Skip to main content

Posts

Trip Akhir di Kapal Berbendera Merah Putih

Trip yang saya lalui di kapal pada bulan Maret 2016 lalu membuat saya merasa galau yang sangat besar. Mengapa? Karena tinggal beberapa bulan lagi Istri saya akan melahirkan anak pertama tercinta kami, Menurut hitung-hitungan rotasi bekerja yang sekitar 5 Minggu ON dan 5 Minggu OFF, maka Trip di bulan Juni 2016 nanti merupakan trip yang sangat mendebarkan. Hal terburuk atau worst case adalah jika saya masih di kapal dan Istri saya sudah saatnya melahirkan. Saya tidak mau hal ini terjadi. Pekerjaan di kapal memang tidak se-fleksible pekerjaan di darat yang bisa pulang ke rumah kapan saja ketika ada hal emergency. Apabila kita sedang bekerja di tengah laut, tidak mungkin kita meminta segera dipulangkan ke rumah karena alasan istri mau melahirkan. Walaupun saya saat itu sudah mengambil skip tri p, namun tetap saja kita tidak tahu pasti kapan tepatnya istri akan melahirkan. Dalam hidup, saya memiliki 4 Prioritas, Prioritas pertama adalah Agama dan Iman saya, Prioritas kedua adal...

Harga Bensin Yang kian Murah

Kira kira sudah sekitar 8 bulan yang lalu saya memiliki mobil dari salah satu merek di Jepang, pada awalnya karena ketidak tahuan saya sama sekali mengenai   Jenis BBM apa yang paling cocok dikonsumsi oleh kendaraan yang saya miliki, pada 3 bulan pertama sempat saya isikan bensin Premium, namun lama kelamaan saya menyadari bahwa saya harus belajar banyak   mengenai   jenis bensin yang cocok sebelum terlambat.  Saya mendapatkan banyak pengetahuan dari buku, internet, bahkan bertukar pendapat dengan teman teman yang sudah berpengalaman.Jenis bensin yang paling cocok untuk suatu mobil ternyata tergantung dari rasio kompresi mesin, Mobil yang saya miliki ini memiliki kompresi mesin 10,5. Baru terbukalah pemikiran saya bahwa rasio kompresi mesin mobil saya sangat tidak cocok dengan bensin premium dengan oktan hanya 88. Pada saat yang bersamaan, Pertamina juga baru saja mengeluarkan bensin baru yaitu Pertalite dengan oktan 90 – 91, dan setelah saya pelajari tern...

Life After Married

Tidak terasa hampir 1 tahun sejak kami berdua mengikat janji pernikahan di depan altar gereja Santa Maria Kota Tangerang, Waktu berjalan sungguh cepat sekali, dan jika ada teman saya bertanya,”Bagaimana kehidupan setelah pernikahan?” saya bisa menjawab dengan mantap,”Kehidupan kami sangat bahagia.” Ya benar, saya sangat bahagia sekali menjalani kehidupan setelah penikahan, yang paling terasa karena selalu ada seseorang yang memberikan perhatian lebih daripada orang lain. Sebagai contoh untuk hal sepele ada yang membuatkan masakan setiap hari, ada teman hidup untuk berdiskusi di sore hari sambil meminum teh, ada teman hidup berbagi di saat senang maupun susah. Itulah hal yang membuat saya merasakan adanya kebahagiaan di dalam hidup. Selama 1 tahun ini, kami belum pernah bertengkar, sejauh yang saya ingat hanya satu kali berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan, setelah itu tidak ada lagi pertengkaran apalagi kekerasan di dalam berumah tangga. Mungkin ada yang mengatakan,”A...

Experience is the Best Teacher

Baru kali ini saya absen dari dunia tulis menulis hampir selama 2 bulan , hal ini menyebabkan blog ini menjadi tidak terupdate cukup lama. Padahal target saya sebelumnya bahwa setiap 1 bulan sekali minimal saya harus membuat satu artikel, namun saya menyadari bahwa konsistensi terkadang dirasa sedikit sulit untuk dipertahankan dari waktu ke waktu. Banyak kejadian yang sudah terlewati begitu saja tanpa dituliskan menjadi sebuah blog, begitu juga untuk liburan kali ini, saya beusaha sangat keras. Mungkin ini adalah salah satu kelemahan saya yang terlalu bersemangat sehingga selalu ingin mengambil segala peluang untuk memberikan manfaat bagi orang lain. (****) Liburan kali ini dimulai dengan keinginan saya untuk membuka fitness center di pusat kota Yogyakarta, Lokasinya memang sangat strategis karena begitu dekatnya dengan kampus UGM, Sanatha dharma, UNY, dan Atma Jaya. Saya pun melihat peluang bahwa sudah terlalu banyak bisnis di Jogja terutama dilakukan di bidang makanan,...

Betterlife Fitness Flamboyan Yogyakarta

Liburan kali ini termasuk liburan yang paling banyak menguras energi, pikiran, waktu dan juga menguras kantong J . Padahal kalau dihitung-hitung, cukup lama liburan ini saya tinggal di Jogja yaitu sekitar 5 minggu, namun entah mengapa waktu terasa berjalan begitu cepatnya, sehingga walaupun setiap hari pikiran saya selalu terfokus untuk membangun betterlife Fitness, ternyata tetap saja waktu 5 minggu tersebut belumlah cukup. Segala perjuangan dimulai pada awal Maret 2014 . Sepulangnya saya dari laut Afrika, saya langsung mengadakan pertemuan dengan Manager kontraktor yang membangun ruko untuk penyerahan kunci. Penantian panjang proses pembangunan ruko sejak Agustus 2013 pada akhirnya bisa selesai dengan tepat waktu. Namun masih ada beberapa hal yang memang perlu diperbaiki salah satunya adalah kebocoran di eternit, kemudian masih ada eternit yang terlihat retak, dan lampu yang tidak menyala. Pokoknya semua hal harus beres ! Satu per satu dari masalah kecil sampai masalah bes...

Selat Hormuz dan Ketergantungan Minyak di Indonesia

Tiga minggu sudah berlalu di atas kapal berbendera Indonesia yang mengarungi samudera sampai di laut Afrika untuk eksplorasi minyak bumi. Suhu udara pada trip perjalanan kali ini pun saya rasakan sangat panas ,terbukti setelah melakukan aktifitas selama 3 jam di top deck dan terjemur langsung sinar matahari, saya menyadari bahwa kulit saya segera berubah menjadi coklat. Tidak heran juga mengapa banyak orang Afrika yang berkulit hitam dikarenakan suasana suhu udara yang panas, matahari bersinar hampir sekitar 14 – 15 jam dalam sehari, belum lagi ditambah daratan di Afrika yang sebagian besar dipenuhi oleh gurun pasir dan tanah tandus. Saya menjadi sangat bersyukur bisa dilahirkan dan besar di tanah air Indonesia yang subur. (****) Perjalanan kali ini ,saya membawa dua buku yang sempat dibeli di Togamas Yogyakarta, buku yang pertama berjudul “ Membangun perusahaan Energi Nasional ” yang ditulis oleh Salis S.Aprilian dan menurut saya buku ini banyak menjawab banyak pertan...

4,5 Tahun terpenjara dalam sebuah Kawat Gigi

Sumber gambar = http://pghdentalclinic.com/ Tanggal 18 January 2014 kemarin merupakan hari yang akan selalu saya ingat. Sudah 4,5 tahun perjuangan memakai kawat gigi yang penuh dengan tantangan, sariawan, rasa ngilu setiap kali kontrol, pada akhirnya bisa selesai juga .Banyak pengalaman yang ingin saya sampaikan melalui blog ini terutama karena saya sudah melewatinya dengan berganti dokter gigi sampai dua kali, tantangan berdebat untuk melepas kawat gigi, dan biaya-biaya yang sudah saya keluarkan selama ini. Memang ada hal-hal positif lainnya yang saya dapatkan setelah memasang kawat gigi dalam jangka waktu yang sangat lama, hal hal tersebut diantaranya gigi saya saat ini terlihat rapi, lebih rapat antar satu gigi dengan gigi lainnya, dan terlihat lebih bersih. (****) Alasan mengapa saya memasang kawat gigi, karena 4,5 tahun yang lalu gigi saya mulai berdesakan satu dengan yang lainnya ditambah mulai tumbuhnya gigi geraham belakang sehingga mendesak ke depan .Beberapa ...