Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Seismik Laut

Inside the Brotherhood

Kapal Finder sudah beroperasi di lautan lepas selama 1,5 tahun, namun baru kali saya merasakan bekerja di shift yang hampir tidak ada orang Indonesia-nya sama sekali .Jadi mau gag mau setiap hari harus berbicara memakai Bahasa Inggris, Awalnya ada perasaan was-was kalau-kalau tenses atau pronounciationnya salah. Namun pertanyaannya, “Kalau saya tidak pernah mencoba , Kapan bisa mahir-nya?” Sama halnya seperti orang yang ingin belajar berenang. Ia sudah membaca berpuluh puluh buku mengenai teknik berenang, kemudian mempelajari gambar dan video tentang cara cara berenang. Tetapi dia sendiri belum pernah masuk ke kolam renang. Apakah kemudian setelah membaca buku dan mempelajari gambar orang berenang, maka lantas orang ini menjadi mahir berenang? (****)

Proyek Perdana Oceanic Finder di Laut Vietnam

Tiga hari sudah berlalu sejak kapal berlayar dari Singapura menuju Vietnam,.Perasaan mulai bercampur aduk antara bingung dan grogi. “Saya harus ngapain ?” . Beberapa saat kemudian, saya menuju ruang kerja navigasi dan mengambil tempat duduk, di depan saya terpampang 18 layar monitor navigasi yang sangat asing, bahkan software navigasi yang bernama Seapronav-pun, saya belum pernah mendengar apalagi menggunakannya. Shift leader saya datang, beliau adalah orang yang saya hormati. Kami sama sama dari Indonesia, selain itu kami juga berasal dari jurusan yang sama yaitu Teknik Geodesi. Shift leader saya bernama Pak Dahlan yang memiliki perawakan serius, berbadan tegap dan berkacamata. Kemudian datang lagi dua orang Chief navigasi. Yang pertama adalah Michelle, beliau berbadan gemuk dan besar , berumur sekitar 56 tahun, berambut putih dan berasal dari Perancis. Sedangkan yang kedua adalah Hewingson yang Tinggi besar, berumur sekitar 61 tahun . Hewingson berasal dari Australia, namun karen...

3 Mitos tentang Pelaut yang tidak selalu benar

Tanpa terasa waktu 2 tahun berjalan begitu cepat. Cukup banyak kenangan yang saya alami sebagai seorang pelaut, dimulai dari petualangan di laut Sulawesi bersama orang Rusia, pedalaman sungai Kalimantan yang dipenuhi oleh buaya, petualangan di Vietnam , Sarawak, sampai Filiphina. Saya belajar bukan hanya mengenai hal-hal teknis, namun justru lebih banyak menerima pelajaran mengenai hidup terutama karena rekan kerja saya rata rata berumur 10-15 tahun lebih dewasa. Dan yang anehnya,walaupun atasan saya selalu berbeda beda, ada 1 persamaan. Mereka senang membimbing dan berbagi pengalaman kepada yang lebih muda dan tidak senioritas. Kehidupan pelaut ternyata tidak sekeras dan sesulit seperti yang masyarakat bayangkan, walaupun terkadang ada resiko resiko yang harus dihadapi seperti ombak besar badai Typhoon dan Tsunami., Bahkan, Setiap kali saya akan berangkat ke Laut dan ingin berpamitan dengan bapak ibu, saya melihat kedua mata mereka berkaca kaca walaupun raut muka mereka seperti d...

Instalasi Pertama Kapal Oceanic Finder

Saya masih ingat hari pertama ketika saya berada diatas kapal finder sekitar pertengahan bulan April 2011. Tiga orang dari Elnusa termasuk saya dikirimkan untuk langsung bekerja bersama Employee dari CXX yang didominasi orang orang Perancis dan perusahaan Swire Offshore Maritime yang didominasi orang orang dari South Africa. Sekitar jam 7 pagi, kami bertiga berjalan menuju instrumen room untuk mengikuti Introduction Meeting dimana kami diajak berkeliling ke setiap ruangan yang ada di kapal dan diperkenalkan aspek2 mengenai HSE dan keselamatan kerja.Staff HSE yang mendampingi kami bernama John,ia berkebangsaan New Zealand dan berbadan tinggi besar. Saya kaget ketika John berbicara tiga kalimat pertama yang begitu cepat dan bergaung sehingga membuat kalimatnya terdengar kurang jelas. Saya hanya menunjukkan ekspresi mengganguk nganguk supaya terlihat mengerti,padahal sebenarnya saya bingung.. Tetapi ketika saya melihat ke arah 2 teman saya lainnya,kok mereka kelihatan nya ngerti ...

Document Requirement for Offshore Engineer Who Work Abroad

Punya impian bekerja sebagai Oil and Gas Engineer di Lepas Pantai ? Ingin merasakan pengalaman terombang ambing di tengah-tengah samudra dan hantaman badai Typhoon ? Jika kamu tertarik, maka artikel ini bisa menjadi salah satu informasi untuk melangkah lebih dekat dalam menggapai impianmu. Suatu hari adik angkatan yang mendaftar Kerja Praktek di Kantor tempat saya bekerja mendatangi saya dan berkata, “Mas , saya ingin sekali bisa diberangkatkan ke Offshore.” saya mendukung penuh semangatnya supaya bisa dikirimkan ke lapangan tepatnya di offshore. Namun ternyata mereka belum beruntung memiliki kesempatan terjun langsung ke offshore dikarenakan terbentur dalam hal persyaratan dokumen, sehingga mereka hanya diberi kesempatan melakukan prosesing data offshore di kantor. Ya, untuk setiap orang yang ingin bekerja di offshore,mereka harus memiliki dokumen dokumen ber- standar Internasional yang wajib dipenuhi. Namun jika pada saat Kerja Praktek , kamu belum beruntung untuk pergi ke offshore, ...

A Story to get “International Offshore Certificate” ( PART II )

Loyang Offshore Base, SIngapura Cuaca semakin mendung, setelah 30 menit kami berada di dalam taksi, sang supir menghentikan taksinya tepat di depan salah satu gedung yang ada di Singapura. Ya, kantor ini merupakan kantor baru saya. Perusahaan dengan saham patungan fifty fifty antara Elnusa dan CXX, bernama PT ECS ( Elnusa CXX )memiliki kantor di Singapura dan di Jakarta. Kedatangan kami kali ini untuk memperkenalkan diri serta rapat bersama. Ketika kami diperkenalkan,hampir semua orang menanyakan kepada saya,”Hi Denni, How Old Are You ?” saya menjawab ,”28 years old sir.”.. dan bapak bule itu selalu mengatakan ,”You looks too young.” ( padahal dalam hati saya berkata,”Sebenernya sih 23 tahun pak,.. Namun kalo saya bicara jujur, Pasti timbul keraguan karena syarat untuk bergabung di Perusahaan Asing, biasanya sudah memiliki pengalaman 4-5 tahun. Walaupun pada kenyataan nya tidak kesemua nya seperti itu, dan kemampuan tidak selalu berhubungan dengan lama nya kita bekerja.) (***...

Lingkup pekerjaan Survei Seismic Laut

Beberapa hari ini, email saya sering berisi pertanyaan,“Mas, saya baru masuk di jurusan geodesi, sama seperti mas. Saya tertarik sekali bekerja di perusahaan minyak, bisa ceritakan mas mengenai gambaran umum pekerjaan disana?” Karena cukup banyak pertanyaan seputar lingkup pekerjaan Survei Seismic laut,sehingga saya merasa perlu untuk mensharekan di blog ini. Semoga bisa membantu menjawab pertanyaan tentang,”Bagaimana sebenarnya gambaran umum pekerjaan di Marine Seismic itu?” Apa itu Pekerjaan Seismik Laut? Seismik laut adalah suatu pekerjaan untuk mencari kandungan minyak dan gas bumi yang ada di lapisan bawah bumi tepatnya di daerah laut. Namun karena kita tidak mengetahui dimana kandungan minyak bumi itu berada, sehingga diperlukan pemetaan terhadap lapisan bawah bumi. Yang jadi pertanyaan ,”Bagaimana cara memetakan lapisan bawah bumi?” jawabanny adalah dengan melakukan Survei Seismik laut dimana wahana yg digunakan adalah kapal seismik . Syarat untuk dapat memetakan lapisan baw...

Sekilas Kenangan proyek Pertamina-Medco

Proyek ini berjalan karena semakin sedikitnya cadangan minyak dan gas bumi yang ada di Indonesia.Berdasarkan perhitungan, Indonesia hanya memiliki cadangan minyak untuk sekitar 10 tahun ke depan, sehingga apabila tidak ditemukan cadangan minyak baru, maka pada tahun tahun 2020 Indonesia akan mengalami krisis minyak. Selain itupun kondisi Indonesia diperparah dengan tidak adanya pembatasan terhadap jumlah mobil dan motor, sehingga konsumsi bahan bakar nasional menjadi 1.600.000 barel, padahal Indonesia hanya mampu memproduksi 1.000.000 barel. Mungkin anda bertanya,”Lalu dari manakah Indonesia mencukupi kekurangan 600.000 barel?”. Ya, Indonesia sampai saat ini masih mengimport 600.000 barel dari luar negri, dan menjadi beban devisa negara kita dari tahun ke tahun. Padahal Indonesia adalah Negara yang sangat kaya dengan cadangan minyak, namun apa daya, jika anda sempat bermain ke Balikpapan atau Riau. Hampir semua sungai dan ladang-ladang minyak dikuasai oleh asing, dan Negara ini hampir...

Perjalanan sehari Batimetri di Sungai Mahakam,Kaltim

05.30 Pagi itu hujan mengguyur Balikpapan sangat deras dan saya masih saja terbaring diatas tempat tidur yang empuk disertai dinginnya AC. Kamar tidur ini didiami oleh 4 orang, tetapi saya sedikit heran,”Kenapa sunyi sekali di ruangan ini?”. Dengan mata terkantuk kantuk , saya berusaha untuk melihat keadaan sekitar, dan ternyata benar! Di ruangan itu tinggal saya sendiri. Kontan saya langsung terbangun dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi secepatnya. Kondisi kamar mandi disana masih menggunakan seng dan pintu dari kayu seadanya. 06.00 saya menuju ruang makan dan tersedia menu kami sehari hari yaitu Ikan! .Sudah 4 hari disini tiap pagi, siang ,malem makanan nya selalu ikan, cuma variasinya aja dibedain diantaranya ikan kembung, patin, tongkol, teri, sarden,trus balik lagi ke kembung dan seterusnya..T.T Beberapa menit setelah makan terdengar suara nyaring,”tenggg….tenggg…..tengg…” itu tandanya bahwa semua penghuni basecamp sudah saatnya untuk mengikuti Toolbox Meeting. Mungkin anda...