Saturday, February 18, 2017

Dream, Hope, and Never Give Up


Saya sangat bersyukur karena diberikan banyak kesibukan di bulan ini. Salah satu alasan-nya, karena di bulan februari ini, denyut aktivitas mahasiswa di Yogyakarta sudah mulai kembali berdetak kencang. Usaha Betterlife Fitness kami mulai menerima cukup banyak pendaftaran member di awal bulan, bahkan untuk pemesanan Suplemen, Susu, dan minuman sudah cukup banyak dan cepat, mau tidak mau saya mulai banyak bolak balik menghubungi supplier yang ada di Jogja dan Jakarta agar saya dapat memberikan pelayanan terbaik yang tepat waktu dengan harga terjangkau.

Di sisi lain, saya juga selalu memantau pembangunan kos putri Blue Pacific yang terus berjalan tanpa adanya hambatan yang berarti, saya juga sudah beberapa kali bolak balik ke pemerintahan kabupaten untuk mengurus Izin IMB berserta izin lingkungan, dokumen dokumen tersebut tidak semudah yang saya bayangkan pada awalnya. Proses perijinan diurus dengan penuh perjuangan, keringat, dan kerja keras untuk mendapatkannya, tapi lagi lagi saya kembali bersyukur karena dokumen dokumen penting tersebut pada akhirnya berhasil saya dapatkan.

Saat ini Kost Blue pacific sudah mencapai tahapan pembangunan lantai dua dan pemasangan rangka atap beserta gentengnya. Dalam seminggu, dua kali saya menuju lokasi proyek untuk memantau progress pembangunannya yang harus sesuai spesifikasi. Harapan dari saya semoga di bulan Juli 2017, kos Blue Pacific bisa segera beroperasi dan bisa segera menerima mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2017/2018. Saya percaya bahwa Tuhan yang menentukan segala sesuatunya ke depan, namun manusia juga tetap harus bisa merencanakan nya dengan sekuat tenaga. Proyek Blue Pacific ini memang saya mulai dengan modal percaya diri, harapan, dan doa. Semoga dalam perjalanannya ke depan, bisa banyak diberikan kelancaran dan manfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

(****)
Memang saya mengakui bahwa saya telah bekerja selama 7 tahun di eksplorasi laut dalam, dan untuk tahun ini, kegiatan saya mengontrol usaha di Yogyakarta dan juga menikmati masa masa bisa dekat dengan keluarga tidak begitu banyak menyita waktu, sehingga terkadang saya merasakan ada “sedikit” passion yang hilang. Apakah passion tersebut? Passion untuk melakukan pekerjaan sesuai bidang pendidikan saya. Oleh karena saya begitu erat dengan pendidikan Teknik Geodesi dan saya mencintai bidang keilmuan tersebut, sehingga saya masih merasa ingin dalam setahun bisa beberapa kali berlayar kembali untuk melakukan pekerjaan sebagai marine seismic Navigator.  Lalu apakah ini masih bisa saya lakukan ? Pasti Bisa.

Awal Bulan saya menyempatkan berangkat ke Jakarta untuk menghadiri test Surveyor Kadaster Berlisensi yang diadakan oleh BPN. Setahu saya tes ini hanya diadakan setahun sekali, tidak tahu bagaimana ceritanya, saya tidak sengaja membuka website BPN dan disana tertulis bahwa akan dibuka pendaftaran surveyor Berlisensi. Wah berarti Jodoh ini, sayapun langsung mendaftar dan lolos seleksi administrasi sehingga dipanggil ke Jakarta. Saya belajar beberapa hari untuk mempelajari materi Pendaftaran Tanah dan pemetaan . Pada saat ujian, soal soalnya langsung saya lahap habis karena saya masih ingat hampir sebagian besar materi yang sudah saya pelajari, sehingga saya cukup yakin dapat lolos seleksi tertulis dan mendapatkan lisensi sebagai surveyor kadaster di DIY.

Cerita lainnya dalam perburuan mencari passion , saya kembali dicontact oleh salah satu teman baik saya ketika bekerja di kapal dahulu, beliau memberi tahu bahwa ada bukaan lowongan di salah satu oil and gas service yang membutuhkan navigator, ketika saya mendaftar, keesokan harinya saya diminta berangkat ke Jakarta untuk wawancara. Sehingga di bulan February ini, sudah kedua kalinya saya berangkat ke Jakarta untuk mengikuti tes interview yang diadakan oleh oil and gas service tersebut. Bisa dibilang cukup lancar dan sukses wawancara yang telah saya hadiri dan tinggal menunggu hasil terbaik.

Beberapa hari kemudian, Lagi- lagi teman akrab saya lainnya memberi tahu bahwa ada bukaan navigator kembali, sayapun segera mengeceknya dan mencoba untuk meng-applynya. Seperti yang sudah saya jelaskan pada paragraph sebelumnya bahwa saya sebagai manusia hanya bisa merencanakan dan memiliki Tujuan, namun tetap Tuhan yang menentukan. Paling tidak saya sudah berusaha yang terbaik, dan keep rolling the ball !

Mendekati akhir bulan February, salah satu saudara dari Istri datang ke Yogyakarta, dia menyampaikan ingin melepas stres karena pekerjaan yang banyak tekanan di ibukota. Berarti sama seperti saya yang sudah cukup banyak aktifitas di bulan ini, lalu kami-pun menyempatkan mencicipi kuliner di Angkringan Gadjah jalan Kaliurang yang cukup recommended, dan ditutup dengan mengajaknya ke museum ullen sentalu yang juga ada di Kaliurang yang menurut saya sangat recommended untuk mengetahui sejarah kerajaan mataram sampai kemudian terbagi menjadi Yogyakarta dan Surakarta.

Cukup sekian dulu tulisan dari saya, tetap semangat menjalani kesibukan kita masing masing, jangan pernah mengeluh dan jangan pernah menyerah. All the best for us !

No comments: