Skip to main content

Dilema dlm Memilih Jalan



Ternyata gag terasa waktu 4 tahun sudah berjalan dengan cepat sekali. Tepatnnya hari ini saya melihat 7 orang teman saya satu angkatan sudah mengenakan toga wisuda . Bertepatan hari ini juga, di jalanan teknik UGM tadi, saya melihat anak anak baru yang lagi ospek berbau matahari, dan memakai cocard serta tas karung. Saya jadi teringat tepatnya 4 tahun lalu saya berada dalam posisi seperti itu.

Tapi hari ini adalah hari ini,, saya harus segera menjalani hari sekarang, karena masa lalu adalah cerminan untuk hari ini. Dan hari esok adalah impian yang harus dikejar. Berbicara mengenai Impian, saya sedang dalam mengalami masa yang sangat dilema. Karena Bukan berarti saya ingin membangakan diri, tetapi saya hanya ingin bercerita secara jujur bahwa saat ini saya sedang mengejar impian saya yang ke 2 yaitu “Lulus bulan November dan diwisuda dengan predikat Cum Laude”. Tetapi ternyata kenyataan yang sedang saya alami sekarang sangatlah berbeda, ya.. Saya harus memilih salah satu dari kedua kalimat impian saya..

Kemarin siang saya mendownload data Transkrip Nilai saya, dan ternyata setelah saya hitung Hitung. Sks saya yang hanya tinggal skripsi saja, dan apabila Skripsi saya mendapatkan nilai B, maka IPK saya yang keluar 3,50... Ternyata tanggung sekali, padahal syarat untuk lulus Cum Laude itu harus memiliki IPK 3,51.. Berarti selisih 0,01 point !! Kesimpulan nya saya Mau tidak mau harus mendapatkan nilai A untuk Skripsi saya, di lain pihak bagi anak teknik nilai A untuk Skripsi itu sudah semacam Legenda alias Juaraaanngg banget..

Nah Berarti sekarang saya dihadapkan pada dua pilihan,, Mungkin Temen temen juga bisa bantu saya dalam memilih, karena batas pengisian KRS hanya sampai tanggal 21 Agustus 2009.. Pilihannya adalah :
1. Saya semester ini tetap hanya mengambil skripsi saja, dengan kemungkinan besar mendapatkan IPK 3,50 yang mungkin tanggung sekali Untuk tidak bisa mendapatkan predikat Cum laude,, Tetapi kemungkinan Terbaiknya saya bisa lulus Bulan November 2009, dan bisa segera mencari pekerjaan.
2. Saya semester ini masih mengulang 1 mata kuliah yang paling mudah dan ada kemungkinan besar mendapatkan nilai A,, sehingga Walaupun Skripsi saya B,, saya tetap memiliki IPK 3,52 dan mendapat predikat Cum Laude. Tapi Kerugiannya, Saya harus Ikut Mid Semester Lagi, UAS lagi, dan Kemungkinan Lulus sudah pasti mundur menjadi bulan February 2010.

Yah itulah pilihannya,, Mungkin Saya butuh bantuan pendapat temen2x juga..”Seberapa penting sih Menjadi Sarjana yang Menyandang Predikat Cum Laude ?? Apakah Berpengaruh besar dalam Mencari pekerjaan??”
Dan jikalau kamu yang berada dalam posisi saya,, “Manakah yang mungkin kamu pilih,, menyandang Predikat Cum laude dengan menunda waktu kelulusan dan harus kuliah lagi ataukah Lulus Bukan Cum Laude tapi bisa lulus tepat waktu dan segera mencari pekerjaan ??”
*Dilema *
Denni Pascasakti

Comments

seegeedt said…
om2,,,
ade lo tile,,,ga d jak lu2s jga
muka na da chaos bgt tuch
Anonymous said…
hahaha....dilema tenan yoh bro....
mnurutku emank jadi sarjana cumlaude gak njamin kmu bs segera dpet kerjaan, ato ditrima kerja di perushaan besar, TP SETIDAK-TIDAKNYA bs membantu qm dlm melewati tes administrasi, dlm artian bs "ikud meringankan" bebanmu dlm mengikuti tes masuk kerja, cz bs bantu nyingkirin saingan2mu dg modal nilai/prestasi akadmikmu yg bguz ithu!!! yah walopun mnrtmu thu g sbrpa, tp bg q pribadi q tetep mnsukuriny sbg sbuah kemudahan yg dibrikan TUHAN kpd q, yg memuluskan jalan q wat cari kerja!!! TQ....GBU

Popular posts from this blog

Prosedur Buku Pelaut Panama

  Saya ingin membuat buku pelaut Panama karena adanya kemudahan akses ketika bekerja di beberapa negara sebagai Seaman. Awalnya cukup sulit untuk menemukan informasi di Internet mengenai prosedur pembuatan buku Pelaut Panama di Indonesia. Namun saya segera mencari tahu dan mencobanya sendiri, hanya dalam waktu 3-4 hari kerja, setelah semua syarat dokumen lengkap dan dilakukan pembayaran, saya sudah bisa mendapatkan buku pelaut Panama di Rumah. Berikut ini saya sampaikan beberapa point-point penting mengenai prosedur pembuatan Buku Pelaut Panama : 1.      Dimana membuat buku pelaut Panama? Buku pelaut Panama dibuat di Consulate General of Panama di Jakarta yang berada di World Trade Center Lt.13, Jalan Jend. Sudirman, Karet-Kuningan. Namun karena keterbatasan waktu, saya menggunakan jasa Agent. 2.      Apa saja persyaratan buku pelaut Panama? a.      Surat permohonan dari perusahaan b.     ...

Cerita dan Tips dibalik Pama Persada dan Elnusa

Akhirnya setelah 2 bulan penuh bekerja sebagai bapak rumah tangga, tepat tanggal 13 February 2010 ,aq mendapatkan pekerjaan di PT Elnusa Tbk dan PT Pama Persada menempati posisi MT – Engineering ( kata orang2 sih posisi ini adalah cara cepet untuk masuk ke tingkat managerial) yang pada akhirnya saya memilih bekerja di PT Elnusa Tbk.Saya hanya ingin berbagi cerita dan pengalaman selama mengikuti tahapan tes yang super panjang,membosankan dan sampai berbulan bulan.Ketika itu, saya hanya bisa harap harap cemas dan berdoa menanti setiap panggilan telepon lolos dari satu tahap ke tahap berikutnya. Perjalanan di PT Pama Persada Nusantara (http://www.pamapersada.com/) Semua bermula di awal bulan Desember 2009 ketika aq melihat pengumuman di website akan ada Job fair di UNPAD bandung , yang salah satu diantara perusahaan nya adalah PT Pama Persada Nusantara. Perusahaan ini adalah Kontraktor pertambangan terbesar di Asia yang merupakan anak perusahaan dari PT Astra Internasional. Kemudian tan...

Basic Safety Training (BST) untuk Permohonan Buku Pelaut

Melalui artikel ini, saya ingin membahas mengenai proses BST mulai dari pendaftaran, training, sampai dengan pengambilan sertifikat. Mengapa saya memerlukan sertifikat ini? Alasannya karena saya ingin membuat Buku pelaut di Kantor Syahbandar terdekat, dan BST sebagai salah satu syarat wajib untuk pembuatan buku pelaut. Saya sudah pernah mengambil training BST yang diberikan oleh perusahaan tempat saya bekerja sebelumnya, hanya saja sertifikat tersebut tidak bisa digunakan karena training yang saya ikuti hanya 3 hari, padahal untuk training BST yang sesuai standar STCW adalah 8 - 9 hari. Oleh karena itu, saya harus kembali mengikuti training BST sesuai standar STCW, sehingga sertifikatnya nanti bisa saya gunakan sebagai syarat pembuatan buku pelaut. Dimana tempat training BST di Jakarta dan sekitarnya ? 1.        Bina Sena Website               = http://binasena.com Biaya ...