Skip to main content

Posts

Cerita dan Tips dibalik Pama Persada dan Elnusa

Akhirnya setelah 2 bulan penuh bekerja sebagai bapak rumah tangga, tepat tanggal 13 February 2010 ,aq mendapatkan pekerjaan di PT Elnusa Tbk dan PT Pama Persada menempati posisi MT – Engineering ( kata orang2 sih posisi ini adalah cara cepet untuk masuk ke tingkat managerial) yang pada akhirnya saya memilih bekerja di PT Elnusa Tbk.Saya hanya ingin berbagi cerita dan pengalaman selama mengikuti tahapan tes yang super panjang,membosankan dan sampai berbulan bulan.Ketika itu, saya hanya bisa harap harap cemas dan berdoa menanti setiap panggilan telepon lolos dari satu tahap ke tahap berikutnya. Perjalanan di PT Pama Persada Nusantara (http://www.pamapersada.com/) Semua bermula di awal bulan Desember 2009 ketika aq melihat pengumuman di website akan ada Job fair di UNPAD bandung , yang salah satu diantara perusahaan nya adalah PT Pama Persada Nusantara. Perusahaan ini adalah Kontraktor pertambangan terbesar di Asia yang merupakan anak perusahaan dari PT Astra Internasional. Kemudian tan...

Rumahku Digusur,,ditanggapi Positif atau Negatifkah??

DI sela sela kejenuhan menunggu pengumuman tahap akhir yang cukup mendebarkan antara PT elnusa dan PT pama persada, pagi ini aq mencoba mencari-cari info mengenai proses pembangunan jalan Tol lingkar luar jakarta yang gosipnya akan melewati wilayah Serpong – Kunciran – sampai Bandara udara Sukarno Hatta pada awal tahun 2010 ini, katanya sih dikarenakan terbatasnya akses untuk masuk ke bandara internasional terbesar di Indonesia itu. Nah yang membuatku bertanya tanya,” Apakah benar jalur tol ini melewati perumahan Kunciran, yang notabene merupakan tempat tinggal ku sejak aq berumur 3 tahun??” Sambil menikmati secangkir susu murni segar di pagi hari, aqpun segera mencari gambar perencanaan Tol Kunciran – Sukarno Hatta dengan bertanya kepada Mbah Google.Setelah proses pencarian gambar selama 10 menit, akhirnya aq menemukan gambar perencanaan Tol yang telah dibuat oleh Badan Perencanaan Daerah Kota Tangerang. Berbekal gambar itu, aq memanfaatkan software Google Earth yang merupakan s...

Prihatin di Malam Natal

Tepat kemarin malam, tanggal 24 Desember 2009, aq mengalami malam natal yang berbeda dari malam-malam natal sebelumnya. Kemudian timbul pertanyaan,” Apakah yang berbeda?” ,ternyata selama 4 tahun sebelumnya aq ke gereja di dalam sebuah gereja yang bagus dan terawat di daerah Yogyakarta. Namun yang terjadi sekarang, saya hanya merayakan ibadah natal di sebuah tenda yang tidak bisa disebut gereja dan bertempat di Universitas Budi Luhur Tangerang. Lokasinya sangat jauh dari rumahku, terletak di daerah yang sangat macet dan tempatnya serba seadanya dengan tenda dan altar yang memperlihatkan kurangnya dana serta tempat yang layak untuk paroki kami. Tempat inipun hanya disewakan pada saat perayaan natal dan paskah saja. Ketika aq datang setengah jam sebelumnya, sudah banyak sekali umat yang hadir dan cukup sulit menemukan kursi untuk duduk walaupun setelah menemukan tempat duduk,akhirnya kami sekeluarga duduk paling belakang. Sebenarnya dalam hati saya bertanya,” Jika umat di wilaya...

Kasih seorang ibu

1 minggu aq telah berada di Bandung, tinggal di kos teman SMA yang mau berbaik hati membagi kasurnya untuk tempatku tidur, dimana hampir tiap pagi juga aq harus berjalan kaki cukup jauh dari kos ke lokasi job fair di unpad karena harga angkot lumayan mahal. Setelah melewati beberapa tes dari perusahaan yang sampai sekarang hasilnya masih saja belum final.Tibalah saatnya untuk pulang kembali ke Tangerang, menyambut datangnya natal bersama keluarga. Dari Bandung ke tangerang , aq naik kereta parahyangan kelas bisnis yang gerbong gerbongnya masih terawat dengan baik dan kipas anginnyapun masih berfungsi. Aq pulang bersama teman seperjuangan di Geodesi yaitu Steffi. Selama perjalanan kami bercerita dan bertukar pikiran mulai dari cita cita di masa depan sampai kasus politik yang hangat di negara ini. Namun di tengah perjalanan kami teringat bahwa hari ini adalah hari spesial untuk seorang ibu, kemudian aq mengetikkan sebuah sms yang kata katanya sangatlah sederhana, “ ma, selamat hari ibu...

Ayo Bersepeda

Hari ini tepat tanggal 29 November pukul 20.30, aq duduk termenung di kos yang sunyi,dan diam menatap layar monitor. Mungkin di kos ini hanya ada aq seorang, tanpa tahu teman teman kos yang lain sedang pergi kemana. Nafasku masih tersenggal sengal karena seharian bersepeda. Apa? Saya bersepeda? Yak betul sekali. Bagaimana ceritannya. Suatu hari saya mengalami rasa kekecewaan karena IPK saya sampai selesai pendadaran adalah 3,50 dan selisih 0,01 untuk medapatkan cum laude.Memang sih rasanya sedikit miris pada saat maju ke mimbar di GSP, saya hanya disebutkan namanya saja dan tidak mengenakan slempang kuning bertuliskan “cum laude” seperti ke empat teman geodesi yang lain. Walaupun hal ini sudah saya bayangkan 4 bulan yang lalu dan apabila saya masih sabar mengulang 2 mata kuliah lagi yang paling mudah sampai February 2010, masih ada kemungkinan saya mendapatkan slempang kuning itu .Namun karena aq dah gag sabar untuk lulus( karena 2012 dah kiamat kali yak.:)), ya sudahlah aq terima sa...

Catatan Seorang Jobseeker

Ketika mendengar hasil ujian pendadaran bahwa saya dinyatakan lulus, perasaan yang saya alami saat itu adalah rasa bahagia yang memuncak setelah berjuang selama 4 tahun di kamus UGM tercinta dan telah berhasil menyelesaikannya. Namun ternyata itu hanyalah perasaan sesaat, karena saya kemudian dihadapkan pada pertanyaan seperti, “Kamu mau cari pekerjaan dimana?”,atau “Setelah Wisuda, kamu akan menggangur dulu atau sudah mendapatkan pekerjaan?”. Dan memang pertanyaan kedua yang menjadi momok bagi saya. Ya benar, saya ingin sekali sudah mendapatkan pekerjaan setelah saya diwisuda tanggal 19 November besok. Karena itu saya mulai membuat berbagai macam perencanaan untuk menggali informasi sebanyak banyaknya mengenai lowongan pekerjaan. Lowongan ini saya cari melalui media internet, koran , searching google, dan papan pengumuman di kampus, Dan pada saat itu dimulailah perjuangan saya dalam mencari pekerjaan. PT THIESS INDONESIA Suatu hari saya membuka email di Yahoo, dan mendapatkan informa...

Setetes darah sangat berarti

Pada hari Rabu, tepatnya 1 hari sebelum saya maju ujian pendadaran. Saya berencana melihat teman saya pendadaran terlebih dahulu untuk mendapatkan gambaran mengenai ujian yang hanya dialami sekali seumur hidup itu. Rencana berikutnya kemudian langsung pulang ke kos untuk belajar mempersiapkan ujian pendadaran esok hari. Sesampainya di kampus pukul 09.00 pagi, saya langsung melihat teman saya selama 2 jam, dengan adegan drama ujian pendadaran yang penuh dengan berbagai tekanan. Namun ketika saya berencana pulang ke kos untuk belajar.Di koridor kampus, saya bertemu dosen pembimbing yang akan menguji ujian besok pagi memanggil saya kemudian berkata,” Denni kamu golongan darah apa?”, lalu saya menjawab,” Saya golongan darah A, Pak.” Dengan wajah penuh harapan dan tergesa gesa beliau berkata,” Denni, mau kan mendonorkan darah untuk tetangga saya yang akan operasi jantung hari ini juga?”.Secara spontan saya menjawab,” Baik pak , saya bisa.” Walaupun sebenarnya saya agak bingung, karena saa...