Thursday, April 09, 2009

PT Freeport Indonesia


Gambar disamping adalah suasana wilYAH pertambangan PT Freeport di Papua.. Image tersebut saya crop secara langsung pada www. wikimapia.com,, image tersebuat adalah suasana real dan nyata pertambangan disana.. padahal foto tersebut diambil wikimapia.com kirA KIra sekitar 3 tahun yang lalu.. lalu bagaimanakah kondisinya sekarang???
Yang pasti lebih parah dan mengenaskan..
Saya terkadang tidak mengerti.. mengapa pemerintah indonesia masih saja menjual aset aset negara yang sangat berharga ke tangan korporasi asing...
Mengapa bangsa kita masih saja terjajah dan belum merdeka..Tapi kita tetap tidak dapat berbuat apa2x..

Beberapa Kenyataan tentang PT Freeport yang harus diketahui :
1. PT Freeport sudah terikat kontrak dengan pemerintahan Indonesia dalam mendirikan perusahaan pertambangan sampai dengan 2041.
2. SIstim bagi royalti dengan pemerintah indonesia adalah 1-3,5% intuk tembaga dan 1% untuk emas dan perak.. dan sistem perhitungannya menggunakan keuntungan bersih..
nb: Di Afsel.. Sistim bagi royalti seharusnya berkisar antara 5% - 15 %.itupun keuntungan kotor. indonesia merupakan sistem bagi hasil yang termurah
3. Angkatan darat Amerika dan CIA berusaha mendekati Angkatan darat Indonesia melalui PT Freeport dngan selalu memperbaharui sistem persenjataan dan alat transportasi perang di Papua, sehingga kekuatan militer indonesia sepertinnya lebih berpihak kepada PT Freeport
4. Indonesia tidak mempunyai catatan yang pasti seberapa besar volume bahan tambang yang diambil oleh PT Freeport,, dan ada beberapa catatan yang sangat rahasia yang tidak boleh diketahui oleh pemerintah indonesia.. Secara tidak langsung.. adannya suatu negara di dalam negara.
5. Gunung jaya wijaya semakin lama semakin tergerus habis.. Puncak jaya wijaya yang dulu pernah terdapat salju dan merupakan salah satu keajaiban dunia sekarang tinggallah dongeng belaka..
6.Digusurnya ruang penghidupan suku-suku di pegunungan tengah Papua. Tanah-tanah adat tujuh suku, diantaranya suku Amungme dan Nduga dirampas awal masuknya PT FI dan dihancurkan saat operasi tambang berlangsung.
7.Limbah tailing PT FI telah meniumbun sekitar 110 km2 wilayah estuari tercemar, sedangkan 20 – 40 km bentang sungai Ajkwa beracun dan 133 km2 lahan subur terkubur. Saat periode banjir datang, kawasan-kawasan suburpun tercemar Perubahan arah sungai Ajkwa menyebabkan banjir, kehancuran hutan hujan tropis (21 km2), dan menyebabkan daerah yang semula kering menjadi rawa. Para ibu tak lagi bisa mencari siput di sekitar sungai yang merupakan sumber protein bagi keluarga. Gangguan kesehatan juga terjadi akibat masuknya orang luar ke Papua
8.Timika, kota tambang PT FI , adalah kota dengan penderita HIV AIDS tertinggi di Indonesi

Dari cerita cerita diatas penulis jadi berfikir... Banyak warga di papua yang menjerit jerit karena kelaparan.. tapi buat pejabat pejabat di jakarta yang merupakan pengambil keputusan hanya dianggap sebagai angin lalu..
Penulis merupakan mahasiswa dari teknik geodesi yang sudah hampir lulus.. dahulu penulis ingin sekali bekerja di PT Freeport dengan gaji Fresh Graduate 10juta/ bulan.. tapi dengan keadaan yang sebenarnya.. penulis jadi mengurungkan niatnnya untuk bekerja di PT Freeport.. karena sama saja dengan bekerja sama dengan pihak asing ntuk menjajah indonesia...

Hidup adalah pilihan.. walaupun tindakan kita mungkin tidak akan berpengaruh pada PT freeport.. tapi penulis hanya ingin lebih mendukung indonesia.. untuk lebih bisa membangun bangsa Indonesia dan lepas dari pihak asing..

SAlam hangat
Denni Pascasakti

No comments: