Skip to main content

Surat Repatriasi dari Perwakilan RI




Orang orang baik banyak yang tersebar dimana saja selama kita terus berfikir positif. Awal Mei 2020 lalu, saya masih berada di Mesir dan ingin bisa pulang ke Indonesia karena pekerjaan telah selesai. Salah satu dokumen yang diperlukan untuk tiba di Jakarta dan nantinya bisa melanjutkan perjalanan domestik ke Yogyakarta adalah Surat Repatriasi dari perwakilan RI.

Saya belum pernah mengurus surat repatriasi sebelumnya dan bahkan saya tidak tahu apa saja dokumen yang diperlukan. Oleh karena itu melalui tulisan ini saya ingin menjelaskan secara lengkap pengalaman saya ketika mengurus surat Repatriasi sampai akhirnya bisa membawa saya pulang ke Indonesia.

Awalnya saya menanyakan kolega di kantor mengenai bagaimana cara mengurus surat repatriasi ini, lalu dikirimlah salah satu contact person dari Perwakilan RI di Mesir yang bernama ibu Anikma (bukan nama yang sebenarnya). Karena ingin bisa menghemat waktu, saya mencoba menghubungi beliau , namun ternyata aplikasi Whatsapp tidak dapat digunakan di Mesir untuk Voice call, sehingga saya kirim pesan chat dari Whatsapp.

Ibu Anikma orang yang baik dan tulus. Ketika saya tanya apa saja syarat repatriasi, saya dijelaskan dengan sangat lengkap dan step by step secara detail. Padahal bisa dibayangkan ada berapa banyak orang Indonesia di Mesir yang meminta surat repatriasi ini, namun tetap saya dijelaskan dengan sangat baik.

Berikut ini syarat syarat Surat Repatriasi dari Perwakilan RI =
1.      Scan Passport seluruh halaman (hanya yang ada stempelnya)
2.      Tanggal masuk dan keluar di negara Luar Negeri
3.      Tanggal masuk di Indonesia dan nama maskapai
4.      Alamat dan Nomor yang bisa dihubungi di Indonesia
5.      Lampiran tiket dari Luar negeri ke Indonesia
6.      Nama dan Alamat kantor di Indonesia
7.      Mengisi formulir Riwayat perjalanan (diserahkan kepada petugas bandara di Indonesia)


Berapa lama prosesnya?
Paling lama tiga hari kerja

Berapa biayanya ?
Pada saat saya mengurus, tidak ada biaya (Gratis)

(****)

Sebenarnya semua syarat syarat untuk mendapatkan surat repatriasi sudah hampir lengkap, hanya waktu itu tinggal kurang tiket keluar dari luar negeri. Hari demi hari berlangsung sampai tinggal beberapa hari lagi sebelum keberangkatan dari luar negeri ke Indonesia,pada akhirnya saya  bisa mendapatkan tiket untuk keluar dari Mesir.

Saya langsung mengirim dokumen terakhir yang kurang tersebut ke ibu Anikma dan beliau meresponnya dengan sangat cepat dan berjanji akan segera mengurusnya. Hanya dalam waktu dua hari kerja, surat repatriasi dalam bentuk PDF sudah dikirimkan ke saya melalui Whatsapp dan bisa segera saya print. :)

Akhirnya dokumen saya sudah lengkap untuk pulang ke Indonesia, dan pada saat saya menulis artikel ini, saya sudah berada di Jakarta-Indonesia salah satunya karena Surat repatriasi dari perwakilan RI dan lebih khususnya karena bantuan dari ibu Anikma.


Terima kasih ibu Anikma, semoga pertolongan ibu bisa mendapatkan balasan yang jauh lebih baik di kehidupan ibu.

Regards,
Denni

Comments

Popular posts from this blog

Prosedur Buku Pelaut Panama

  Update 2026 :  Buku Pelaut Panama  (click this link) Saya ingin membuat buku pelaut Panama karena adanya kemudahan akses ketika bekerja di beberapa negara sebagai Seaman. Awalnya cukup sulit untuk menemukan informasi di Internet mengenai prosedur pembuatan buku Pelaut Panama di Indonesia. Namun saya segera mencari tahu dan mencobanya sendiri, hanya dalam waktu 3-4 hari kerja, setelah semua syarat dokumen lengkap dan dilakukan pembayaran, saya sudah bisa mendapatkan buku pelaut Panama di Rumah. Berikut ini saya sampaikan beberapa point-point penting mengenai prosedur pembuatan Buku Pelaut Panama : 1.      Dimana membuat buku pelaut Panama? Buku pelaut Panama dibuat di Consulate General of Panama di Jakarta yang berada di World Trade Center Lt.13, Jalan Jend. Sudirman, Karet-Kuningan. Namun karena keterbatasan waktu, saya menggunakan jasa Agent. 2.      Apa saja persyaratan buku pelaut Panama? a.     ...

Cerita dan Tips dibalik Pama Persada dan Elnusa

Akhirnya setelah 2 bulan penuh bekerja sebagai bapak rumah tangga, tepat tanggal 13 February 2010 ,aq mendapatkan pekerjaan di PT Elnusa Tbk dan PT Pama Persada menempati posisi MT – Engineering ( kata orang2 sih posisi ini adalah cara cepet untuk masuk ke tingkat managerial) yang pada akhirnya saya memilih bekerja di PT Elnusa Tbk.Saya hanya ingin berbagi cerita dan pengalaman selama mengikuti tahapan tes yang super panjang,membosankan dan sampai berbulan bulan.Ketika itu, saya hanya bisa harap harap cemas dan berdoa menanti setiap panggilan telepon lolos dari satu tahap ke tahap berikutnya. Perjalanan di PT Pama Persada Nusantara (http://www.pamapersada.com/) Semua bermula di awal bulan Desember 2009 ketika aq melihat pengumuman di website akan ada Job fair di UNPAD bandung , yang salah satu diantara perusahaan nya adalah PT Pama Persada Nusantara. Perusahaan ini adalah Kontraktor pertambangan terbesar di Asia yang merupakan anak perusahaan dari PT Astra Internasional. Kemudian tan...

Syarat untuk bekerja di Platform Rig Offshore

Beberapa hari lalu, manager saya dari geodata Marine memanggil saya keruangan nya. Beliau berkata,” Denni, kamu akan saya kirim ke Proyek TOTAL Indonesie di Perairan Balikpapan.Disana kamu akan bekerja menggunakan GPS Trimble R7 untuk mengukur posisi differensial dari Platform Rig offshore. Kamu siap kan Den?” Pertama saya agak kaget, karena selain saya masih fresh graduate, saya juga belum pernah melihat platform Rig yang ada di perairan lepas pantai. Namun saya teringat bahwa kesempatan tidak akan datang dua kali. Karena itu saya menjawab,” baik pak. Saya Siap!” Lalu Beliau berkata,”Namun ada banyak syarat yang harus kamu lewati, dan kamu harus lolos dulu semua syarat itu baru bisa diberangkatkan ke lokasi proyek” Lalu anda pasti bertanya,” Apa saja syarat-syarat yang diperlukan untuk bisa bekerja di Offshore?” Berikut ini saya sampaikan syarat – syarat standar yang ditetapkan di platform Rig milik semua perusahaan migas baik nasional maupun asing yaitu : 1.Seleksi Curicullum Vitae...