dll. Namun di Indonesia model global tersebut masih memilki ketelitian yang cukup rendah ( kurang lebih 1 meter ), karena masih relative sedikit lokasi pengukuran gaya berat di Indonesia.


COntoh Kasus mengapa datum dan ellipsoid menjadi penting


Tahun 2010, saya pernah mengikuti proyek seismic migas di daerah Kalimantan Timur. Di areal migas ini tersebar BM GPS dimana pengukuran nya sudah pernah dilakukan tahun 2005 menggunakan datum WGS 72 .

Tahun 2007, oil company ini melakukan pematokan sumur baru yang posisi koordinatnya diambil dari data seismic lama tahun 1970( tidak ada informasi datum dan ellipsoid ), berdasarkan hasil dari interpretasi survei seismic tahun 1970, terdapat 4 lokasi potensial yang menyimpan kandungan minyak cukup tinggi sehingga direncanakan pada posisi tsb akan dilakukan pengeboran.

Namun apa yang menjadi permasalahan ?

Pada saat dilakukan pematokan 4 titik sumur,.Posisi Koordinat sumur dari data seismic tahun 1970 , tidak memiliki informasi datum dan ellipsoid. dan fatalnya , koordinat dari data seismik tahun 1970 langsung ditarik dari BM GPS Tahun 2005. ( Wgs 72 )tanpa terlebih dahulu dilakukan transformasi datum.


Jadi sejak tahun 2007, 4 sumur tersebut sudah dipatok, sudah dibebaskan lahan nya, di kiri kanan nya sudah dibangun fasilitas pengeboran. Kemudian pada saat ingin dibor, datang perwakilan dari BP Migas yang menyuruh kami untuk mengecek posisi koordinat tersebut.

Apa yang kami lakukan ?

1. Saya meminta dokumen tahun 1970 yang berisi mengenai posisi lokasi sumur lama,( latitude, longitude ) , kemudian menggangap koordinat sumur di dokumen tersebut dalam datum WGS 72 untuk mengetahui posisi preplot dari sumur.
2. Saya melakukan pengukuran survei GPS Statik di lokasi sumur lama yg sudah dipatok tahun 1970, menggunakan datum WGS 72, untuk mendapatkan posisi aktualnya.
3. Kami membandingkan antara posisi Teoritik ( point no. 1 ) dan posisi actual nya ( Point no.2 ),,.. Hasilnya, posisi sumur tersebut terdapat selisih jarak sebesar 326 meter..! Berarti ke 4 sumur baru yang sudah dipatok, semuanya melenceng 326 meter..

Kenapa hal ini bisa terjadi ?

KArena kurangnya pemahaman mengenai datum , ellipsoid, dan system proyeksi dari suatu posisi sumur. Kita tidak bisa menyamakan begitu saja data koordinat tahun 1970 sebagai datum WGS72.

Prediksi awal saya ,kemungkinan data tahun 1970 menggunakan datum Segara daerah Kalimantan Timur dimana ellipsoid yg digunakan adalah Bessel 1841. Atau bahkan bisa juga datum yang digunakan adalah datum lokal yang memiliki 7 parameter tersendiri yang harus dicari melalui proses transformasi datum menggunakan 7 titik sekutu.

Berdasar kejadian diatas, setiap geodetic harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai ellipsoid, datum, system proyeksi, dan geoid, sehingga di kemudian hari tidak terjadi kesalahan posisi yang dapat merugikan perusahaan

Semoga sedikit cerita pengalaman bisa menambah ranah ilmu pengetahuan kita sebagai geodetic engineer yang akan memiliki peran besar dalam melakukan positioning di berbagai macam bidang mulai dari migas, konstruksi, batu bara, ..
Maju Trus Geodesiku..

Salam Hangat
Denni Pascasakti.