Saturday, March 20, 2010

Peran ilmu Geodesi dalam Dunia Perminyakan (Part 1)

Kenapa saya menulis artikel ini? Karena pada saat wawancara dan training kerja saya selalu mendapatkan pertanyaan yang sama dari para mentor,”Apa saja yang kamu ketahui dari dunia seismik minyak dan gas ?” ,saya menjawab,” Saya hanya mengetahui pengertian nya saja pak.” Lalu mentor itu berkata dengan wajah terheran-heran,” Memangnya di kampus kamu gag ada mata kuliah survei seismik ya?” ,kata saya,”Belum ada pak”,kemudian mentor itu memberi saran bahwa para sarjana geodesi harusnya juga sudah dibekali oleh ilmu tentang survei seismik .

Dari sedikit perbincangan diatas, saya bermaksud memberikan gambaran kecil tentang survei seismik dan peran geodesi di dalam nya supaya tidak ada lagi lulusan geodesi seperti saya yang hanya mengetahui pengertian nya saja.;).

Bagaimana mencari minyak bumi?

Saat ini minyak bumi paling banyak dicari karena untuk keperluan bahan bakar semua kendaraan dan pabrik industri. Namun berdasarkan perhitungan dari semua cadangan minyak di seluruh dunia, kira-kira jika tidak ditemukan cadangan minyak bumi baru, maka minyak akan habis dalam jangka waktu 40 tahun ke depan.Oleh karena itu diperlukan upaya pencarian lokasi-lokasi baru tempat cadangan minyak bumi itu berada.

Minyak bumi hanya bisa terbentuk apabila hasil dari fosil hewan yang sudah terkubur selama 300-500 juta tahun itu terjebak dalam lapisan permeabel dan impermeabel. Bisa dilihat pada gambar berikut:



Anda pasti bertanya,” lalu bagaimana untuk mengetahui lapisan bawah tanah yang tidak kelihatan?” Nah jawabannya adalah perlunya dilakukan survei seismik, dan para sarjana geodesi terlibat penting dalam perjalanan survei seismik tersebut.


Apa saja pekerjaan survei seismik?


Survei seismik adalah sebuah pekerjaan yang dapat menggambarkan penampang lapisan bawah tanah bumi untuk mengetahui apakah ada potensi minyak bumi di dalam nya. Caranya, apabila di darat dengan memberikan sumber getaran menggunakan dinamit, dimana getaran dari dinamit akan dipancarkan ke dalam tanah kemudian dipantulkan kembali ke permukaan tanah, lalu ditangkap oleh alat perekam yang dinamakan oleh geophone.



Nah survei seismik ini dibagi dalam 3 pekerjaan besar:

a.Akuisisi data seismik: Dalam tahap ini dilakukan proses pengambilan data di lapangan, sampai dengan kontrol kualitasnya. Yang terlibat adalah para ahli geodesi dan geofisika.

b.Processing: tahap ini dilakukan prosesing data getaran yang ditangkap geophone digabungkan menjadi peta penampang bawah tanah, kemudian dilakukan banyak sekali koreksi yang salah satunya adalah koreksi statik dan migrasi. ahli geofisika dan geologi terlibat dalam proses ini.

c.Interpretasi: Tahap ini dilakukan interpretasi potensi lokasi cadangan minyak berada, serta studi kelayakan. Yang terlibat adalah ahli geologi.
Hasil akhir dari survei seismik berusa gambaran mengenai penampang bawah tanah bumi seperti gambar di bahwah ini:



Apa Peran penting geodesi dalam survei seismik??

Dalam dunia seismik dikenal istilah SP (Shot point) yaitu titik yang nantinya akan ditempatkan dinamit, dan istilah TR (Trace) yaitu titik yang akan ditempatkan geophone(alat perekam getaran). Orang yang merencanakan diatas peta dasar, dimana akan diletakkan titik SP dan TR adalah para ahli dari geologi. Setelah perencanaan di atas peta selesai oleh ahli geologi,kemudian peta dasar dan koordinat teoritis itu diserahkan kepada ahli geodesi. Jadi ada 2 data yang kita dapatkan yaitu Peta dasar rencana dan koordinat teoritik titik SP dan TR seperti pada gambar di bawah ini:





Nah, dari data data diatas, peran geodesi adalah bagaimana untuk memindahkan koordinat teoritis menjadi koordinat di lapangan. Kedengaran nya mudah bukan?? Namun jangan berfikir mudah, karena banyak sekali survei yang harus dilakukan diantaranya survei GPS, Survei topografi, proyeksi peta, hitung perataan sampai dengan SIGnya, dan juga dari semua survei harus masuk dalam Quality kontrol(toleransi) yang dipersyaratkan.

Saya rasa sekian dulu gambaran besar tentang peran geodesi dalam dunia seismik, pada tulisan saya berikutnya akan dibahas tentang pekerjaan geodesi secara lebih mendalam dalam “Peran ilmu Geodesi dalam Dunia Perminyakan (Part 2)”. To be Continued.........

Salam Hangat,
Denni Pascasakti

No comments: