Thursday, November 24, 2011

Instalasi Pertama Kapal Oceanic Finder





Saya masih ingat hari pertama ketika saya berada diatas kapal finder sekitar pertengahan bulan April 2011. Tiga orang dari Elnusa termasuk saya dikirimkan untuk langsung bekerja bersama Employee dari CXX yang didominasi orang orang Perancis dan perusahaan Swire Offshore Maritime yang didominasi orang orang dari South Africa.

Sekitar jam 7 pagi, kami bertiga berjalan menuju instrumen room untuk mengikuti Introduction Meeting dimana kami diajak berkeliling ke setiap ruangan yang ada di kapal dan diperkenalkan aspek2 mengenai HSE dan keselamatan kerja.Staff HSE yang mendampingi kami bernama John,ia berkebangsaan New Zealand dan berbadan tinggi besar. Saya kaget ketika John berbicara tiga kalimat pertama yang begitu cepat dan bergaung sehingga membuat kalimatnya terdengar kurang jelas.

Saya hanya menunjukkan ekspresi mengganguk nganguk supaya terlihat mengerti,padahal sebenarnya saya bingung.. Tetapi ketika saya melihat ke arah 2 teman saya lainnya,kok mereka kelihatan nya ngerti ya? Jangan2 saya doang yang gag ngerti.haduhh .

Setelah John selesai mengajak kami berkeliling kapal sekitar 20 menit, saya segera bertanya ke Fico dan Yoto. “Kamu ngerti gag apa yang si john omongin barusan?” mereka menjawab,”Gue kagak ngerti dab, cepet banget tuh orang ngomong.” Trus saya juga menjawab,”Sama aja sama gw, gw juga gag ngerti, Trus tadi kita ngapain ya 20 menit ngangguk nganguk kayak orang bloon?” hahahahahaha.

Saat itu saya menyadari bahwa setiap negara memiliki lafal dan pengucapan yang khas ketika mereka berbicara dalam bahasa Inggris. Yang paling cepet biasanya temen2 dari New Zealand, orang india pengucapannya agak khas tetapi masih bisa diikuti, orang British mengatakan satu kalimat bahasa inggris tanpa spasi ,orang Rusia dan Perancis selalu bergaung dan kurang jelas dalam pengucapan. dan ternyata yang paling mudah dipahami adalah orang Amerika. Jadi kalau kita sedang nonton film Hollywood dan mendengarkan lafal bahasa inggris mereka, menurut saya itu adalah pengucapan bahasa inggris yang paling mudah dimengerti dibandingkan orang orang bule dari New Zealand dan Rusia.

Instalasi Pertama Kapal Finder

Hari Pertama Saya melihat banyak kabel berserakan dimana mana , di ruang instrument room ada sekitar 30-an komputer yang berjejer dari sudut paling kiri ke sudut paling kanan. Semua orang terlihat sibuk dan berlali lari kecil dari satu ruangan ke ruangan lain. Saya kemudian berjalan ke ruang Navigasi, disana saya berkenalan dengan Mr. Tony yang terlihat sedang sibuk memasang masang jaringan kabel komputer yang akan dihubungkan ke ruang mesin utama. Jaringan kabel dari ruangan komputer dimasukkan ke dalam lantai ,diurut satu persatu dan disusun rapi kemudian disambungkan sampai mencapai ruang komputer utama. Jaringan kabelnya banyak banget, mungkin di dalam lantai ruang instrument room terdapat lebih dari puluhan kabel yang tersebar satu sama lain dan terbilang cukup rumit, sehingga satu hari pertama waktu saya habiskan bersama Mr. Tony untuk menyambungkan kabel, dan kami saling bergantian berteriak “Pull-Pull.”,”Try to push.”, “That’s wrong way, try another one.” Kayak anak kecil sedang mainan layangan.:)

Hari kedua
adalah hari yang cukup berat, Karena hari ini semua kru kapal harus memasukkan kabel sepanjang 6 kilometer berjumlah 4 buah rol raksaksa dari pelabuhan untuk ditransfer ke dalam kapal.Jadi totalnya kami haruns mengulung 24 kilometer kabel segede gaban.

Awalnya saya merasa agak kaget, karena setelah 2 jam pertama kami mengulur kaber , rasanya nih kabel kayak gag ada habisny. Beberapa tangan kami mulai lecet, peluh keringat mulai berjatuhan ke lantai disertai panas matahari.Namun ada hal yang membuat semangat kami tidak pernah turun. Saya melihat semua kru kapal ikut membantu satu sama lain mulai dari Kepala project, Kepala departemen, bahkan kapten kapal. Mantapp deh, jadi kamipun yang masih sebagai Engineer baru malah jadi kasihan melihatnya. Chief saya pada saat itu bernama Michele. Beliau adalah orang berkebangsaan Perancis yang sudah berumur 55 tahun dan ternyata masih cukup bertenaga menggulung kabel raksaksa.

Hari ketiga diisi dengan hari bersih bersih.Kalau dipikir pikir lucu juga, kami yang hari pertama bekerja seperti orang bermain layangan,lalu hari kedua kami bekerja seperti Penjahit yang harus menggulung benang masuk ke dalam rol nya, dan\.. Hari ketiga, seisi kapal bertugas sebagai Pembantu. Wkwkwk. Tapi yang saya kagumnya, rata rata penghasilan mereka diatas 3000 USD/bulan bahkan ada yang sudah mencapai belasan ribu USD per bulan nya, tapi tetep aja mereka gag malu malu untuk menyapu, mengepel, bahkan membuang sampah. Hebat ya. Saya kadang bertanya dalam hati,”Kalau di negara kita diterapkan hal yang sama , masih mungkin gag ya?”


Peresmian Kapal  FInder






Hari yang ditunggu tunggu sudah tiba, hari ini tepatnya tanggal 17 April 2011, kapal Finder sudah merapat di Pelabuhan Raffles Marina , Singapura. Saya melihat dari kejauhan nampak banyak orang sedang berjalan bersama-sama menuju ke arah kami. Di barisan terdepan ada barongsai disertai tarian tarian china, dan ternyata dibelakangnya saya melihat beberapa orang yang saya kenal. Ya ternyata mereka adalah Jajaran Direksi PT ELNUSA TBK dan jajaran Direksi serta CEO dari PT CGV.
Saya menyadari bahwa saat itu perusahaan kami sudah bergabung untuk membentuk suatu perusahaan baru bernama PT Elnusa CGV. Namun utusan dari Elnusa hanya 3 orang dan semua jajaran Direktur Elnusa datang, lantas saja saya merasa harus menemui beliau beliau dengan segera. Saya pertama kali menghampiri Direktur Operasional, beliau nampak heran karena mungkin belum pernah melihat saya yang notabene baru bekerja 1 tahun di Elnusa, berbeda dengan kedua teman saya yang sudah memiliki pengalaman kerja di Elnusa selama 12 tahun. Namun saya cukup senang karena Pak Direktur Operasional berkata,”Nah, harus gini yang Muda juga ambil peran untuk alih teknologi supaya bangsa Kita Indonesia juga mampu bersaing dengan orang orang Bule. Sukses ya mas. Semangat!”

saya juga sempat bertemu dan berbincang bincang dengan Direktur utama Pak Suharyanto, kemudian beberapa orang penting dari BP Migas, ESDM, Pertamina serta Mitra Energi. Rasannya seneng banget, karena banyak diantara mereka yang memberikan support penuh mengingat kapal Finder ini dalam waktu dekat akan memakai bendera Indonesia dan merubah nama menjadi kapal Elnusa Finder sebagai satu satunya kapal seismik 3DPertama di Indonesia yang berbendera Indonesia dan memakai kru kapal orang asli Indonesia.

Hari itu suasana sangat ramai, banyak orang tersenyum bahagia, tertawa, dan suasana meriah ada dimana mana. Sayapun lagi lagi menyempatkan memfoto beberapa tempat di kapal Finder, dan malamnya menonton film Hollywood bersama di ruang cinema.


Namun waktu seperti terasa begitu cepat berlalu, 1 hari penuh peresmian kapal sudah berlalu. Paginya kami langsung mulai berangkat memulai project di Vietnam sebagai project perdana.

Saya , Fico, Yoto sebagai satu satunya orang Indonesia yang mewakili Elnusa, mencoba memberanikan diri serta mempersiapkan mental untuk memulai bekerja bersama orang orang bule yang tersebar dari berbagai belahan dunia.
dan saya saat ini merasa sangat Tertantang. Ya, karena saya merasa membawa nama Indonesia, Saya percaya bahwa suatu hari nanti, bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar dan mampu bersaing dengan orang orang kulit Putih.


(to be Continue)

Best Regards,
19 November 2011 ; Pk 02:30 pagi
Palawan Island, Philiphine
www.dennipasca.blogspot.com

No comments: