Saturday, July 30, 2011

Can The Money Make You Become RICH ??




Saya mencoba merenungkan dalam hati dan bertanya,”Apakah uang dapat membuat kita menjadi orang yang kaya?” Sudah 1 bulan belakangan ini ,setiap harinya saya justru membaca buku-buku mengenai ekonomi management .Akhirnya saya menemukan dua referensi buku yang cukup bagus. Buku pertama berjudul “Rich Dad Poor Dad yang ditulis oleh Robert T Kiyosaki.” ,Buku kedua berjudul “Unlimited Wealth yang ditulis oleh Bong Chandra.” Dan di dalam tulisan saya kali ini, saya akan memasukkan beberapa artikel dari buku tersebut.

(****)

Saya kembali teringat beberapa tahun yang lalu saya sedang mengerjakan proyek di Tarakan , Kalimantan Timur. Ketika waktu senggang, datang seorang pekerja freelance lulusan SMA yang menceritakan pengalaman nya mengenai uang.

Saya masih percaya bahwa yang dinamakan guru bukan hanya orang yang bergelar Profesor atau Doktor. Justru orang2 lulusan SMA bahkan tukang ojek atau tukang sapu, mereka juga seorang guru, YA .. mereka adalah guru kehidupan.

Teman saya tersebut mulai menceritakan pengalaman nya mengenai uang,”Dulu saya pernah mengerjakan proyek di Brunei. Ada tiga orang Freelance Saya (Pak A), kemudian Pak B, dan Pak C. Proyek disana cukup panjang , hampir 1 tahun kami tidak sempat pulang ke rumah menemui istri. Setiap hari yang dilihat cuma hutan dan rawa-rawa, namun karena kami bekerja demi mencukupi kebutuhan keluarga, kami tidak pernah mengeluh.”

“Setelah proyek 1 tahun tersebut berakhir, tibalah tanggal yang dinanti nanti (beliau tersenyum, dan saya mengerti yang dimaksud adalah tanggal gajian). Kerja keras selama hampir setahun tersebut dibayar dengan salary yang cukup memuaskan. Saya ( Pak A ), Pak B, dan pak C mendapatkan gaji yang sama sebesar 90 juta.

Ketika 3 tahun kami tidak bertemu, akhirnya kami bertiga dipertemukan kembali dan mulai menceritakan pengalaman masing masing mengenai uang 90 juta yang pernah didapatkan dari kerja keras selama 1 tahun.

Saya ( Pak A ) = Saya sekarang bersyukur sekali, karena uang tersebut hampir seluruhnya saya belikan tambak di daerah Kaltim. Kemudian sisanya saya belikan bibit seperti ikan dan udang. Tanpa terasa setelah 3 tahun, modal saya dulu sudah kembali. Apalagi ketika panen besar, saya bisa menjual puluhan kg kepiting, dan udang yang cukup laku di pasaran dengan harga tinggi. Jadi walaupun sedang tidak ada panggilan proyek, saya masih ada pemasukan dari usaha tambak.

Pak B = Wah pak A beruntung sekali, kalau saya ketika saya sampai di rumah, istri saya minta dibelikan mobil , katanya sih supaya kemana mana gag kepanasan dan kehujanan, dan salah satu alasan nya supaya menaikkan gengsi, karena tandanya kita udah mampu membeli mobil sedangkan tetangga2 lain masih banyak yang naik motor.

Tapi saat ini, ketika tidak ada panggilan proyek, saya gag ada pemasukan pak , bingung mau usaha apa. Jadi sampai sekarang saya masih pinjam uang ke beberapa tetangga . Rencananya kalau utang kami udah numpuk, ini mobil mau saya jual saja.

Pak C = Kalau saya , seluruh uang saya tabung di bank. Tapi gag tau kenapa, semakin saya simpan, saya semakin berkeinginan untuk membelanjakan nya. Sekarang uang di bank tinggal ¼ nya, dan kalau saya lihat bunga nya setelah 3 tahun, yang ada justru potongan yang semakin membesar.

Saya pernah membandingkan, 90 juta 3 tahun yang lalu dibanding 90 juta saat ini jika saya simpan di bank, nilainya berbeda jauh. Karena ada factor inflasi yang menyebabkan harga2 semakin melambung tinggi.

Dari ketiga cerita diatas, mungkin sedikit menjawab pertanyaan saya mengenai ,” Apakah uang dapat membuat kita menjadi orang yang kaya?”

How About Credit Card ?
Beberapa bulan lalu heboh mengenai beberapa pelanggan kartu kredit yang didatangi Penagih uang yang meneror keluarga pemilik kartu kredit kemudian ada yang sampai dipukuli karena tagihan yang belum dibayar.

Saya cukup penasaran mengenai isu kartu kredit ini dan mencoba bertanya kepada senior saya di kapal yang memiliki 3 kartu kredit namun belum pernah sekalipun didatangi oleh penagih hutang. Beliau menceritakan pengalaman nya,”Denni, Kartu kredit itu bisa sebagai penolong kita, bisa juga sebagai perangkap bom waktu yang bisa membawa pemilik kartu kredit terbuai dalam penggunaan nya.

Banyak pengguna kartu kredit dalam sebulan tagihan belanja nya mencapai 10 juta Rupiah, padahal gaji nya dalam sebulan hanya 3 juta Rupiah. Aneh bukan ? Kartu kredit memang bisa dibayar dengan tagihan minimal. Dalam kasus diatas, pemegang kartu bisa membayar hanya 2 juta rupiah walaupun tagihan belanjanya 10 juta rupiah dalam sebulan. Tapi itulah Jebakan dan Perangkapnya !!

Semakin kita membayar minimal, semakin banyak tagihan kita, dan bunganya semakin besar!. Maka dari itu jangan heran apabila dalam 2 tahun , tanpa kita sadari, tagihan kartu kredit bisa mencapai 30 juta rupiah dan kita dengan kurang tanggap berkata,”Lho kok bisa ? saya kan sebulan hanya kurang membayar 1 juta, Kenapa sekarang jadi 30 Juta?”

Ya.. Jawaban nya adalah BUNGA! , dan perilaku salah yaitu Besar pasak daripada tiang yang membuat seseorang terperangkap, dan mereka hanyalah gali lubang dan tutup lubang.

Solusinya : Kalau Tagihan belanja sebulan 10 juta, maka bulan itu bayarlah 10 juta. Kalau gaji anda sebulan 3 juta, maka belanjalah yang seperlunya, dan jangan lebih besar dari pemasukan anda.Okey!

Dengan memberi, kita akan mendapatkan yang LEBIH BESAR

Dalam buku Bong Chandra, beliau mengatakan bahwa memberi kepada orang tidak mampu itu bagi kita sendiri seperti selang air, Semakin banyak memberi maka akan semakin besar yang kita dapatkan. Beberapa orang was-was ketika memberi 1/10 dari pendapatan nya sebulan, ia pasti tidak akan dapat mencukupi kebutuhan nya.

Namun saya sudah mengamati di kehidupan sekitar, orang yang sangat kaya justru orang yang paling sering dalam beramal. Ada seseorang di komplek perumahan saya yang merupakan orang terkaya. Beliau menggunakan uangnya justru untuk membangun sekolah dan membuat beasiswa yang diperuntukkan bagi kalangan tidak mampu. Dan ketika saya amati, bisnis usahanya bukan semakin bangkrut, namun justru semakin besar.

Karena semakin banyak memberi, semakin besar yang didapatkan.

(***)

Di sinetron sehari hari juga kita selalu dipertontonkan adegan orang orang kaya yang menyiksa pembantunya, memukuli supirnya, dll. Sehingga terbentuk anggapan bahwa orang kaya itu pasti sombong dan jahat. Namun Bong Chandra mengatakan bahwa ,”Orang yang kaya itu memang sombong, mereka tidak mau berbagi kepada orang lain. TETAPI lihatlah orang yang sangat kaya , mereka justru rendah hati dan senang beramal kepada yang membutuhkan.

The LAST …

Setelah membaca beberapa buku, mendengarkan cerita pengalaman dari guru kehidupan. Saya mulai berfikir bahwa uang tidak akan membuat kita kaya, karena uang sifatnya hanya sementara. Banyak orang yang di umur 30 tahun kaya raya, namun justru jatuh miskin di umur 50 tahun.

Jawaban yang saya dapatkan untuk membuat membuat seseorang menjadi kaya adalah WAKTU dan PENGETAHUAN. Ya… WAKTU karena orang tersebut bisa mengambil waktu sejenak untuk berfikir agar tidak terjebak dalam kehidupan. dan PENGETAHUAN yang membuat seseorang bisa mengatur uang menjadi kekayaan bukan kemiskinan. Dan Percayalah bahwa PENGETAHUAN tidak akan pernah habis dan bersifat kekal.

Best Regards,
Denni Pascasakti
Tangerang, 29 Juli 2011. Pk 08:43
www.dennipasca.blogspot.com

1 comment:

kasurusak said...

Saya setuju dengan tulisan "Can The Money Make You Become RICH ??". Ya, Pengetahuan dan Waktu adalah MODAL UTAMA untuk membuat seseorang menjadi kaya. Pengetahuan adalah mata uang yang berlaku di seluruh negara sedangkan waktu adalah sumber daya yang paling berharga dan tiada tandinganya. Keduanya saling melengkapi untuk menuntun orang menuju KESUKSESAN. Nice Word Mas,...