Skip to main content

Posts

Prosedur Perpanjangan Buku Pelaut

  Di Tahun 2021 ini, buku pelaut saya akan habis masa berlakunya dan saya harus segera memperpanjang buku pelaut. Oleh karena saya berdomisili di Jogja namun kepengurusan buku pelaut dilakukan di Syahbandar Tanjung Priok-Jakarta, maka saya cukup menggunakan jasa agen untuk memperpanjang Buku Pelaut. Pengalaman saya akan dirangkum ke dalam beberapa pertanyaan pertanyaan yang penting. 1. Agen mana yang bisa mengurus perpanjangan buku pelaut? Saya menggunakan jasa dari Focus MTC yang beralamat di Duta mas Fatmawati, Blok B2 No 34-35. Jl RS Fatmawati No 39 Jakarta Selatan. 2. Berapa Nomor Telf Focus MTC dan siapa contact person yang bisa dihubungi? Anda bisa menghubungi kantor Focus MTC = 021 7210065/75, Contact person yang biasa mengurus Buku Pelaut bernama Ibu Ayu. Saran saya, jangan lupa untuk meminta nomor Whatsapp ibu Ayu untuk memudahkan berkomunikasi dan pengecekan pada saat buku pelaut sudah selesai. 3. Apa saja syarat dokumen perpanjangan buku pelaut? Buku Pelaut...

The Important of English

  Some of my Indonesian friends have a very good in technical knowledge, but on the other side, when they have to speak in front of different nationalities in the meeting, they usually nervous and speak not so well in English. Maybe this is one of the weakness for most of Indonesian. I remembered that I was start to study English when I was 12 years old which is too late, even I took English course after the school finished every day, but in our daily conversation at home or even at school, we were still using Bahasa Indonesia, so in my opinion the effect of understanding about English was so little. After I worked in the international company, I started to learn a lot about English, because there is no option and I have to speak English all the time, this situation make me learn so quick. I might lucky that I can have this opportunity to work in International company, because most of Indonesian works in National company and government office, so for them, English is not the fi...

Lokasi membentuk Karakter & Mindset ?

Saya banyak membaca buku-buku digital di aplikasi I-pusnas, Selain gratis, koleksi buku buku bermutunya juga sangat beragam. Ada salah satu buku pak Adji Watono sebagai pengusaha Nasional di bidang Biro Iklan yang sangat menarik di halaman 205. Penulis membahas mengenai perbedaan karyawan yang berasal dari Daerah (Semarang & Yogyakarta) dengan karyawan yang berasal dari Kota Besar (Jakarta & Bandung). Saya sebenarnya sudah lama memikirkan akan perbedaan karakter orang-orang di daerah dan di  kota besar, Karena saya lahir di Yogyakarta namun pindah ke Tangerang dan besar disana sampai lulus SMA, sehingga sebagian besar karakter saya yang terbentuk adalah karakter dari kota kota besar yang mau serba cepat, tepat dan semangat berkompetisi tinggi. Kemudian selepas SMA, saya kuliah di Yogyakarta selama 4 tahun, sehingga saya pun bisa banyak belajar dari kultur dan budaya Yogyakarta. Seperti yang tertulis di buku tersebut, disebutkan bahwa kelebihan karakter di Yo...

Tips Negative Swab Test

  Sampai hari ini, saya sudah melakukan 3x Swab test dan 3x Rapid test yang semua hasil nya negatif. Swab test pertama dilakukan di Wisma Atlet Pademangan ketika saya baru saja tiba di Jakarta dari Mesir, Swab test kedua di RS Hermina Jogja ketika saya akan berangkat bekerja di Batam, dan Swab test terakhir di Klinik Medilab Batam ketika saya pulang ke Jogja. Awal-awal saja karena belum terbiasa, rasanya shock untuk pengambilan swab pertama kalinya, namun setelah pengambilan kedua dan ketiga ternyata tidak sakit. Memang saya setuju lebih baik diam di rumah saja untuk menghindari virus Corona, namun kehidupan terus berjalan dan saya pun harus tetap bekerja. Untuk bekerja di Offshore, saat ini persyaratannya bahwa semua crew harus swab test, sebenarnya bagus prosedurnya, sehingga crew yang bekerja di offshore memang sudah dijamin 100% bebas dari virus Corona. Jadi mau tidak mau saya harus terus melakukan swab test setiap kali akan bekerja di Offshore, mungkin sampai nantinya va...

OGUK/UKOAA Medical Check Up di Jogja

Baru tahun 2020 ini saya mengetahui ada OGUK Medical Check Up (MCU) di Jogja. Sejak tahun 2010-2014, saya harus mengunjungi Singapura untuk mengambil MCU di daerah Orchard Road. Kemudian tahun 2015-2018, saya bolak balik Jakarta-Jogja untuk mengambil MCU di  daerah Cipete. Lalu di tahun 2020 ini, saya mencoba browsing OGUK MCU di Jogja. Ternyata ada ! Saya coba tanyakan ke senior yang sudah malang melintang di dunia offshore, dia juga meyakinkan bahwa Klinik di Jogja memang betul sudah berstandar OGUK. Walaupun masih belum percaya, saya coba membuka website resmi OGUK dan menemukan bahwa untuk Klinik Anugerah Ibu yang berstandar OGUK itu salah satunya ada nya di Medan. Beruntungnya di website tersebut disertakan alamat email dokter OGUK di Medan, kemudian saya kirimkan email untuk menanyakan apakah benar MCU di Jogja sudah berstandar OGUK. Setelah berselang beberapa hari, Dokter OGUK tersebut membalas email saya dan meyakinkan bahwa Klinik Anugerah Ibu di Jogja memang bisa me...

Kebiasaan Hutang dan Prinsip Keluarga

Setiap   orang memiliki pendapat masing-masing ketika ada teman yang datang untuk meminjam uang. Namun bagi saya, apabila ada teman yang datang untuk meminjam uang, maka mereka hanya akan membuang waktu dan tenaga yang pada akhirnya akan berakhir kecewa. Karena sudah merupakan prinsip di keluarga saya bahwa kami tidak bisa lagi meminjamkan hutang, keputusan ini berangkat dari banyak pengalaman pahit sebelumnya dimana kami sudah berusaha untuk membantu teman, namun pada akhirnya justru memperburuk hubungan pertemanan kami karena hutang yang sudah dipinjamkan ternyata sulit untuk diminta kembali. Pengalaman berikutnya kami sudah meminjamkan hutang, dan ketika kami membutuhkan untuk keperluan mendesak, orang tersebut malah sulit dihubungi. Menurut saya, jika ada teman yang mengejar-ngejar untuk berhutang justru kurang tepat, karena saat ini sudah banyak sekali lembaga/institusi yang dengan senang hati akan meminjamkan uangnya kepada anda melalui : 1.   ...

Melatih Anak Belajar Sepeda

Baru kali ini saya meninggalkan keluarga di rumah dengan rekor terlama selama 4 bulan. Sesampainya di rumah, saya menyadari bahwa anak saya masih saja naik sepeda roda 4 dan belum ada perkembangan sama sekali sejak satu tahun yang lalu. Umur anak saya sudah 3 tahun 11 bulan. Walaupun ada beberapa anak lainnya yang masih belum bisa naik sepeda roda dua, tetapi sudah banyak anak anak seumuran yang mahir naik sepeda roda dua tanpa bimbingan orang tua nya lagi. Disini saya jadi merasa bersalah karena saya sebagai seorang ayah sudah meninggalkan keluarga cukup lama dan efeknya, anak saya menjadi ketinggalan di beberapa hal seperti naik sepeda roda dua. Namun merasa bersalah saja memang tidak cukup, harus ada tindakan nyata untuk mengejar ketertinggalan. Saya segera melepas dua roda tambahan dan membuang roda tersebut dengan maksud supaya anak saya tidak kembali lagi ke sepeda roda 4. Kemudian saya tekadkan juga dengan meluangkan waktu sehari dua kali untuk mengajari langsung an...